<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280</id><updated>2012-01-04T03:59:03.479-08:00</updated><category term='Puisi'/><category term='dedication for My Pika at Bandung..'/><category term='tulisan tolol'/><category term='analisis tolol'/><category term='prosa tolol'/><category term='pemikiran'/><category term='Hegemoni'/><category term='mengadopsi ajaran Zen Buddhime'/><category term='Opini'/><category term='Renungan'/><category term='esay'/><category term='Semangat'/><category term='Kajian sosial'/><category term='Artikel'/><category term='Feminisme II'/><category term='Terinspirasi dari Novel Kitab Nama-Nama (The Books of Names) dan juga abis nonton Inglasious Bastard..'/><category term='Renungan sebagai hamba Tuhan'/><category term='Feminisme'/><category term='entah apa?'/><category term='Sejarah yang di kubur'/><category term='Just for fun..'/><category term='terinspirasi dari buku fiqih Islam..'/><category term='Kenangan'/><category term='Ceritra...'/><category term='Cerpen'/><category term='Tugas Tokoh Estetika gue'/><category term='Makrifat Syekh Siti Jenar'/><title type='text'>The Inner Light</title><subtitle type='html'>"Without going out of your door, You can know all things of earth.. With out looking out of your window, You could know the ways of heaven.."</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>47</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-3401007268217817035</id><published>2012-01-04T02:34:00.000-08:00</published><updated>2012-01-04T03:59:04.403-08:00</updated><title type='text'>Life is Distortion of 2011-2012</title><content type='html'>Sebelumnya gue mau bilang: Terima kasih Tuhan atas semua yang engkau berikan di tahun ini. Ini Tahun yang berat buat gue.. Ya gak berat juga sih, ada bahagianya. Di Tahun ini gue wisuda dan diterima kerja di perusahaan yang lumayan keren. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-3DUnREGxyeo/TwQrl5oc99I/AAAAAAAAAEU/0knYGp358DU/s1600/40648_1459034327460_1581451425_1088553_2601889_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-3DUnREGxyeo/TwQrl5oc99I/AAAAAAAAAEU/0knYGp358DU/s200/40648_1459034327460_1581451425_1088553_2601889_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5693723759028795346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-3uorVrRiamw/TwQr0huKPzI/AAAAAAAAAEg/DPk8lInUwJY/s1600/aripinstagram.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-3uorVrRiamw/TwQr0huKPzI/AAAAAAAAAEg/DPk8lInUwJY/s200/aripinstagram.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5693724010308321074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Tahun ini, emosi sesaat membuat gue menyesal, tapi kata menyesal disini gue ganti dengan belajar. Ya belajar segalanya. Belajar sabar, menghargai seorang pasangan nantinya kalo gue punya, dan yang pasti belajar galauu! Fakk!! Oke gpp itu adalah warna di 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur di 2011 ini gue jahat banget, memainkan perasaan seseorang. Gue udah menyia-nyiakan dia, tapi di Tahun ini gue juga coba untuk deketin dia lagi. Yaps itu salahhh besarr... Wajar kalau dia marah, karena bagi gue dia cewe yang berbeda, dan karena berbeda itulah gue masih “sayang” sama dia. But Let It be, kita bahas yang lain aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-wL5nSwSdkrw/TwQsKClEk3I/AAAAAAAAAEs/R0ZgEaRLM0U/s1600/1_197884189l.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 154px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-wL5nSwSdkrw/TwQsKClEk3I/AAAAAAAAAEs/R0ZgEaRLM0U/s200/1_197884189l.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5693724379905823602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi gue hidup itu adalah distorsi, selalu memunculkan hal-hal kejutan dan warna disetiap perjalanannya.  Itulah mengapa gue percaya akan sebuah quotes: “Hidup itu adalah bagaimana kita menjalankannya, bukan bagaimana kita memulainya”. Jadi jalanin aja, gak usah menyesal dengan apa yang lo perbuat dahulu, rubah hidup lo jadi lebih baik, sama halnya dengan kata belajar tadi. Distorsi membuat kita belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke 2011 tahun yang keren. Di Tahun ini gue senang dan bangga menjadi bagian perjalanan populernya Stand Up Comedy di Indonesia. Dan ini adalah sejarah, gue pun banggan menjadi bagian kecil dari sejarah tersebut, ya gue disini menjadi salah satu kreatif di Program talent search: Stand Up Comedy Indonesia. Ini adalah program pencetus populernya Stand Up Comedy di Indonesia. Dan itu semua bagi gue adalah sebuah pengalaman yang keren dan penuh dengan distorsi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-U0FNrllHUu4/TwQxM_8Nc7I/AAAAAAAAAFQ/pUqEwXQGl2g/s1600/IMG_6630.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-U0FNrllHUu4/TwQxM_8Nc7I/AAAAAAAAAFQ/pUqEwXQGl2g/s200/IMG_6630.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5693729928295314354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi gue Stand Up Comedy di Indonesia akan memberikan alternatif komedi bagi masyarakat Indonesia yang mungkin juga belum jenuh dengan komedi-komedi yang ada, tapi gue yakin pelan-pelan Stand Up Comedy akan berdiri sejajar dengan komedi-komedi yang udah ada sebelumnya di Indonesia. Let’s Make Laugh sodaraku :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hal yang paling penting di 2011 ini adalah soal asmara. Jujur gue masih sayang sama “Gadis Garam”, oke 2011 gue akuin gue gak move on. Setiap deketin cewe pasti compare dengan si Gadis Garam, hahaha.. Yasudahlah itu 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir 2011 ini tadinya gue mau memastikan dan mau gue rangkum pas ketemu dia pada saat dia sakit, gue mau ngomong gue masih Sayang sama dia. Tapi gagal, haha.. Yasudahlah lagi :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang 2011 sudah berakhir, sekarang sudah 2012. Sialnya di awal banget Tahun 2012, catet yah di garis bawahi AWAL TAHUN 2012 (gak sengaja kepencet caps lock nys) gue mendapati sebuah kenyataan yang membuat gue jadi gak tau harus gimana?? Entah gue harus sedih atau senang. Tapi jujur gue nyesek dan sedih lah yah secara. Dan kenyataan itu adalah si Gadis Garam telah jadiaaann meenn  dengan cowo laen. Itu mungkin suatu jawaban klimaks dari penantian gue terhadap dia selama ini. Dan intinya bukan mengawali Tahun 2012 dengan semangat, gue malah mengawalinya dengan .... Yah itu lah gak usah ditulis. Tapi gue mau kasih selamat buat dia, akhirnya dia dapet cowo yg mungkin lebih baik dari gue :) Selamat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yaudahlah gak usah mikirin orang lain lebih baik gue mikirin kehidupan gue, dan untungnya gue penganut pemikiran: HIDUP ITU ADALAH BAGAIMANA KITA MENJALANKANNYA, BUKAN BAGAIMANA KITA MEMULAINYA! Oleh karena itu, gue rasa mau awal kaya gimanapun, yang penting dari kehidupan gue di Tahun 2012 ini adalah bagaimana nanti gue menjalankannya, masih banyak seribu kesempatan untuk gue bisa belajar dan memperbaiki kehidupan dan hati gue pastinya :D hehee.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;See yaa.. &lt;br /&gt;Bye bye Blackbird 2011. And Wilujeng Sumping 2012. Gue gak sabar menunggu dan menanti Distorsi di 2012 ini. Life is Distortion! Let's Make Laugh!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-ktrc4hL7iGo/TwQwv2bWR5I/AAAAAAAAAFE/U0R5xrPJ2Pc/s1600/buat%2Bavatar%2Btwitter.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 134px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-ktrc4hL7iGo/TwQwv2bWR5I/AAAAAAAAAFE/U0R5xrPJ2Pc/s200/buat%2Bavatar%2Btwitter.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5693729427525355410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-3401007268217817035?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/3401007268217817035/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2012/01/life-is-distortion-of-2011-2012.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/3401007268217817035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/3401007268217817035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2012/01/life-is-distortion-of-2011-2012.html' title='Life is Distortion of 2011-2012'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-3DUnREGxyeo/TwQrl5oc99I/AAAAAAAAAEU/0knYGp358DU/s72-c/40648_1459034327460_1581451425_1088553_2601889_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-6185002820023440019</id><published>2011-09-07T02:32:00.000-07:00</published><updated>2011-09-07T02:39:01.839-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>gadis pemakan garam</title><content type='html'>Kini..&lt;br /&gt;Kau sangat bersinar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sinarmu membuat Semua orang ingin mengenalmu&lt;br /&gt;Membuat Semua pria pun ingin memilikimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memang bodoh telah meninggalkanmu&lt;br /&gt;Tapi.. bukan bodoh karena kamu sekarang bersinar&lt;br /&gt;Aku pun tidak menyesalkan itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak menyukai segala sinarmu&lt;br /&gt;Aku menyukaimu sama seperti dulu&lt;br /&gt;Kamu yang suka memakan garam&lt;br /&gt;Kau tetap gadis pemakan garam yang selalu bersinar selamanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menyesal dan rindu akan rasa asin yang selalu kau berikan padaku..&lt;br /&gt;Wahai Gadis garam ku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku tau kau takkan pernah kembali padaku&lt;br /&gt;Sekarang aku hanya ingin satu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya ingin kau bahagia dan sehat selalu&lt;br /&gt;Teruslah memakan garam wahai gadis pemakan garam :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-6185002820023440019?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/6185002820023440019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2011/09/gadis-pemakan-garam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/6185002820023440019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/6185002820023440019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2011/09/gadis-pemakan-garam.html' title='gadis pemakan garam'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-7781125738259722761</id><published>2011-07-24T22:24:00.000-07:00</published><updated>2011-07-24T22:26:18.726-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Menanti Pelangi di Halte</title><content type='html'>Petang itu aku bergegas pulang dari kantor&lt;br /&gt;Menunggangi kuda besi&lt;br /&gt;Melewati rimba beton ibu kota&lt;br /&gt;Menelusuri kenangan didalamnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sssssssssssssiiiiiiiingggggggggggggggg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petang dijakarta layaknya pasar pagi&lt;br /&gt;Padat, sesak dan berisik&lt;br /&gt;Dampaknya pun membuatku semakin konservatif&lt;br /&gt;Terpikir akan sebuah kisah lalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petang itu langit tampak sangat gelap sekali&lt;br /&gt;Memerah memancarkan kejengahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Byuuuuurrrrrrrrrrrrrr&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan pun turun sederas-derasnya&lt;br /&gt;Mengguyur seisi ibu kota&lt;br /&gt;Lalu kutepikan motor disebuah halte&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Srreeeettttttttttt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di halte itu....&lt;br /&gt;Aku melihat sepasang muda-mudi sedang memadu kasih&lt;br /&gt;Aku pun dahulu pernah seperti itu&lt;br /&gt;Memadu kasih berdua dengannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu..&lt;br /&gt;Disaat hujan turun&lt;br /&gt;Aku dan dia sering berteduh di halte&lt;br /&gt;Berdua menunggu hujan reda hingga muncul pelangi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disaksikan pelangi&lt;br /&gt;Aku dan dia mengucapkan janji&lt;br /&gt;Janji saling setia hingga kapanpun&lt;br /&gt;Indah.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ssssshhhhhhhhhhhhhhhhhhhh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun itu semua hanya masa lalu&lt;br /&gt;Yang ada sekarang hanyalah rasa penyesalan&lt;br /&gt;Hujan pun tak kunjung reda&lt;br /&gt;Malah semakin deras&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun aku akan terus sabar&lt;br /&gt;Menunggu hujan reda&lt;br /&gt;Hingga pelangi kembali hadir&lt;br /&gt;Menuntunku untuk kembali menjemput dirinya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-7781125738259722761?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/7781125738259722761/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2011/07/menanti-pelangi-di-halte.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/7781125738259722761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/7781125738259722761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2011/07/menanti-pelangi-di-halte.html' title='Menanti Pelangi di Halte'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-6417740692743264536</id><published>2011-04-19T03:47:00.000-07:00</published><updated>2011-04-19T03:50:40.715-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>PUISI untuk Seorang Gadis Pemakan Garam</title><content type='html'>Panggilannya adalah si gadis pemakan garam&lt;br /&gt;Sehari, dia bisa menghabiskan 2004 butir garam&lt;br /&gt;Dari memejamkan mata, hingga matanya termeram&lt;br /&gt;Dia suka garam, dialah gadis pemakan garam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, sekarang dia sedang geram&lt;br /&gt;Karena aku menitipkannya pada Neptunus sang pengeram&lt;br /&gt;Ku meninggalkannya bukan berarti aku tidak sayang dan tidak muram&lt;br /&gt;Aku sangat rindu dan ingin menjemputmu kembali wahai gadis pemakan garam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Neptunus! Sampaikan salam, untuk si gadis pemakan garam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;******&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hei gadis pemakan garam, apa kabar?&lt;br /&gt;Kuharap  kau menantiku disana dengan sabar&lt;br /&gt;Kan ku bawa 2004 butir garam untukmu&lt;br /&gt;Sebagai syarat permintaan maafku padamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kukan berjanji untuk mecari kunci membuka gerebang kerajaan Neptunus&lt;br /&gt;Bila berhasil, akan ku peluk dirimu dan takkan terputus&lt;br /&gt;Selamanya kau dan aku di planet Uranus&lt;br /&gt;Gadis pemakan garam dan aku si pemuda Aquarius&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang itu, aku sedang berbaring&lt;br /&gt;Dibawah pohon rindang yang keriting&lt;br /&gt;Daun-daun pun berjatuhan dari ranting&lt;br /&gt;Terpikir olehku gadis pemakan garam yang membuatku melting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangku melihat kelangit yang sudah sedikit menguning&lt;br /&gt;Kuterperana menyaksikan parade awan berbaris bak biri-biri keriting&lt;br /&gt;Dan kudengar awan biri itu mengembik berdering!&lt;br /&gt;Memalingkan hati yang terpelanting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;******&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang aku memang sendiri&lt;br /&gt;Terus memikirkan gadis pemakan garam yang terbui&lt;br /&gt;Tapi aku yakin aku akan berhasil menjemputnya kembali&lt;br /&gt;Mengisi hati dan cinta yang bersemi seperti dulu lagi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-6417740692743264536?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/6417740692743264536/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2011/04/puisi-untuk-seorang-gadis-pemakan-garam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/6417740692743264536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/6417740692743264536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2011/04/puisi-untuk-seorang-gadis-pemakan-garam.html' title='PUISI untuk Seorang Gadis Pemakan Garam'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-2815481545251109691</id><published>2011-01-17T08:52:00.000-08:00</published><updated>2011-01-21T09:29:04.885-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='analisis tolol'/><title type='text'>RAYAKAN PERBEDAAN!!</title><content type='html'>Beberapa waktu lalu ane bertandang ke kota Bandung. Yang katanya kota modern, yang menerima berbagai macam kebudayaan yang ada. Namun ane dikejutkan dengan Spanduk yang isinya adalah larangan untuk membangun tempat ibadah di daerah tersebut. Namun disini ane ga mau menyebut nama Daerah tepatnya, karena disini ane juga menghargai keputusan mereka. Tapi sayang sekali ane gak bawa kamera untuk poto tuh Spanduk sebagai bukti tulisan ane ini, namun kira-kira tulisan spanduknya seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setelah melalui kesepakatan bersama, Warga daerah ini menolak pembangunan Gereja"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya begitulah kira-kira isi spanduknya. Ane nulis ini bukan untuk mempropokasi antar umat beragama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kasus ini merupakan sebuah kajian yang bagus buat ane dan kita semua untuk dapat menghargai sesama umat Manusia, walau beda Suku, Ras, dan Agama. Mengapa pada Zaman sekarang masih ada aja yang melakukan hal seperti ini. Bukankah Era Kegelapan (Dark Age) di Abad Pertengahan udah lewat beberapa Abad yang lalu? Dimana Agama benar-benar terpelosok ke dalam lembah kenistaan, di Zaman itu nama Agama dan Tuhan dibawa-bawa untuk mempertahankan kekuasaan para Penguasa dan untuk pengekangan bagi orang-orang yang melanggar perintah Penguasa saat itu. Dan seharusnya Era itu sudah berakhir dari kapan tau, dimulai dengan gerakan Humanisme Italia, yang mempelopori Zaman Renesans hingga Post-Modern sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke masalah. Ane masih bingung, atas dasar apa mereka (warga daerah itu) melakukan pelarangan pembangunan Gereja? Ane juga belum tau, tapi apapun alasan mereka, semua Manusia berhak mendapatkan kebebasan untuk beribadah, dan itu semua dilindungi oleh Undang-Undang (UUD Pasal 29). Ane ga mau membela atau pun menyinggung satu kelompok tertentu, tapi disini ane ingin mempertanyakan sampai sejauh mana batasan kekuasaan Manusia untuk menyentuh kebebasan Manusia lain? Apakah Manusia terlalu sombong dengan menganggap dirinya paling benar sama dengan Tuhan? Haruskah Manusia mempunyai kuasa yang sama dengan Tuhan? Apakah seorang Kiyai Haji, para Habaib, Wali, Paus Paulus, Pendeta, Rabi, Biksu, Presiden, Raja, Jendral, atau Tokoh Masyarakat yang dituakan mendapatkan kesetaraan kuasa dengan Tuhan? Sehingga mereka bisa melakukan apa saja sesuai dengan kehendaknya yang mengatasnamakan kebenaran atau Tuhan? Tak sadarkah mereka bahwa mereka hanyalah Manusia biasa, sama dengan kita? Mereka juga bukanlah Nabi yang sudah ditutup oleh Muhammad SAW? Bahkan Nabi sendiri tidak pernah melakukan hal yang semena-semena terhadap umat Manusia, kecuali atas perintah Tuhan langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi pada intinya kasus ini hanyalah masalah Hegemoni. Dimana kelompok Dominant melakukan ‘diskriminasi’ terhadap kelompok Minoritas atau Oposisi. Dan dalam kasus ini yang menjadi kelompok Dominant adalah Kelompok Non-Nasrani di daerah tersebut yang melakukan diskriminasi terhadap kelompok Minoritas kaum Nasrani di daerah tersebut. Oleh karena itu terjadilah pelarangan pembangunan Gereja di daerah tersebut. Sangat jelas sekali disini masalah Hegemoni, dimana Tokoh Masyarakat daerah tersebut memanfaatkan kekuasaanya untuk meng-Hegemoni daerah tersebut, dengan mengatasnamakan Adat, Etika, Agama, Suku, atau apalah pemikiran metalnya. Jadi disini bukanlah soal siapa yang paling benar atau suara terbanyak, tetapi disini hanyalah kepentingan Politik Hegemoni dari Pemuka Adat daerah tersebut untuk mempertahankan kekuasaan Ideologinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menganggap dirinya dan pemikirannya paling benar sendiri dengan membawa-bawa nama Agama dan Tuhan. Kalau kita bicara soal kebenaran berarti kita bicara soal Yang Maha Sempurna, yaitu Tuhan. Bila Dia (Tokoh Masyarakat daerah itu) melarang pembangunan Gereja yang notabenanya adalah tempat Beribadah kaum Nasrani kepada Tuhan. Berarti si Tokoh Masyarakat tersebut telah melarang Manusia untuk Beribadah kepada Tuhan? Tuhan semua makhluk pada intinya adalah Satu. Tuhan Yang Maha Esa, apapun namaNYA dalam berbagai Agama atau kepercayaan, dia tetap Tuhan, Dia mengajarkan Kebaikan kepada kita Manusia. Masalah siapa yang paling benar, itu semua kita kembalikan kepada kita semua sesuai kepercayaan kita masing-masing, tak ada larangan ataupun paksaan. Dalam Al-Quran (QS Al-kafirun:6) sesuai dengan bunyi ayat Lakum Dinukum Waliyadin, Agama mu Agama mu, Agama ku Agama ku. Manusia tidak berhak bertindak sebagai Tuhan dengan merasa dirinya paling benar dengan memvonis Manusia lain sesat atau tidak. Biarkanlah kita berhubungan dengan Tuhan kita atau Hablumminallah dengan cara dan kepercayaan kita masing-masing, dan kita tetap menghargai sesama Manusia walau berbeda dalam hal apapun, kita harus tetap menjalin hubungan dengan baik atau Hablumminanas dengan sesama Manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah Manusia yang beragama sebenarya, bukan beragama penuh dengan kepalsuan dan gaya-gayan yang malah membuat kita terlihat seperti orang tak beragama. Jagalah Agama mu, jangan sampai Agamu mu terlihat jelek karena kalakuan burukmu. Disini ane sebagai Muslim, ane mau menunjukkan kepada semua orang kalau Islam adalah Agama yang damai, indah dan sempurna. Tunjukkanlah dengan kelakuanmu. Karena apa yang terlihat Lahiriah, itu menunjukkan Batiniyahnya juga. Jangan sampai nama Islam ternoda dengan perbuatan-perbuatan tercela. Hargailah mereka dalam perbedaan. Rayakan Perbedaan!! Perbedaan adalah anugrah, Tuhan menciptakan MakhlukNYA dengan berbeda-beda, dengan tujuan untuk saling mengenal, belajar, menghargai, membantu, instropeksi, dll. Bila tanpa perbedaan, kita tak bisa menilai mana yang baik buat kita dan mana yang buruk buat kita, atau mana yang Hak dan mana yang Bathil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi:&lt;br /&gt;Rayakanlah Perbedaan!! Freedom for All Human!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-2815481545251109691?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/2815481545251109691/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2011/01/rayakan-perbedaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/2815481545251109691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/2815481545251109691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2011/01/rayakan-perbedaan.html' title='RAYAKAN PERBEDAAN!!'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-1005076806126271290</id><published>2010-12-27T23:51:00.000-08:00</published><updated>2010-12-27T23:52:22.637-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan tolol'/><title type='text'>Byebye Blackbird 2</title><content type='html'>Hey blackbird. Please don’t cry for me..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tahu, Selama ini kita sering beselesih paham. Aku dengan pemikiranku, dan kamu dengan pemikiranmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutku cinta gak harus dipaksakan. Gak adil bila kita harus memaksakan stigma cinta membuat semuanya menjadi “Halal”. Bila memang sudah tidak ada lagi konstruksi perasaan, Buat apa dipaksakan saling mencinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang cinta memang bisa membunuh logika, Tapi sebuah kedewasaan dalam bercinta membutuhkan logika. Logika membutuhkan sebuah konstruksi yang  bisa diterima oleh nalar. Nalar pun harus berjalan selaras dengan perasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila setiap malam minggu aku ditemani gitar dan segelas es teh tawar, Ga logis juga aku bisa mencintai kamu. Yang ada aku cinta sama gitar dan es teh tawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutku cinta gak bisa terkonstruksi didalam sebuah kekosongan, Jarak yang membuat semuanya menjadi kosong. Walau waktu tempuh kita hanya 2 jam saja, Tapi tetap itu tidak bisa membangun sebuah candi. Bandung Bondowoso aja gagal membangun cinta dalam 24 jam, dan begitu pula dengan Sangkuriang. Gak penting dan ga nyambung  juga sih statement tentang cerita rakyat itu tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, Balik lagi ke cinta. Cinta menurutku adalah dari mata turun ke hati. Bila aku tak bisa melihat dirimu, bagaimana aku bisa mencintai kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang betapa lemahnya aku yang gak bisa menjalani LDR ini. Aku memang gak sehebat Kambing Jantan atau Adhitya Sofyan dalam menjalani LDR. Tapi bukan berarti aku tidak sehebat mereka. Aku lebih hebat kok dari mereka. Dan yang pasti ini bukan masalah LDR aja, tapi kita memang udah gak cocok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku membutuhkan keseriusan dalam bercinta. Keputusanku ini adalah tindakan nyata dari keseriusanku dalam bercinta. Tak ada waktu lagi untuk bermain dengan cinta. Bila ini udah gak sehat buat apa lagi dipertahankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf bila aku harus mengambil keputusan seperti ini. Aku mohon satu sama kamu. Pleaseee jangan dengerin lagu cengeng ya. Dengerin lagu The Beatles aja, Seperti Hey Jude, Let It Be, Yesterday, Blackbird, atau The Inner Light juga bisa. Lagu indie pop masih bisa menjadi rekomendasi deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Once again blackbird. This is for you..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika 4 tahun lalu, saat menembakmu, aku menggunakan kata-kata tolol, Sekarangpun demikian. Aku melepasmu terbang juga dengan serangkaian kata-kata tolol juga, walaupun tidak sekeren dengan pop-up saat nembak dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat tinggal Blackbird. Terbanglah yang tinggi dan sebebas yang kamu inginkan. Raihlah mimpimu, Sampai jumpa di kehidupan selanjutnya. I always miss you. Bye-bye Blackbird :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-1005076806126271290?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/1005076806126271290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/12/byebye-blackbird-2.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/1005076806126271290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/1005076806126271290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/12/byebye-blackbird-2.html' title='Byebye Blackbird 2'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-5264489284468831051</id><published>2010-09-04T06:09:00.000-07:00</published><updated>2010-09-04T06:11:28.250-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='entah apa?'/><title type='text'>Antara ... dan ...</title><content type='html'>Sesosok makhluk nampak siluet dari kejauhan, berjalan menuju sebuah Altar. Sesampainya di Altar, perlahan tampaklah wujudnya. Dia tak berpakaian, terlihat jelas lekuk tubuhnya yang indah berwarna coklat pekat, terlihat jelas penis dan buah dadanya yang besar, rambutnya panjang hingga dubur. Dia memiliki wajah yang garang bak tentara Nazi, namun Dia berjalan gemulai bak model Prancis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuhnya langsung tergulai di Altar tersebut, Dia bersimpuh, kepalanya tertunduk dengan mata terpejam dan menitikkan air mata sambil berseraya halus : "Aku tidak tahu!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekeliling Altar tumbuh rimbun pepohonan berdiri tegak disana sini, seberkas sinar matahari menembus di antara ranting pohon satu dengan yang lain, kuning memancar lurus dari atas ke bawah bak batang pepohohan tak bercabang. Gemericik air sungai bersautan dengan gesekan antara daun pepohonan dan angin sepoi-sepoi, ditambah kicauan burung sesekali, menandakan suatu komunikasi alam yang harmonis disekeliling Altar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia pun menegakkan kepalanya kembali secara perlahan, namun matanya masih terpejam, dahinya mengkerut, mulutnya menganga dan berteriak tak berkalimat sekencang-kencangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burung-burung yang tadinya hanya sesekali berkicau didahan pepohonan pun langsung bergegas terbang kesana-kemari seraya berkicau menggema di udara satu sama lain, dan membuat gesekan antara daun pepohonan dengan angin menjadi tak beraturan dan tak seirama dengan gemiricik air. Situasi alam disekitar Altar pun tak lagi seimbang, sinar matahari yang tadinya tegak menyaru bak batang pohon seakan tertebang oleh teriakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Dia bangkit dan meninggalkan Altar. Dia pun kembali tampak siluet dan hilang begitu saja berbaur dengan udara.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-5264489284468831051?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/5264489284468831051/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/09/antara-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/5264489284468831051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/5264489284468831051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/09/antara-dan.html' title='Antara ... dan ...'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-2163234499970639063</id><published>2010-08-24T07:32:00.000-07:00</published><updated>2010-08-24T07:34:13.489-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Budak Kapitalisme</title><content type='html'>Suatu hari Aku kesepian dan ingin sekali bermain dengan para sahabatku. Karena rasa ingin main tersebut, aku pun memutuskan untuk menyambangi rumah sahabatku. Pertama aku bertandang ke rumah Budi, Aku pun berteriak di depan rumah Budi "Budi maen yu.."&lt;br /&gt;Budi pun menjawab "Ga ah, sore ini aku mau kerja di tugu pancoran!"&lt;br /&gt;Akupun kecewa, tapi kekecewaan itu tak berlangsung lama, aku langsung bergegas menuju rumah Shinta..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;kucuk kucuk kucuk,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sampailah aku dirumah Shinta.. Aku pun berseru "Shinta maen yu!"&lt;br /&gt;Shinta pun menjawab "Yah aku mau gawe bareng Jojo! Muup ya!"&lt;br /&gt;Aku pun kembali putus asa dan sangat kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kesenangan, silaturahmi dan permainan harus terputus karena tuntutan Kapitalisme! Bukan Budi dan Shinta yang tidak mau bermain, tapi kapitalisme mendorong mereka menjadi seorang budak, mengejar yang namanya hepeng untuk dapat mencapai kesuksesan semu. Dengan selembar kertas, kapitalisme dapat menjadikannya seorang yang mendapatkan kesuskesan yang "dibeli", bukan di dapatkan dengan hati.&lt;br /&gt;Ah sudahlah! lebih baik aku main sendiri saja, sambil meminta uang dijalan untuk membeli Ipod!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-2163234499970639063?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/2163234499970639063/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/08/budak-kapitalisme.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/2163234499970639063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/2163234499970639063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/08/budak-kapitalisme.html' title='Budak Kapitalisme'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-4070094000677900773</id><published>2010-07-23T05:35:00.000-07:00</published><updated>2010-07-23T05:41:11.376-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Islam for Peace</title><content type='html'>Beberapa hari lalu gue mendapati seseorang mengomeni status gue dan berkata bahwa menghancurkan bar dan merazia PSK menjelang bulan Ramadhan adalah wajib hukumnya bagi seorang muslim, dan dia juga mengajarkan gue untuk belajar sejarah mengenai perang yang melibatkan Nabi Muhammad! Gue pun tertawa akan komen ini :D dan sedikit terima kasih, karena itu gue terpacu untuk membahas ini. Gue akan menggunakan landasan Sejarah singkat teladan Muhammad dan Salahidin Al yubi atau Salidin saat perang Salib. Selain itu gue juga menggunakan landasan Rukun Islam dan 3 amalan yang akan kita bawa sampai akhirat! Simple!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke pertama gue pengen ngejawab dengan simple, gue pengen menggaris bawahi kata wajib yang dia gunakan? Wajib bagi muslim? Sekarang kalo dia emang bener-bener orang Islam pasti dia paham apa aja sih isi Rukun Islam? Kewajibannya orang Islam itu apa aja? Apakah disana di sebutkan kita harus melukai, mendiskriminasi dan berbuat semena-mena terhadap orang lain, bahkan musuh kita sekalipun? Apa ada? Coba kita jabarin Rukun Islam yang ada 5 itu satu-satu :&lt;br /&gt;1. Mengucapkan 2 kalimat Syahadat&lt;br /&gt;2. Melaksanakan Shalat 5 waktu&lt;br /&gt;3. Berzakat (Membantu orang lain)&lt;br /&gt;4. Berpuasa di bulan Ramadhan&lt;br /&gt;5. Dan naik Haji bila mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah dari ke 5 Rukun itu apakah ada isyarat kita untuk mendiskriminasi orang lain? Malah kita di ajarkan untuk membantu orang lain, dengan cara berzakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke dan masalah perang Nabi. Yang sebenarnya harus belajar Sejarah adalah dia! Nabi berperang bukan, inget BUKAN untuk menyerang  dan bukan karena beda keyakinan atau memerangi kekafiran! Peperangan (Al-Qital) terjadi untuk melakukan pertahanan, karena kaum Quraisy telah mencoba mengusir dan memerangi Muhammad, itu yang terjadi saat perang Badar, perang kemenangan pertama umat Islam (Dengan sedikit bantuan Malaikat) . Dan untuk di ingat! Pada jaman Nabi, Islam bukan di raih secara kekerasan. Kemenangan Islam bukan karena peperangan! Islam disebarkan dengan cara dakwah secara damai oleh Nabi dan Sahabatnya! Dengan bantuan para Malaikat dan juga wahyu dari Allah, Muhammad dengan mudahnya menyebarkan Islam di jaman tersebut! Nah! sepeninggal Muhammad lah baru kemudian terjadi Hegemoni Islam besar-besaran oleh para Raja Arab yang berkuasa saat itu yang notabenanya adalah orang Islam. Mereka mungkin "Sedikit" memaksa orang atau rakyatnya untuk memeluk Islam, lihatlah sepeninggal Nabi, Arab terpecah belah karena banyak terjadi kesalah pahaman ajaran Nabi sesungguhnya, perang saudara dimana-mana, dan itu terjadi SETELAH sepeninggal Nabi. Jadi Nabi tidak mengajarkan kekerasan dan peperangan dalam menegakkan syariat Islam, bahkan Muhammad pernah menjenguk dan mengasihi tetangganya yang Quraisy, yang setiap harinya melempari Beliau (Muhammad) dengan batu dan (maaf) kotoran manusia! Tapi Muhammad malah berbuat baik kepadanya, Muhammad pun tak berhak dan tak mau memaksa orang Quraisy itu untuk masuk Islam, tapi karena kebaikan dan kedamaian yang di berikan Muhammad, maka si Quraisy itu pun tertegun (Jiah tertegun kata-kata gue :D) hatinya dan tertarik dengan Islam. Itulah yang harus kita teladani dari Nabi. Bukan perangnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga perang salib yang terjadi pada Abad Pertengahan, ketika Salahudin Al Ayubi atau juga disebut sebagai “Saladin” di dunia barat, merupakan panglima perang Muslim yang dikagumi kepiawaian berperang serta keshalihannya baik kepada kawan dan lawan-lawannya. Keberanian dan kepahlawanannya tercatat sejarah di kancah perang salib. Tapi beliau berperang bukan untuk merebut Yeruslem, lebih kepada membela para peziarah Islam di kota suci tiga Agama Yerusalem, karena bukan rahasia umum, sebelum pindah ke Ka'bah atau Makkah, orang Islam bersama dua Agama lain, yaitu Kristen dan Yahudi, melakukan Ziarah di Yerusalem, tepatnya Islam di Masjid Al-Aqsa! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah! Saat Salahudin berkuasa, perang salib sedang berjalan dalam fase kedua dengan dikuasainya Yerussalem oleh pasukan Salib. Namun pasukan Salib tidak mampu menaklukan Damaskus dan Kairo. Saat itu terjadi gencatan senjata antara Salahudin dengan Raja Yerussalem dari pasukan Salib, Guy de Lusignan. Perang salib yang disebut-sebut sebagai fase ketiga dipicu oleh penyerangan pasukan Salib terhadap rombongan peziarah muslim dari Damaskus. Penyerangan ini dipimpin oleh Reginald de Chattilon penguasa kastil di Kerak yang merupakan bagian dari Kerajaan Yerussalem. Seluruh rombongan kafilah ini dibantai termasuk saudara perempuan Salahudin. Insiden ini menghancurkan kesepakatan gencatan senjata antara Damaskus dan Yerussalem. Maret 1187 setelah bulan suci Ramadhan (Sumber dari Oom Google mengenai Perang Salib), Salahudin menyerukan Jihad Qittal. Pasukan muslimi bergerak menaklukan benteng-benteng pasukan Salib. Puncak kegemilangan Salahudin terjadi di Perang Hattin ini.  &lt;br /&gt;Kemudian Sang raja Raja Yerussalem Guy de Lusignan berhasil ditawan sedangkan Reginald de Chattilon yang pernah membantai khalifah kaum muslimin langsung dipancung. Kepada Raja Guy, Salahudin memperlakukan dengan baik dan dibebaskan dengan tebusan beberapa tahun kemudian. Dalam pembebasan kota-kota ataupun benteng Salahudin selalu mengutamakan jalur diplomasi dan penyerahan daripada langsung melakukan penyerbuan militer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Pasukan Salahudin mengepung Kota Yerussalem, pasukan Salib di Yerussalem dipimpin oleh Balian dari Obelin. Empat hari kemudian Salahudin menerima penawaran menyerah dari Balian. Yerussalem diserahkan ketangan kaum muslimin. Salahuddin menjamin kebebasan dan keamanan kaum Kristen dan Yahudi. Fragmen ini di abadikan dalam film “Kingdom Of Heaven” besutan sutradara Ridley Scott. Tanggal 27 Rajab 583 Hijriyah atau bertepatan dengan Isra Mi’raj Rasulullah SAW, Salahudin memasuki kota Yerussalem. Ada suatu percakapan dalam film Kingdom Of Heaven yang menarik, kurang lebih seperti ini :&lt;br /&gt;Balian : ”Saya serahkan kunci kota Yerussalem kepada anda, tapi anda harus dapat bisa menjamin keselamatan kami, orang-orang non-muslim”&lt;br /&gt;Salahudin: ”Saya akan jamin keselamatan anda”&lt;br /&gt;Balian : ” Apa yang dapat menjamin kami bahwa anda akan menepati janji anda ?” (Balian masih ingat saat-saat Yerussalem jatuh ke tangan pasukan Salib, banyak penduduk sipil muslim yang dibantai sampai kota Yerussalem sesak oleh mayat, dan Balian khawatir Salahudin melakukan hal yang sama )&lt;br /&gt;Salahudin : ” (diam sejenak..menatap tajam Balian) Saya akan menepati janji, Insya Allah ..saya adalah Salahudin saya bukan seperti orang-orang anda”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi pada intinya beliau atau orang yang berkata di status facebook gue, untuk wajib memerangi bar,PSK,dll itu lebih kepada pembacaan text ayat-ayat berdasarkan kebencian atau hegemoni, bukan kepada dasar hati dan tindakan seorang Muslim, yang selalu cinta akan kasih dan damai. Malah tindakan seperti itu yang akan menghacurkan martabat Islam dan membuat orang lain benci akan Islam, jadilah duta besar Islam yang baik, dengan mengajarkan kasih dan damai, bukan tindakan-tindakan yang diskriminatif! Sudah lah cukup tindakan Amrozi, CS yang sudah memudarkan kepercayaan Islam di mata Internasional. Seperti pepatah arab yang pernah berkata "Islam hancur oleh orang Islam itu sendiri". Ya yang bikin jelek Islam itu adalah orang Islam itu sendiri. Masalah PSK, dll berdosa atau tidak, itu bukan urusan kita, itu urusan Dia personal dengan Tuhannya (Habluminallah), seperti hal ada orang yang ikut campur dengan urusan Rumah Tangga kita, pasti kita bakal terusik dan risih, sama aja tuh mereka berhubungan dengan Tuhan kekasihnya, jangan di ganggu. Sebelum kita mengusik orang lain, lihat dulu kedalam jiwa kita, apakah kita sudah baik hubungan kita dengan Tuhan kekasih kita? Lagi pula dengan memerangi Bar, PSK, dll ga ada untungnya juga gitu buat kita, apakah akan di bawa oleh kita sampai akhirat? Kaga juga! Yang bakal di bawa ada 3 :&lt;br /&gt;1. Ilmu yang bermanfaat&lt;br /&gt;2. Amal Sholeh&lt;br /&gt;3. Dan Doa dari anak yang Sholeh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah itu ga ada kan? Lagian buat apa juga kita merazia mereka saat bulan puasa? takut iman nya goyang? Kalo kuat dan Islam banget ngapain takut? hehehe... Lagian kalo mau memerangi maksiat ya jangan berbentuk kekerasan atau fisik. Tapi! Perangi lah niat untuk melakukan maksiat di diri sendiri! :D &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanx kawan udah membuat gue menulis seperti ini :D Islam for Peace not War! Dan sebelumnya, mohon maaf lahir batin! Marhaban Ya Ramdhan :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-4070094000677900773?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/4070094000677900773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/07/islam-for-peace.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/4070094000677900773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/4070094000677900773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/07/islam-for-peace.html' title='Islam for Peace'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-8767334445028039890</id><published>2010-07-21T01:09:00.000-07:00</published><updated>2010-07-21T01:10:59.331-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='entah apa?'/><title type='text'>Kosong</title><content type='html'>Kau hanya proyeksi pikiran aku..&lt;br /&gt;Kau tidak nyata bagiku..&lt;br /&gt;Aku tidak punya perasaan denganmu..&lt;br /&gt;Konstruksi pikiranku yang membuat kau nyata..&lt;br /&gt;Konstruksi kenangan yang membuat ku suka padamu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada cinta disini..&lt;br /&gt;Hanya aku yang bermimpi sendiri di dunia ini..&lt;br /&gt;Aku menunggu di bangunkan dari tidurku..&lt;br /&gt;Ketika aku bangun nanti..&lt;br /&gt;Kau tak akan pernah ada lagi..&lt;br /&gt;Kau tak nyata..&lt;br /&gt;Kau hanya terbentuk dari gagasan pikiranku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sejatinya aku adalah arsitek..&lt;br /&gt;Arsitek akan duniaku sendiri..&lt;br /&gt;Hanya cukup dengan memejamkan mata, aku dapat melihat seluruh isi dunia..&lt;br /&gt;Dengan membuka mataku, aku sudah dapat melihat jalan menuju surga..&lt;br /&gt;Kehidupan adalah kematian..&lt;br /&gt;Dan kematian adalah kehidupan..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-8767334445028039890?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/8767334445028039890/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/07/kosong.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/8767334445028039890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/8767334445028039890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/07/kosong.html' title='Kosong'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-5309169564106891611</id><published>2010-07-01T00:43:00.001-07:00</published><updated>2010-07-01T00:43:48.470-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='prosa tolol'/><title type='text'>Terlalu banyak iklan di TV</title><content type='html'>Terlalu banyak iklan di TV..&lt;br /&gt;Sehingga kita teralihkan..&lt;br /&gt;Entah sampai mana ceritanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah sang jagoan telah mati..&lt;br /&gt;Kemana larinya penjahat itu..&lt;br /&gt;Sepertinya iklan itu membuat ku lupa..&lt;br /&gt;Lupa akan jalan cerita Negeri ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lama ini Negeriku di guncang gempa..&lt;br /&gt;Kemudian Tikus-tikus leluasa berkeliaran..&lt;br /&gt;Lalu aku tak lagi melihat Cicak di layar kaca..&lt;br /&gt;Dan bagaimana kelanjutan kabar Century..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa orang ngentot aja di ributin..&lt;br /&gt;Padahal itu adalah bagian kehidupan manusia..&lt;br /&gt;Negeri lain di urusin Kemerdekaannya..&lt;br /&gt;Sementara Negeri sendiri aja masih belum merdeka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah apa yang terjadi di Negeri ku ini..&lt;br /&gt;Jalan ceritanya jadi tak karuan..&lt;br /&gt;Mungkin memang iklan terlalu banyak di TV..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-5309169564106891611?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/5309169564106891611/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/07/terlalu-banyak-iklan-di-tv.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/5309169564106891611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/5309169564106891611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/07/terlalu-banyak-iklan-di-tv.html' title='Terlalu banyak iklan di TV'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-6862542131064475798</id><published>2010-06-18T02:26:00.000-07:00</published><updated>2010-06-18T02:29:54.830-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Suport for Ariel</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/TBs8agVxhRI/AAAAAAAAAD4/JXUBxJElnX8/s1600/ariel.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 183px; height: 275px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/TBs8agVxhRI/AAAAAAAAAD4/JXUBxJElnX8/s320/ariel.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5484043397309236498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yoman balik lagi nih dengan gue, setelah sekian lama vakum dari dunia tulis-tulisan kaya gini, akhirnya gue bisa nulis juga, hahaha.. Ya dengan tulisan ini gue cuma pengen mengutarakan sikap gue untuk men-SUPORT Narzriel Irham a.k.a Ariel Peterpan. Gokil doi kasian banget di cerca, dimaki, dihujat, sampe dituntut abis"an sama semua orang, dari tingkat RT, RW, Kelurahan, Gubernur, hingga anggota DPR! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya disini gue men-support bukan berarti gue membenarkan sikap Ariel seperti itu, tapi disini gue cuma pengen bersikap Empati sama kang Ariel, Walau gimanapun doi juga kan manusia, kalo kata Serius Band, "Rocker juga Manusia", ya jadi maklumin aja kalo ada ke khilafan yang mungkin menurut masyarakat itu adalah hal yang meresahkan! tapi kalo menurut gue sih ga meresahkan juga, malah menguntungkan! Loch kenapa begitu? Ya karena kapan lagi bisa liat body aktris" cewe yang aduhai!! hahaha... Pasti kalian" nganggep gue emang doyan yang kaya gitu" kan? Jangan ambil keputusan kaya tukang tempe bacem dulu coy! Mari sini kita diskusikan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang gini aja deh, jangan pada munafik, semuanya juga udah pasti liat video itu kan? Ya iyalah.. Kalo gak mana mungkin pada menghujat!! Oiya bagi yang menghujat tapi belom liat mending ke laut aja deh! Liat dulu baru menghujat! Nah kalo udah liat! Ujung"nya kalian pada menikmatinya juga kan tuh video!? Gimana? Manstab toh? hahaha..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke serius.. ehemmm... Sekarang kita gak usah munafik  deh! Kalian (terutama yang udah pernah kawin) juga pernah ngerasain hal yang kaya gitu kan? Ga usah saling menghujat! Instropeksi maisng-masing aja deh!? Siapa tau aja anak, keluarga, atau bahkan orang tua kalian mungkin aja juga udah ada yang pernah melaukan sex di luar nikah, atau bahkan hanya sebatas having sex doang atau tindakan yang di tabukan oleh tatanan masyarakat kita (bukan budaya timur, budaya timur gak mengekang kebebasan, tapi dogma" orang sotoy yang mencatut nama timur dan Tuhan)?! Kenapa kita harus malu ngomongin Sex? Alat kelamin kita? itu kan bagian dari tubuh kita! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah kenapa juga anak" bisa tau akan hal video syuurrr tersebut? Internet? Ya itu resiko dari globalisasi teknologi! Kalo ga siap sama yang kaya gitu"an ya sekalian aja noh kaya Korea Utara (yang cuma kalah 2-1 doank sama Brazil kemaren di Piala Dunia) gak usah ada Internet, isoslasi diri.. Cuma mau lo kaya gitu? Gue sih ogah, lau aja yang ksesana, penegatahuan kita terbatasi! Nah makanya, anak harus di berikan pendidikan SEX sejak dini, biar ga kaget dengan hal" yang kaya begitu"an, ajarkan lah SEBABnya, jangan langsung ajarkan AKIBATnya doang! Maksudnya ajarkan yang bener" biar si anak mengerti, jangan cuma di takut"i dengan akibatnya aja! Sebab dulu, baru akibat, intinya biar ngerti!! kaya Agama aja, kalo anak di takut"in sama Neraka, maka mereka mau shalat cuma karena takut masuk neraka doang! Kan kalo mereka dikasih tau dan di ajarkan sebab" kalo kita shalat bakal mendapatkan ketenangan hati, mendekatkan diri dengan Tuhan, dan hal" sebab lainnya, maka anak akan merasa nyaman dan ikhlas melaksanakan Shalatnya! Nah untuk masalah gimana sosialisasi agar anak bisa dapet bekal Sex yang baik, ya gue disini ga kompeten untuk ngasih tau itu, noh tanya sama Komnas Perlindungan anak aja yang di gawangi oleh "Si Komo", suruh doi tuh untuk sosialisasiin, jangan muncul pas udah kejadian dan nuntut aja kerjanya! Ga tanggung jawab! Bubarin aja apa nih lama"?? hahaha... Piss man!! :) Oiya selain Komnas Perlindungan anak, harusnya Gubernur atw anggota DPR lainnya punya kewajiban juga tuh untuk melakukan sosialiasi kemasyrakat tentang pendidikan Sex dan juga Informatika seperti internet, jangan cuma bisa maen cabut KTP orang aj! Ariel punya Hak tinggal disitu, doi bayar pajak (Pajak PPN Peterpan), ikut nyontreng Pilkada juga (walau mungkin doi gak milih pak D*D*)! Jangan cuma pas doi lagi di atas, terus di puji" sebagai mojang Bandung, tapi giliran lagi jatoh kaya gak mau ngakuin kalo doi mojang Bandung! Ariel juga menurut gue gak bisa di katakan merepresentasikan masyarakat Bandung juga gitu, ini masaah pribadi, bukan masalah bandung, emang Ariel di videonya pake judul Bandung lautan Asmara apa? Ga kan? nah makanya Pemerintah toh yo jangan gegabah, pikir pake otak, Dikau kan orang terhormat, Sarjana pasti, coba pikir dan dikaji dulu, jangan ambil keputusan atas dasar arogansi dikatotor!! Ini negara Demokrasi bung! Banyak kok yang lebih merugikan Negara dan Kota” di Indonesia, kaya Koruptor” itu, semisal Gayus atw Anggodo, tapi kenapa ya doi” gak di cabut KTP nya sebagai Warga daerah setempat atau bahkan warga Indonesia?? Hmmm… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, lanjut dah! Tadi kita udah ngebahas masalah Internet, sekarang yang bertanggung jawab atas kesebarnya video ini (Selain tuh si maling sialan itu pastinya) tentunya adalah MEDIA, terutama Infotainment tuh!! Sekarang masyarakat desa pedalaman yang gak tau internet, tau kabar itu darimana kalo bukan dari media? Oke, media punya hak untuk "The bad news is good news for me", oke gue ngerti itu! Tapi tolong donk harus berimbang, jangan membuat teks yang menyudutkan sodara Ariel, bilangnya sih prihatin, tapi isinya masyarakat yang menghujat semua dan tindakan" negatif lainnya! Harusnya sih ya, media tuh harus netral tanpa berat sebelah yang secara tak langsung "menyetir" makna kepada masyarakat! Semakin heboh dan wah di beritakan, maka semakin pula juga masyrakat pada tau dan jadi gendek tuh masyarakat sama Ariel di beritain mulu, udah kaya Koruptor aja si Ariel! Coba udah, kan sekarang Piala Dunia nih, mending bahas itu aja dah! Toh kalo mau di beritain jangan di ulang-ulang dengan pembahasan yang sama, yaitu negatifnya si Ariel.. Inget loch, media khususnya Televisi itu adalah salah satu alat Propaganda yang kuat dan juga paling berpengaruh bagi Masyarakat! Apalagi teks di TV itu bisa di tafsirkan berbeda-beda tergantung kebudayaan dan pendidikan masing" individu, nah kalo orangnya kolot, ya kasus Ariel ini bisa jadi ribet di buatnya! Hidupnya aja belom bener udah pasti dia ngurusin urusannya si Ariel pula! Nah sekarang udah kebukti, walau media seakan-akan netral dengan kasus Ariel, tapi kebanyakn orang kolot yang baca tuh teks, jadi penafsiran nih kasus jadi ribet kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke lanjut.. Pastinya Ariel tuh lagi apes aja, ketauan begituan sama cewe-cewe beken, dan mungkin dari kalian yang berani menghujat adalah mungkin yang beruntung belum ketahuan dan kegep aje! Nah, coba kalo kalian ada di posisi Ariel?? Gimana??! Ga usah munafik dengan berkata "Gue gak mungkin bisa kaya dia!" Itu namanya... Takaburrr... Lau tuh Manusia, bukan malaikat! Pasti pernah berbuat khilaf!! Khilaf dalam bentuk apa aja, khilaf bukan hanya sekedar ketauan video mesumnya, bisa apa aja, nah  memaki Ariel dengan membabi buta, itu adalah juga tindakan khilaf! Tuhan aja maha pengampun, sebesar apapun dosa umatnya! Bahkan Nabi Muhammad sendiri memaafkan Kafir Quraisy yang udah menghina, menimpuk, dan melukai beliau! Padahal jelas" kalo Kafir Quraisy di tulis di Al-Quran itu adalah "musuh" (Walau ane gak terlalu  agamis banget, tapi ane juga tau ni kaya begini"an, di ajarin soalnye waktu kecil). Nah! Moso kita sebagai manusia biasa, yang ga ada apa" nya dengan Nabi, gak mau memaafkan ke khilafan kang Ariel, yang sebenarnya ga ada ape"nye dengan ke khilafan tuh Kafir Quraisy yang udeh lukai Nabi! Makanya kisah dan akhlak Nabi di ambil yang positif"nya aja, jangan masalah polygamy, dan yang kegagahan dia dalam perang aja, soalnya masalah perang udah beda zaman dan konteksnya sekarang bro!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalo mengenai masalah hukum juga kayanya ga usah di permasalahkan lah, yang merugikan masyarakat sebenarnya intinya bukan Ariel, tapi kalo menelisik (Jiahh menelisik, bahasa gue yak? hahaha...) atau menelusuri analisis tolol gue, yang merugikan adalah media yang menyebarluaskan kabar burung ini, setelah media ada Pemerintah, dan juga komnas" atau LSM" yang so suci yang tak mau bertanggung jawab dalam mensosialisasikan pendidikan tentang IT, Sex, HIV, dll.. Apalagi sodara F*A*H*D AB*S yang dengan gagah beraninya mengadukan Ariel ke ranah hukum!! Apakah doi gak malu apa? Doi sendiri kan pernah ketaun selingkuh waktu itu! Doi mungkin lebih beruntung aja ga sampe di vieoin atau mungkin videonya ga di sebar luaskan, kalo kaya gitu juga paling nangis darah sambil salto" tuh doi! Oh mungkin dia merasa dirugikan, karena kecewa cewe idamannya kaya Luna Maya atw yg lainnya di "embat" sama Kang Ariel, makanya doi senewon tuh, hehehe... Nah udah gitu marilah kita maafkan dan kasih waktu sama Ariel untuk berbicara. Sebenarnya emang berat banget kalo menurut gue berbicara di depan publik.. Bukannya Arielnya yang ga jantan, tapi emang berat bro! Doi juga punya keluarga, anak, dan penggemar, butuh proses, udah gitu gimana dia mau keluar dengan memberikan pernyataan kalo masyarakat aja udah membombardir dia? Udah bersikap diskriminatif gitu sama Kang Ariel? Soalnya dia ga sendirian, dia juga mikirin si Lunmay dan Cut Tari, dia ga mau gegabah, belum tentu cewe" nya itu siap kalo beneran itu dia. Dan jangan di samain sama Edison Cang kaya di Hongkong yang dengan gampangnya minta maaf, beda bung! Di Hongkong ga ada UU anti Pornografi, jangan kan UU itu, UU Hak cipta aja ga ada, makanya sinetron" kita kan banyak banget yang ngebajak film" Hongkong! Ya gimana mau minta maaf dan ngaku, belom apa-apa aja udah di todong sama UU anti Pornografi aja! Gokil juga ya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke kawan, mungkin itu sedikit analisi tolol gue dan pernyataan sikap gue untuk men-suport Ariel. Dan sekali lagi bukan berarti gue membenarkan perbuatan Ariel, tapi disini gue cuma mau ber-Empati dan berpendapat secara analsisi tolol gue! Boleh dong! Hehehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir kata gue mau kasih lagu lagu KUPU_KUPU MALAM ini  buat Kang Ariel :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada yang benci diriku...&lt;br /&gt; Ada yang butuh diriku..&lt;br /&gt; Ada yang berlutut mencintaiku..&lt;br /&gt; Ada pula yang kejam menyiksa diriku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ini hidup lelaki si kupu-kupu malam..&lt;br /&gt; Bekerja bertaruh seluruh jiwa raga..&lt;br /&gt; Bibir senyum kata harus merayu memanja..&lt;br /&gt; Kepada setiap mereka yang datang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dosakah yang ku kerjakan..&lt;br /&gt; Sucikah mereka yang menghujat..&lt;br /&gt; Kadang ku tersenyum dalam tangis..&lt;br /&gt; Kadang ku menangis di dalam senyuman.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Oww Apa yang terjadi, terjadilah..&lt;br /&gt; Yang ku tahu Tuhan penyayang umatnya..&lt;br /&gt; Oww Apa yang terjadi, terjadilah..&lt;br /&gt; Yang ku tahu hanyalah suka sama suka.."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-6862542131064475798?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/6862542131064475798/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/06/suport-for-ariel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/6862542131064475798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/6862542131064475798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/06/suport-for-ariel.html' title='Suport for Ariel'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/TBs8agVxhRI/AAAAAAAAAD4/JXUBxJElnX8/s72-c/ariel.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-7188965507769923276</id><published>2010-04-01T08:10:00.000-07:00</published><updated>2010-04-01T08:13:12.619-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Apa kabar Century</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S7S3rX4s1-I/AAAAAAAAADw/u2XhROSZg4g/s1600/24875_1414833774796_1351137450_1170726_8295258_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 260px; height: 195px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S7S3rX4s1-I/AAAAAAAAADw/u2XhROSZg4g/s320/24875_1414833774796_1351137450_1170726_8295258_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455187004426606562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hai para seleb senayan..&lt;br /&gt;Apa kabar kaian..&lt;br /&gt;Sudah makan..&lt;br /&gt;Bila sudah kerjanya lanjutkan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hei para pemenang lotre..&lt;br /&gt;Jangan kaya ikan cere..&lt;br /&gt;Gimana kabar si matre..&lt;br /&gt;Yang buat rakyat kere..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hei para panitia khusus..&lt;br /&gt;Jangan terpesona dengan kabar si markus..&lt;br /&gt;Lanjutkan kasus si rakus..&lt;br /&gt;Cepatlah di ringkus..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hei para priyayi..&lt;br /&gt;Apa kabarnya Century..&lt;br /&gt;Kok mati suri..&lt;br /&gt;Apa kalian sudah tak peduli..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-7188965507769923276?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/7188965507769923276/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/04/apa-kabar-century.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/7188965507769923276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/7188965507769923276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/04/apa-kabar-century.html' title='Apa kabar Century'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S7S3rX4s1-I/AAAAAAAAADw/u2XhROSZg4g/s72-c/24875_1414833774796_1351137450_1170726_8295258_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-345374860985315214</id><published>2010-04-01T08:09:00.000-07:00</published><updated>2010-04-01T08:10:13.424-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Siapa atheis?</title><content type='html'>Mereka bilang kami atheis..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal..&lt;br /&gt;kami tidak merusak nama Tuhan..&lt;br /&gt;Tidak merugikan mereka..&lt;br /&gt;Dan selalu menghargai sesama..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi..&lt;br /&gt;Mereka mencatut nama Tuhan..&lt;br /&gt;Menodai agama..&lt;br /&gt;Dan menari di atas duka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi..&lt;br /&gt;Siapa yang atheis??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-345374860985315214?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/345374860985315214/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/04/siapa-atheis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/345374860985315214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/345374860985315214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/04/siapa-atheis.html' title='Siapa atheis?'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-2803460963208148245</id><published>2010-03-29T02:02:00.001-07:00</published><updated>2010-03-29T02:02:46.024-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Satu guru satu ilmu dilarang melarang</title><content type='html'>Sudah lama kita berdampingan..&lt;br /&gt;Kau belum mengenalku seutuhnya..&lt;br /&gt;Masih saja menganggapku menyeramkan..&lt;br /&gt;Di anggap tak punya hak sebagai manusia..&lt;br /&gt;Dihina, di caci, dan di vonis..&lt;br /&gt;Menginginkanku sejalan dan serupa denganmu..&lt;br /&gt;Tapi bagaimana bisa..&lt;br /&gt;Dari jiwa dan rasa saja kita berbeda..&lt;br /&gt;Aku juga tak menginginkan berada di persimpangan ini..&lt;br /&gt;Namun inilah yang membuatku bahagia..&lt;br /&gt;Aku merasa normal dengan keadaanku sekarang..&lt;br /&gt;Sama halnya dengan kamu..&lt;br /&gt;Harusnya kau menghargai perbedaan..&lt;br /&gt;Biarkanlah aku menikmati keadaan ini kawan..&lt;br /&gt;Satu guru satu ilmu dilarang melarang..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-2803460963208148245?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/2803460963208148245/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/03/satu-guru-satu-ilmu-dilarang-melarang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/2803460963208148245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/2803460963208148245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/03/satu-guru-satu-ilmu-dilarang-melarang.html' title='Satu guru satu ilmu dilarang melarang'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-7174967830004873350</id><published>2010-03-29T01:57:00.000-07:00</published><updated>2010-03-29T01:59:18.433-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Pelacur yang suka mabuk</title><content type='html'>Sudah pelacur, suka mabuk pula..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah aku..&lt;br /&gt;Lalu kenapa bila aku seperti itu..&lt;br /&gt;Bukankah sangat nikmat menjadi pelacur..&lt;br /&gt;Punya banyak uang dan sex setiap hari..&lt;br /&gt;Kenapa kalian memandangku sinis..&lt;br /&gt;Irikah kalian denganku..&lt;br /&gt;Tak perlulah kalian sok suci..&lt;br /&gt;Bukankah kalian juga menginginkan tubuhku..&lt;br /&gt;Kalian ingin menguasaiku, menindihku, mengangkangiku..&lt;br /&gt;Merebut kehebatanku..&lt;br /&gt;Hanya karena aku seorang wanita..&lt;br /&gt;Atau karena aku beda misi dengan kalian..&lt;br /&gt;Ah, persetan dengan kalian ass hole!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahlah lupakan semuanya..&lt;br /&gt;Vodka ini mempengaruhiku..&lt;br /&gt;Aku memang pelacur yang suka mabuk..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-7174967830004873350?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/7174967830004873350/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/03/pelacur-yang-suka-mabuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/7174967830004873350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/7174967830004873350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/03/pelacur-yang-suka-mabuk.html' title='Pelacur yang suka mabuk'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-120808225981443243</id><published>2010-03-29T01:40:00.000-07:00</published><updated>2010-03-29T01:42:08.824-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Galau</title><content type='html'>Sendiri menyendiri merebahkan tulang yang lelah..&lt;br /&gt;Bersandar tersandar memainkan gitar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ngakngiknguk ngakngiknguk..&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Galau song..&lt;br /&gt;Namun berhenti ku di kunci E minor..&lt;br /&gt;Sendu tak penting adanya..&lt;br /&gt;Teriakan perasaan dejavu yang sering kurasakan..&lt;br /&gt;Persetan dengan sumpah serapah yang terucap sebelumnya..&lt;br /&gt;Seperti inilah yang ku inginkan..&lt;br /&gt;Menikmati kegalauan ini..&lt;br /&gt;Oh nikmatnya..&lt;br /&gt;Galau..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-120808225981443243?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/120808225981443243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/03/galau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/120808225981443243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/120808225981443243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/03/galau.html' title='Galau'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-1684059721205188982</id><published>2010-03-29T01:20:00.000-07:00</published><updated>2010-03-29T01:25:59.864-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Bye-bye Blackbird</title><content type='html'>Terbanglah tinggi blackbird..&lt;br /&gt;Pergilah kemana kau suka..&lt;br /&gt;Kini tak lagi kau terikat denganku..&lt;br /&gt;Nikmatilah kesendirianmu..&lt;br /&gt;Sekarang kau bebas memilih siapa saja..&lt;br /&gt;Maafkan semua kesalahanku selama ini..&lt;br /&gt;Terbanglah terus blackbird..&lt;br /&gt;Hingga kau menemukan singasana yang lebih baik dariku..&lt;br /&gt;Bye-bye blackbird, see you later and I always miss you..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-1684059721205188982?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/1684059721205188982/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/03/bye-bye-blackbird.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/1684059721205188982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/1684059721205188982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/03/bye-bye-blackbird.html' title='Bye-bye Blackbird'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-3362193100900045609</id><published>2010-02-15T23:38:00.000-08:00</published><updated>2010-02-15T23:41:11.052-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>CERPEN :  MANUSIA</title><content type='html'>Suatu ketika di Negeri kayangan, terjadi perdebatan sengit antar arwah. Yang sedang berdebat sengit adalah arwah bekas manusia koruptor dan arwah bekas monyet yang di dunia menjadi topeng monyet. Mereka memperdebatkan masalah akal yang di miliki manusia. Monyet mengejek si manusia sangatlah bodoh daripada monyet, karena tidak dapat memanfaatkan akal dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dasar manusia! bodoh! Di beri akal malah di jadikan alat untuk mengakali sesama makhluik Tuhan! Dasar manusia bedebah! Tukang korupsi!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eh monyet!! Jaga bacot lo ye!! Lo kata gampang jadi manusia?!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yaelah!! Malah enak bego jadi manusia!! DI manjain sama Tuhan dengan kenikmatanNYA!! Sini sekarang giliran gue! Mana mungkin gue korupsi!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oww gitu ya? Eh asal lo tau aja! Gue sebelum jadi manusia, pernah jadi binatang, tapi gue bukan monyet, gue adalah seekor tikus dahulunya, dan asal lo tau lagi nih, gue juga berfikir kaya begitu sebelumnya sama arwah manusia yang sekarang udah hijrah ke dunia jin!! Oke sekarang giliran lo menjadi manusia deh!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oww tikus?? Pantes sering korupsi?? Hehehe.. . Oke, siapa takut jadi manusia!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oke, gih sana!! Gue mau liat gimane jadinye lo nanti!! Gw mau cabut dulu nih ye ke dunia jin!! Oye satu lagi, gue cuma mau ngingetin lo nyet! Selain konstruksi yang lo dapet melalui pengalaman empiris di dunia nyata nanti, lo juga bakal terbentuk dari pengalaman empiris lo di dunia sebelumnya. Dan itu berarti lo lahir ke dunia tidaklah kosong begitu aja! Tapi otak lo udah terisi oleh beberapa program sebelumnya, atau biasa di sebut dengan 3 postulat atau dunia ide, dunia bawaan dari dunia lo sebelumnya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apaan toh??!! Kagak ngarti gue??!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya monyet sih Lo!! Makanya nanti pas jadi manusia jangan lupa belajar filsafat ye, filsafatnye oom Plato tuh!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ah sabodo teinglah!! Liat aja nanti!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oke deh! Jalanin aja dewek deh, tapi nanti lo jangan mengugat Tuhan ketika lo jatoh! Tapi gugatlah karena lo di beri akal!!” Oke??!! Gue cabut dulu ya nyet!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan arwah bekas manusia itu pun langsung menghilang “Wuzzzz!” lenyap menghilang pergi menuju dunia jin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tibalah bekas arwah monyet tersebut terlahir ke dunia. Dia lahir di lingkungan konglomerat, dia di beri nama Andrei. Sang monyet sangat senang sekali mejadi manusia. Sampai usianya menginjak remaja, dia menjadi primadona di sekolahnya, karena dia mempunyai wajah yang tampan, kekayaan, dan segalanya. Banyak wanita yang mendekatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Waduh, mantab euy bodynya si Bella!! Gue sikat ah!! Tapi gimana caranya ya biar nanti malem gue bisa ML bareng dia ya?? Hmmm….. Gue ada akal!! Yeahhh!!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tibalah malam hari. Si Andrei monyet itu mengajak Bella ke diskotik, dan mencekokinya narkoba dan minuman keras, lalu setelah Bella teller, di ajaknya dia check in di sebuah hotel, dan?! ML lah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kelakuan si monyet pun terus seperti itu selama hidupnya. ML terus dengan berbagai wanita, walaupun dia sudah punya istri dan anak hasil hubungan sex liarnya, dia terus melakukan hubungan sex liar sampai Ia mati karena terkena virus AIDS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tibalah kematian si Andrei eks monyet itu. Semua keluarganya menangis sekaligus senang karena si Andrei sudah tidak meyusahkan keluarga lagi dengan kelakuan sex liarnya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan arwah Andrei ex monyet pun tiba di kayangan. Dia pun bergegas menuju kantor administrasi kayangan yang mana disana adalah tempat regristasi dan laporan para arwah kepada malaikat saat para arwah ingin mendapatkan paspor menuju berbagai dunia, seperti dunia manusia, binatang, maupun jin. Disana Andrei bertemu arwah ex babi. Dia pun mengejek Andrei.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dasar manusia rakus!! Gila sex!! Banci juga lu embat!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eh babi!! Diem aja lo!! Gak tau apa-apa aja belagu lo!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Liat nih gue nanti lagi ngurus paspor untuk jadi manusia! Gue bakal jadi manusia yang hebat nih!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Andrei ex monyet pun tertawa di dalam hati dan seakan mengingat kejadian sebelumnya di Negeri kayangan ini, ketika Ia berdebat dengan arwah manusia tukang korupsi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenape lo cengar-cengir?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kagak kenape kok Bi!! Hehe..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba sang malaikat penjaga administrasi memanggil si Babi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Babi!” Panggil malaikat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nih paspor kamu untuk jadi manusia! Nanti kamu lahir melalui keluarga Alessandro ya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siap komandan!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oya ada salam dari Tuhan, katanya hati-hati! Terus jangan lupa denganNYA ya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ohh pastinyo!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tibalah si Babi itu lenyap “wuzzzz!!” meghilang menuju dunia manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“hah! Dasar babi tolol! Liat aja nanti! Lo kata enak jadi manusia! Hahahaha….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Andrei!!” Panggil malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya siap!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Silahkan isi formulir menuju dunia jin ini”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah mengisi formulir dunia jin. Si Andrei ex monyet ini pun langsung bergegas menuju dunia jin “Wuzzzz!!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arip Pirosa,&lt;br /&gt;Jakarta,&lt;br /&gt;16 Februari 2010.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-3362193100900045609?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/3362193100900045609/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/02/cerpen-manusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/3362193100900045609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/3362193100900045609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/02/cerpen-manusia.html' title='CERPEN :  MANUSIA'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-8451721839786482275</id><published>2010-02-09T06:47:00.000-08:00</published><updated>2010-02-09T06:53:30.334-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>CERPEN : DI BUNGKAM ALIEN !</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cdiaznet%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="State"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Calibri; 	mso-font-alt:"Century Gothic"; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Seorang wanita setengah baya bernama Suci berjalan gontai tak tentu arah. Ia mencari Ibunya yang bernama Marsinah, yang tiba-tiba menghilang begitu saja saat &lt;i style=""&gt;alien&lt;/i&gt; meng-invasi Negeri ini beberapa puluh tahun lalu. Dulunya Marsinah adalah seorang aktifis manusia anti &lt;i style=""&gt;alien&lt;/i&gt;, Dia menentang keras invasi &lt;i style=""&gt;alien &lt;/i&gt;di Negeri ini yang banyak merugikan manusia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Beberapa puluh tahun yang lalu, sekitar tahun 60an, &lt;i style=""&gt;alien&lt;/i&gt; mulai masuk meng-invasi Negeri ini, mereka melakukan tindakan semena-mena terhadap manusia. Semuanya di jarah dan di curi oleh &lt;i style=""&gt;alien &lt;/i&gt;dari tangan manusia, seperti harta, kekuasaan, bahkan nyawa manusia pun bisa hilang bila mencoba untuk berontak, seperti yang di lakukan Masrsinah ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Suci terpisah dari Ibunya, saat Ia berusia 5 tahun. Selama ini Suci hidup dan di besarkan oleh Pamannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;“Carilah Ibumu Suci! Cari tahu semua kebenarannya! Setidaknya temukan bangkai Ibumu dan jerat para &lt;i style=""&gt;alien&lt;/i&gt; terkutuk itu ke Mahkamah Galaxy!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;“Iya Paman! Tapi bagaimana caranya!? Aku tak punya kekuatan untuk itu!?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;“Ini sudah zaman kebebasan! Sudah 12 tahun &lt;i style=""&gt;Alien&lt;/i&gt; kita usir dari Negeri ini! Dan temuilah Mas Mudir. Dia adalah seorang aktifis, sama seperti Ibumu! Temuilah dia anakku! Dia tinggal di daerah timur Negeri ini.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Dengan modal nasehat dari Pamannya tersebut, Suci menempuh perjalanan jauh ke timur, dan akhirnya Ia bertemu dengan Mas Mudir. Ia menceritakan semua kejadian yang menimpanya kepada Mas Mudir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;“Wah, harus di tindak lanjuti! Memang agak berat kawan! Walau para &lt;i style=""&gt;alien&lt;/i&gt; sudah pergi dari Negeri ini, tetapi benih-benih &lt;i style=""&gt;alien&lt;/i&gt; yang di tanam dalam rahim manusia saat invasi waktu itu, telah berbuah sekarang, dan menghasilkan &lt;i style=""&gt;alien&lt;/i&gt; berbentuk manusia! Kita harus hati-hati kawan! Kita tak &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; pernah tahu yang mana manusia, dan yang mana &lt;i style=""&gt;alien&lt;/i&gt; di zaman sekarang ini! Tapi, aku tak &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; pernah takut! Kebenaran harus di tegakkan, walau nyawa taruhannya!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Dengan semangat berapi-api, akhirnya mereka bedua mulai melakukan investigasi. Mereka mulai melakukan diplomasi ke berbagai pihak. Mengirim email ke Mahkamah Galaxy yang berada di planet Jupiter. Selain itu mereka juga meminta dukungan pemerintah Negeri ini untuk meminta &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; izin terbang dan paspor menuju planet antah berantah dimana &lt;i style=""&gt;alien&lt;/i&gt; tinggal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Dengan modal tersebut, akhirnya mereka pun mulai berangkat melakukan investigasi ke Negeri &lt;i style=""&gt;alien&lt;/i&gt; dengan menggunakan rocket luar angkasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;“Selamat datang di Rocket Space Lines! Nyonya dan Tuan mau minum apa?” Sahut sang Pramugari Rocket luar angkasa tersebut kepada mereka berdua.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;“Apa saja boleh!” Jawab Mudir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sementara itu di Bumi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;“&lt;i style=""&gt;Tutttt… tuttttt… klikkk…&lt;/i&gt; Halo Letnan Jendral &lt;i style=""&gt;Alien!&lt;/i&gt; Semuanya akan kami atur! Mereka akan membiru tragis sebelum tiba disana!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;“Bagus! Lanjutkan dinastiku! Walau rezim kami tak lagi berkuasa di Negerimu, tapi kami percaya kamu bisa melanjutkannya! Buat manusia-manusia Negerimu mempercayaimu dengan citra-citra positif kamu. Bungkam semua musuh-musuh kita! Lanjutkan! Hahahaha….. tut tut tut tut tut……..”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Beberapa hari kemudian, tersiar kabar bahwa Mudir dan Suci telah tewas secara mengejutkan di dalam Rocket luar angkasa tersebut. Tubuh mereka di temukan membiru tragis. Menurut otopsi yang di lakukan oleh pihak kepolisian, mereka berdua tewas karena di racun di udara. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sampai sekarang kasus pembunuhan tersebut tidak ada kelanjutannya. Pemerintah seakan bungkam seribu bahasa. Polisi pun serasa malas menindak lanjuti kasus ini. Sementara orang-orang yang mencoba melakukan investigasi terhadap kematian mereka bedua, mendapat terror gelap.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Namun tak sedikit pula orang-orang yang tak takut untuk terus melanjutkan perjuangan Mudir dan Suci dalam menginvestigasi para &lt;i style=""&gt;alien&lt;/i&gt;. Mereka menganggap kematian Mudir dan Suci bukanlah akhir, tetapi adalah awal untuk menegakkan keadilan di Negeri ini! Dan kematian mereka adaah suatu tanda bahwa Negeri ini belum benar-benar bersih dari para &lt;i style=""&gt;alien&lt;/i&gt; yang sebelumnya berkuasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Arip Pirosa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Selasa, 9 February 2010.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-8451721839786482275?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/8451721839786482275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/02/cerpen-di-bungkam-alien.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/8451721839786482275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/8451721839786482275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/02/cerpen-di-bungkam-alien.html' title='CERPEN : DI BUNGKAM ALIEN !'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-7814966820669901812</id><published>2010-02-03T07:55:00.000-08:00</published><updated>2010-02-03T07:56:02.202-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Puisi Seorang Koruptor</title><content type='html'>Rampas!!&lt;br /&gt;Sikat semua jangan ada bekas..&lt;br /&gt;Tak peduli si Budi menangis..&lt;br /&gt;Rebut mimpinya dengan bengis..&lt;br /&gt;Biarkan dia menjadi pengemis..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bungkam!!&lt;br /&gt;Serahkan cicak pada buaya..&lt;br /&gt;Jangan ada yang bersuara..&lt;br /&gt;Nanti kita bagi-bagi harta..&lt;br /&gt;Tak akan ada yang jadi tersangka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rayakan!!&lt;br /&gt;Kemenangan jadi milik kita..&lt;br /&gt;Keluarga makmur rakyat sengsara..&lt;br /&gt;Tak usah khawatir masuk penjara..&lt;br /&gt;Kita akan karaoke bersama Artalita..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-7814966820669901812?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/7814966820669901812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/02/puisi-seorang-koruptor.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/7814966820669901812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/7814966820669901812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/02/puisi-seorang-koruptor.html' title='Puisi Seorang Koruptor'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-9129920184681843947</id><published>2010-02-03T07:51:00.000-08:00</published><updated>2010-02-03T07:54:24.730-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Memperingati 100 Hari kepemerintahan SBY-Boediono (Mosi Tidak Percaya!)</title><content type='html'>Mosi Tidak Percaya muncul dari pandangan Masyarakat terhadap kepemimpinan SBY-Boediono. Disini gw mau mencoba melihat apa aja sih yang telah terjadi dalam masa kepemimpinan 100 hari SBY-Boediono? Kenapa Rakyat sudah Tak Percaya lagi dan menyatakan SBY Gagal!?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam masa pemerintahannya yang baru berjalan 100 hari saja, Bapak Presiden tercinta kita telah melakukan beberapa Hegemoni, dan di bawah ini adalah beberapa Hegemoni yang gw amati selama 100 hari kepemimpinan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. Cekidot!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Hegemoni terhadap Oposisi Politik (Mencoba menggaet Golkar sebagai koalisi dan menjadikan dedengkot PDI-P menjadi ketua MPR yang secara logika gak mungkin jumlah PDI-P yang minoritas bisa menempatkan Bapak Taufik Kiemas sebagai ketua MPR RI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Hegemoni terhadap Oposisi di luar Politik, yaitu Kriminalisasi KPK (Konspirasi Antasari Azhar hingga penangkapan terhadap Bibit-Chandra di Bungkam!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Hegemoni terhadap duit rakyat, dengan menguapnya dana talangan Century yang merugikan Negara Rp.6,7 T (Baru-baru ini SBY and the gank sepertinya menggunakan strategi Cicilia, yaitu mengorbankan seseorang untuk “mencuci tangannya”, yaitu tiba-tiba kok pengusaha bengkel mobil bisa dapet dana nyasar Century sebesar Rp. 30 M, kalo begitu kok baru ketauan sekarang, saat dimana SBY and the genk semakin terpojok? Hmm..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Hegemoni kekayaan dan social, dengan memperjarak kedekatannya dengan rakyat (Rakyat naek Bajaj, pejabat naek Toyota Crown Royal Shalom. Dari pada beli mobil mewah buat yang kehidupannya emang udah mewah, kenapa gak di pake duit itu buat Relokasi korban Gempa ataupun Lapindo yang belum selesai-selesai. Masih banyak kan tuh yang Rakyat miskin ataupun pedalaman yang harus di perhatikan ketimbang beli mobil mewah tersebut. Selain itu Mafia Hukum semakin menjamur, Artalita yang merugikan Negara karena kasus BLBI pun asik karaoke-karaoke dan ajojing-ajojing ria di tahanan, sedangkan Nenek-nenek yang di tuduh maling kapas yang gak merugikan Negara sepeser pun harus meringkuk di tahanan bareng kecoak-kecoak yang sedang berajojing ria)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Hegemoni kesejahteraan rakyat (Harga bahan pokok gak mengalami penurunan, tak berpihak dengan rakyat kecil. Penggusuran dimana-mana, dll)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Hegemoni terhadap kebebasan berpendapat, dengan melarang buku George tentang Gurita Cikeas (SBY dkk merasa dirinya terancam dengan data-data yang dapat menyudutkan dirinya tentang fakta-fakta kucuran dana Century yang masuk ke dompet cikeas and the gank, kalo merasa gak bersalah, lantas kenapa harus di larang?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Hegemoni tokoh baik atau pencitraan baik, dengan merasa terzolimi sendiri oleh para Oposisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Hegemoni Rakyat, dengan gak terima dengan Mosi Tak Percaya dan Pemakzulan yang akan di lakukan oleh Rakyat terhadap dirinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, itulah fakta-fakta yang terjadi selama 100 hari kepemimpinan SBY-Boediono. Bila kejaidan dan masalahnya seperti ini, yaitu Hegemoni, kita langsung teringat dengan kepemimpinan Soeharto dalam Orde Baru. Mungkinkah ini merupakan ORBA Jilid 2? Bila kita lihat dalangnya memang berbeda, konsep juga jelas berbeda, namun jalurnya sekarang lebih bersih, dengan siasat muka dua, topeng malaikat di gunakan untuk mernutupi wajah iblisnya, lebih mending rezim ORBA, disana Soeharto tak menyembunyikan keganasannya. Jelas sekali sekarang ini lebih berbahaya dari rezim ORBA, Rakyat seakan di nina bobokan dengan cerita-cerita melankolis seperti di sinetron-sinetron layar kaca saat ini, Rakyat tak sadar bahwa mereka sedang di tikam dari belakang. Rakyat yang tadi kagum dengan sosok Romeo, kemudian mereka tak tahu bahwa di belakang mereka, sang Romeo tersebut adalah sebuah Iblis yang di buru oleh Jibril.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sangat jelas sekali bila Rakyat Indonesia pada tanggal 28 Januari ini, bertepatan dengan 100 hari kepemimpinan SBY-Boediono, melakukan aksi demonstrasi utuk menyatakan SBY-Boediono gagal dan di minta untuk segera mundur! Rakyat mempunyai Hak untuk menuntut Pemakzulan dan menyatakan Mosi Tak Percaya kepada Presiden. Seperti mengutip lagu dari Efek Rumah Kaca yang berjudul Mosi Tidak Percaya : “Kalau kami tak percaya, lantas kau mau apa? Kau tak berubah, selalu mencari celah. Jelas kami marah, kamu di percaya susah. Ini Mosi Tidak Percaya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya SBY malu, rakyatnya sendiri sudah tak percaya lagi dengannya. Bila dia gentle seperti Opa Soeharto, seharusnya dia mundur. Dan gw mengutip dari pernyataan Jubir Presiden, Bung Pasha, dia mengatakan, “2000 orang yang akan berdemo jelang 100 hari masa kepemimpinan SBY-Boediono ini tak bisa mewakili seluruh Rakyat Indonesia!” Hei Bung! Buka mata anda, liat siapa 2000 orang itu? Itu semua Rakyat Indonesia, walaupun tidak semuanya turun kejalan, tapi 2000 orang itu mewakili aspirasi sebagian besar Rakyat Indonesia untuk menuntut SBY-Boediono mundur karena gagal! Karena aspirasi Rakyat yang seharusnya disampaikan oleh para Wakil Rakyat di Senayan, malah tak di terima oleh Presiden and the genk! Karena DPR sekarang seperti di nina bobokan oleh Pemerintah yang berkuasa saat ini, kurang garang, liat aja kasus Century gak selesai-selesai? Dan lihat juga siapa yang turun ke jalan? Itu semua adalah elemen Masyarakat yang peduli dengan Rakyat. Rakyat yang di zolimi, dan siapa Rakyat yang di zolimi tersebut? Rakyat-rakyat seperti buruh, petani, dan rakyat-rakyat miskin lainnya. Rakyat disini bukanlah Rakyat yang mengendarai Camry atau Mercy, karena Rakyat yang seperti itu tidak akan di zolimi oleh Pemerintah, karena Rakyat seperti itu adalah Pren atau CS Pemerintah, makanya gak akan pernah di rugikan dan gak mau menggulingkan Pemerintah. Yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin. Dan bila Bung Pasha mau lebih dari 2000 orang untuk berdemo? Mungkin semua Rakyat Indonesia bisa turun lebih banyak lagi suatu hari nanti! Dan ingat! Kita sebagai Rakyat mempunyai Hak atas Mosi Tak Percaya terhadap Presiden!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-9129920184681843947?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/9129920184681843947/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/02/memperingati-100-hari-kepemerintahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/9129920184681843947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/9129920184681843947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/02/memperingati-100-hari-kepemerintahan.html' title='Memperingati 100 Hari kepemerintahan SBY-Boediono (Mosi Tidak Percaya!)'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-7685804676506128841</id><published>2010-02-03T06:44:00.000-08:00</published><updated>2010-02-03T06:45:33.003-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>AYU DAN KOMO - DONGENG SEBELUM BERCINTA II  (KONSPIRASI!)</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cdiasnet%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="State"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Calibri; 	mso-font-alt:"Century Gothic"; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Di suatu malam, di atas ranjang dalam sebuah kamar. Aku dan Ayu sedang tidur-tiduran sambil menonton TV. Kami menyaksikan program berita tentang kasus kriminalisasi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;“Aku sangat prihatin dengan keadaan Negeri ini! KPK di kriminalkan! Bagimana cara mereka untuk menangkap koruptor? kalau pimpinan mereka satu persatu menjadi tersangka!” Keluh Ayu padaku.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;“Akan ku dongengkan sesuatu padamu sebelum kita bercinta, ini tentang Konspirasi! &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Kenapa harus dongeng melulu sih? Dasar orang melayu!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Karena ketika kebenaran di bungkam oleh kenyataan. Dongeng harus bicara menceritakan kebenaran!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Aku pun mulai menceritakan cerita tentang konspirasi untuk Ayu. Anton Azrul namanya, namun dia sering di sapa dengan Bang Azrul. Dia adalah ketua Komisi Koruptor Harus Mati (KKHM) di Negeri antah berantah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;“Selamat ya pak atas keberhasilan anda dalam menangani berbagai kasus korupsi di Negeri ini!” Sahut salah seorang wartawan dalam acara jumpa pers di halaman gedung KKHM.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Ya. Itu semua juga berkat dukungan dari rekan-rekan media dan masyarakat untuk membantu kinerja Komisi Koruptor Harus Mati selama ini!” Jawab Bang Azrul dengan wajah berseri-seri.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Prestasi terbaik KKHM tahun ini adalah keberhasilan mengungkap kasus korupsi yang melibatkan Antonio Pahon, Ia merupakan menantu Presiden Bapak Suroso, orang nomor satu di Negeri ini! Apakah Bapak Suroso marah kepada anda, karena menantunya ditangkap oleh KKHM?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Oh tidak sama sekali! Anda semua &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; tahu, kalau Bapak Suroso sangat mendukung aksi kami dalam memberantas korupsi!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Oke, sesi tanya jawabnya sekian! Terima kasih teman-teman wartawan atas apresiasinya!” Sambung sang ajudan Bang Azrul kepada para wartawan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Setelah melakukan sesi konfrensi pers di siang hari, malam harinya Bang Azrul pun langsung mengadakan pesta keberhasilannya di sebuah restoran bintang &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Suasana cukup meriah sekali, banyak orang yang datang, dari keluarga, rekan kerja, pers, dan berbagai LSM anti korupsi pun datang meramaikan pesta ini&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;“Can’t buy me love… Everybody tells me so… Can’t buy me love… No, no, no, no, no, no...”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Alunan music The Beatles yang di bawakan oleh sebuah band sewaan mengalun menambah meriah suasana. Dimana-mana orang tertawa terbawa suasana meriahnya pesta. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang asik mengunyah makanan dari hidangan satu ke hidangan yang lain. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; soerang lelaki berbadan tegap dengan wibawa yang menandakan dia seorang pejabat sedang berbicara kepada beberapa orang yang tampak seperti bawahannya yang terlihat seperti sekumpulan orang penjilat, dengan kata lain, “bila bos senang, apapun kami laukan” kira-kira seperti itulah gambaran muka-muka penjilat terseut. Bang Azrul sendiri pun sedang sibuk di wawancarai oleh beberapa wartawan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Malam pun semakin larut. Bang Azrul pun bergegas pulang. Ia mengendarai mobil sedan Toyota Camry. Ia pulang sendirian, tanpa di temani supir. Namun di tengah perjalanan, Ia mendapati seorang wanita yang ingin bunuh diri dengan cara memalang di depan mobil Bang Azrul. Beruntung, Bang Azrul tidak mengemudi dengan ngebut, Ia pun langsung menyadari bahwa ada seorang wanita yang menghalangi jalannya. Ia pun turun dan menghampiri wanita tersebut. Setelah melakukan perbincangan, akhirnya Bang Azrul pun berhasil merayu wanita itu untuk ikut bersamanya dan tidak jadi bunuh diri. Wanita itu bernama &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Rini&lt;/st1:city&gt;, &lt;st1:state st="on"&gt;Ia&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; mengaku ingin bunuh diri karena suaminya sangat galak padanya. Rini sangat cantik, kulitnya putih, rambutnya panjang, hidungnya mancung, dan wajahnya mirip seperti artis Tamara Blezenski.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Maukah anda membawaku ke sebuah hotel Bang? Aku sangat lelah sekali hari ini, Aku tak mau pulang!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Hotel? Hmm… Baiklah, malam ini saja ya, besok kau ku antarkan ke kantor polisi untuk melaporkan suamimu. Ok?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tibalah mereka berdua di sebuah hotel melati di kawasan pinggiran &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Mereka berdua pun check in bersama di sebuah kamar hotel tersebut. Di dalam kamar, Rini terus menggoda Bang Azrul dengan sangat sensual. Bang Azrul pun tidak tahan melihat godaan Rini. Ia pun langsung membuka bajunya, dan menghampiri Rini dan memeluk kemudian menciumnya. Mereka berdua pun bercumbu bersama di atas ranjang kamar hotel tersebut. Setelah puas bercumbu sekitar dua jam lebih, mereka berdua pun rebahan bersama di atas ranjang tersebut. Namun tak lama kemudian pintu kamar mereka ada yang mendobrak.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Dasar kau pelacur! Sedang apa kau disini?” Teriak seorang lelaki yang bernama Nasution Zulfikar. Ia merupakan Direktur Utama PT. Elang Banjar.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Hei siapa kau?” Teriak Bang Azrul sambil menutupi badannya dengan selimut.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Aku suaminya! Oww jadi ini simpananmu? Seorang ketua KKHM?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Hei tunggu-tunggu! Ini semua salah paham!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Rini pun bergegas mengenakan bajunya. Ia pun langsung lari keluar hotel sambil menangis. Nasution dan Bang Azrul pun terlibat adu mulut.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Hei bung! Reputasimu sebagai ketua KKHM akan hancur mulai malam ini! Bila kau mau damai, serahkan uang sebesar satu triliun rupiah padaku!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Kau coba memerasku bung!?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Terserah kau saja! Bila reputasimu mau hancur, silahkan! Hahaha…”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Nasution pun langsung bergegas pergi meninggalkan Bang Azrul sendiri di kamar hotel. Bang Azrul pun tampak kesal dan menyesal.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Keesokan harinya, di kantor KKHM, Bang Azrul tampak murung dengan kejadian yang menimpanya. Ia sedang duduk di ruang dinasnya sambil melamun. Tiba-tiba handphone Bang Azrul berdering. Bang Azrul pun terkaget. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bergegas&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:state st="on"&gt;Ia&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; mengambil handphonenya yang berada di atas meja kerjanya tersebut. Tertulis private number dari layar handphone Blackberry Bang Azrul itu. Ia pun mengangakat telepon tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Halo siapa ini?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;“Hei masih ingat denganku Bang? Ingat kau masih punya hutang satu triliyun padaku! Waktumu tiga hari untuk menyerahkannya padaku! Hahaha… Tut tut tut tut…”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Bangsat!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sudah satu hari waktu berlalu. Bang Azrul pun merasa tertekan dan tampak stress dengan kejadian ini. Kemudian di saat Ia sedang makan malam bersama keluarganya di rumah, Ia mendapati telepon dari seseorang yang mengaku anggota salah satu LSM anti korupsi di Negeri ini. Ia mengaku mengetahui apa yang sedang terjadi pada Bang Azrul. Ia mengajak Bang Azrul untuk bertemu di suatu tempat esok harinya, guna membantu Bang Azrul menyelesaikan masalah ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tibalah Bang Azrul di sebuah café ternama untuk bertemu dengan orang yang kemarin meneleponnya. Orang itu bernama Wandi, Dia mengaku sebagai salah satu anggota LSM anti Korupsi, Dia berjanji akan membantu Bang Azrul dalam menyelesaikan masalahnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;“Bagaimana kabarnya Bang?!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Sudah jangan banyak basa-basi, kita selesaikan masalah ini secepatnya, Aku sudah pusing dengan masalah ini! Jadi, rencana apa yang ingin kau jalankan dalam menyelesaikan masalah ini?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Oke Bang! Jadi begini rencananya ……………”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;“It's been a hard day's night, and I've been working like a dog… It's been a hard day's night, I should be sleeping like a log………….”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Alunan lagu The Beatles yang di nyanyikan sebuah band sewaan di café tersebut menyamarkan perbincangan serius antara Bang Azrul dan Wandi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;“But when I get home to you, I find the things that you do... Will make me feel all right… You know I feel all right… You know I feel all right! Thank You!”&lt;/i&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Selesainya lagu Hard Day’s Night dari The Beatles yang di bawakan oleh band sewaan café ini, juga menandakan selesainya pula perbincangan antara Bang Azrul dengan Wandi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Oke. Terima kasih sobat! Tapi ingat! Aku tak mau ada yang tewas!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Tenang saja Bang! Semuanya pasti beres! Aku &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; pendukung KKHM! Aku gak mau KKHM hancur karena kasus yang membelit Abang!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Baiklah kalau begitu, Aku tunggu kabar darimu lagi”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dua hari kemudian Bang Azrul yang sedang berada di ruangan dinasnya sedang menonton televisi. Ia sedang asik menonton sebuah debat politik di salah satu stasiun televisi. Sudah dua hari ini dia kembali ceria.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Sudah dua hari ini si Bangsat Nasution itu tak pernah menghubungiku lagi! Nampaknya Wandi telah berhasil bernegosiasi dengannya”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;“Breaking News siang ini! Pemirsa, telah terjadi pembunuhan terhadap Direktur Utama PT Elang Banjar. Bapak Nasution Zulkifar! Ia di temukan tewas tertembak di dalam mobilnya…………….”&lt;/i&gt; Suara pembawa acara berita di televisi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Apa? Nasution tewas?” Bang Azrul pun terkaget seakan tak percaya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;“Saat ini polisi sedang memintai keterangan dari berbagai saksi di lapangan mengenai pembunuhan ini……………..”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Ah Wandi goblok! Kenapa harus di bunuh! Bangsat juga tuh orang!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bang Azrul pun langsung mencoba menghubungi Wandi melalui handphonenya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;“Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif………………”&lt;/i&gt; Terdengar suara mesin penjawab otomatis yang memberitahukan HP wandi sedang tidak aktif.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Bangsat! Kenapa bisa jadi seperti ini!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bang Azrul pun langsung bergegas meninggalkan kantor KKHM. Ia tampak stress dan panic karena kejadian ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Lalu bagaimana kelanjutan ceritanya?” Tanya Ayu kepadaku&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Pada suatu hari, Polisi berhasil menangkap dua orang yang membunuh Nasution. Dari keterangan keduanya, mereka disuruh oleh Wandi. Kemudian Polisi mendapati bahwa Wandi telah di temukan tewas di rumahnya dengan sangat misterius. Polisi yang sedang menyelidiki rumah Wandi, mendapati bukti kuat, yaitu HP Wandi yang memuat SMS kepada Bang Azrul, tentang rencana pembunuhan ini. Dengan bukti tersebut, Polisi langsung menangkap Bang Azrul. Bang Azrul sendiri merasa tidak bersalah, Ia merasa dirinya sebagai korban konspirasi. Dan hanya Rini lah saksi kunci yang bisa menyelamatkan Bang Azrul dari konspirasi ini”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Lalu, siapa yang merencanakan atau dalang dari konspirasi ini Komo?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Sudahlah, kurasa semua orang dan termasuk kau juga sudah tau jawabannya!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Suroso kah?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Menurutmu?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Iya menurutku dia! Karena menantu dari Suroso &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; di tangkap oleh KKHM! Jadi disini dia ingin balas dendam kepada KKHM. Dan cara pertama adalah melakukan konspirasi ini! Iya &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; Komo?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Tak penting aku menjawabnya! Semua itu hanyalah dongeng sebelum bercinta”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Ow iya! Tapi apakah cerita dongeng tentang konspirasimu itu sama dengan kisah kriminalisasi terhadap KPK sekarang ini? Apakah benar para petinggi KPK menjadi korban konspirasi? Cepat beri tahu Aku Komo?!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Sudahlah Ayu! Kurasa semua masyarakat sudah cukup pintar untuk menganalisa kejadian itu! Jadi buat apa kita ikut campur? Lebih baik kau buatkan aku telur setengah matang sebelum kita mulai bercinta malam ini”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Dasar Hyper Sex! Setiap hari bercinta mulu!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Namanya juga orang melayu! Suka yang mendayu-dayu”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kami berdua pun tertawa bersama di dalam kamar yang hanya berukuran 24x24 dan hanya di sinari oleh lampu bolham berdaya 5 watt itu. Karena perbincangan tentang konspirasi tadi, kami berdua jadi berfikir, apakah kami juga merupakan korban konspirasi? Ya mungkin juga, yaitu konspirasi social masyarakat yang memandang rendah seorang Gay dan Waria karena kami memiliki jiwa feminim.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;Arip Pirosa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right;" align="right"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;b style=""&gt;Jakarta&lt;/b&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;b style=""&gt;,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;Rabu, 3 Februari 2010.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-7685804676506128841?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/7685804676506128841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/02/ayu-dan-komo-dongeng-sebelum-bercinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/7685804676506128841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/7685804676506128841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/02/ayu-dan-komo-dongeng-sebelum-bercinta.html' title='AYU DAN KOMO - DONGENG SEBELUM BERCINTA II  (KONSPIRASI!)'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-443501100349252015</id><published>2010-01-19T00:17:00.000-08:00</published><updated>2010-01-20T05:32:37.930-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Cerpen : Dongeng sebelum bercinta (Komo dan Ayu, sekuel III)</title><content type='html'>Di suatu malam, di atas ranjang dalam sebuah kamar 24x24, aku dan Ayu sedang tidur-tiduran sambil menyaksikan televisi bersama-sama. Kami menyaksikan program berita di televisi yang sedang ribut tentang kasus Century.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Komo!” Tiba-tiba Ayu mengalihkan pandanganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya, ada apa sayang?” Ku sapa dia dengan senyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ah bosan nih!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bosan dengan orang-orang munafik di televisi ini! Maukah kau menceritakan seseorang yang sangat menarik untukku?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa aja”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oke. Mau aku ceritakan tentang filsuf jagoan Plato dari yunani kuno, Karl Marx sang komunis radikal, atau tentang Ideologi Gramsci?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ah, gak mau. Aku mau kamu ceritakan tokoh di Indonesia aja”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oww.. Siapa ya?” Aku pun terfikir sejenak, apakh ada orang atau tokoh yang ingin ku ceritkan pada Ayu, agar dia tidak bosan. Tiba-tiba aku terfikir seorang tokoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oya ada nih. Denger ya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ada deh, coba tebak ya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya” Ayu tersenyum sambil menyingkap tidurnya ke arah ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oke. ehem..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosoknmya sangat wibawa, walau pun berkuasa, dia tidak memandang perbedaan sebagai hal yang harus di perdebatkan, dia menyatukan perbedaan itu menjadi sebuah keindahan. Penampilannya sangat nyentrik dan eksentrik. Dia pernah di bilang sesat dan menghina Islam oleh segelintir orang yang mengaku sangat beragama. Sosoknya sangat kontroversial, karena banyak pernyataanya yang di salah tafsirkan oleh banyak orang. Dia adalah seorang muslim yang taat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hmm kayanya aku tau deh? Tapi siapa ya? Syekh Siti Jenar bukan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hmm.. hampir tepat. Aku lanjutin ya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oke”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia bertubuh besar, gembul, dia merupakan seorang pemimpin besar, organisasinya merupakan yang terbesar di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh aku tau! Semar bukan?” Potong Ayu di tengah ceritaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yap seperti tiu juga, tapi bukan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yahh.. Siapa ya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia di gulingkan oleh pemerintahannya sendiri, dia tak di hargai oleh pemerintahannya sendiri, dia di khianati, padahal dia adalah seorang Presiden, namun dia di anggap menyimpang dan akhirnya harus di eksekusi. Secara fisik dia di anggap sebelah mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh aku tau! Gusdur kan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yap betul”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosok Gusdur mengingatkanku pada sosok Semar, seorang tokoh perwayangan dari Jawa, dia memang tercipta dengan sosok yang tak sempurna, tapi dia mempunyai kekuasaan dan andil yang cukup luar biasa. Lihat Gus Dur, Dia mempunyai barisan NU yang merupakan salah satu organisasi Islam terbesar di dunia, Dia juga mempunyai andil besar bagi Negara ini, dia menyatukan masyarakat Indonesia dari berbagai golongan, oleh karena itu, dia di juluki bapak pluralisme Indonesia. Dia pun terkenal tak pernah basa-basi dan tak suka korupsi. Saat dia melihat ada peluang korupsi cukup besar di Departemen Sosial, dia lantas langsung membubarkan Departemen tersebut. Selain itu, dia juga membubarkan Departemen Penerangan, dia beranggapan bahwa siaran dan informasi adalah milik masyarakat, bukan milik pemerintah, karena masyarakat berhak mendapatkan segala informasi. Sungguh pemimpin yang egaliter, sangat merakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi kenapa dia bisa di singkirkan? Padahal dia adalah sosok yang baik?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah tadi, sama seperti Semar yang merupakan sebuah misteri, rahasia Sang Pencipta. Rahasia tersebut akan disembunyikan kepada orang-orang yang egois, tamak, iri dengki, congkak dan tinggi hati, namun dibuka bagi orang-orang yang sabar, tulus, luhur budi dan rendah hati. Jadi sosok Gus Dur yang sebanarnya tak akan terlihat oleh orang-orang seperti tadi, tapi sebaliknya, bagi orang-orang yang baik, sosok Gus Dur akan tampak. Oleh karena itu Gus Dur sering di pandang sebelah mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berarti kebanyakan orang Indonesia adalah orang-orang yang egois, tamak, iri dengki, congkak dan tinggi hati? Makanya dia tidak dapat melihat sosok Gus Dur?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya gitu deh!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu Semar juga selalu hadir apabila Negeri ini sedang mengalami masalah, Gus Dur hadir pada saat yang tepat, pada saat Orba berkuasa, Dia muncul sebagai tokoh Reformasi, memberikan pencerahan pada semua orang, membebaskan dari belenggu Hegemoni penguasa Orba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oww begitu ya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya, selain Semar, Gus Dur juga mengingatkan ku pada Syekh Siti Jenar, konon Syekh Siti Jenar juga merupakan titisan Semar, seperti yang telah aku ungkapkan sebelumnya, bahwa Semar memang selalu hadir apabila Negeri ini sedang ada masalah, lihat pada zaman itu, Penguasa Demak melaukan Hegemoni besar-besaran di Indonesia setelah mereka berhasil meruntuhkan Majapahit. Raden Fatah selaku Raja Demak saat itu mempunyai bawahan, yaitu para Wali, namun para Wali disini sebenarnya adalah para penguasa, bukanlah mubalig agama Islam sebagaimana yang kita pahami selama ini. Mereka adalah penguasa yang berpihak pada agama Islam dan aktif menyebarkan agama Islam di Jawa. Namun berbeda dengan Syekh Siti Jenar dan Syekh Bentong, mereka berdua bukanlah penguasa. Nah Syekh Siti Jenar ini sebanarnya termasuk dalam jajaran ke Walian, namun dia di anggap sesat karena salah tafsir oleh para Wali, dia di anggap keluar dari syareat Islam, namun sebenarnya Syekh Siti Jenar memang tidak hanya mengajarkan syareat yang sudah palsu karena campur tangan kekuasan Demak, oleh karena itu dia di anggap berbahaya oleh penguasa Demak, makanya dia di Bungkam! Namun Syekh Siti Jenar tidaklah mati saat di eksekusi, dia mukso atau pemisahan jiwa dan raga untuk menyatu denganNYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wah, terus hubungannya sama Gus Dur apa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, Gus Dur, sama-sama di khianati oleh pemerintahannya sendiri, ia di anggap sesat, di anggap membahayakan bagi DPR, makanya ia pun di lengserkan dari jabatannya. Ia selalu di salah tafsirkan, penampilannya yang nyentrik sama dengan Syekh Siti Jenar, dia merupakan orang yang benar-benar beragama, tau bagaimana berhubungan dengan Tuhan dan menjalankan perintah Tuhan yang benar. Dan kematian Gus Dur yang secara tiba-tiba menurutku juga adalah sebuah mukso, walau jiwanya mati, tapi sebenarnya Dia tak akan pernah mati, Dia akan kembali hadir di Negeri ini, entah itu 500 tahun lagi atau entah sampai kapan, atau saat Negeri ini memang benar-benar lagi kacau. Intinya setelah kematian Jenar, Indonesia di Jajah monyet-monyet Belanda hingga berabad-abad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan, mungkinkah nanti sepeninggal Gus Dur, Negeri kita ini juga akan kacau balau?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa tau?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi, apakah mungkin Gus Dur merupakan titisan Semar dan Jenar?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, aku memang tak pernah tau akan itu, tapi coba kita liat 500 Tahun yang lalu atau sekitar abad ke 16, Syekh Siti Jenar (titisan semar) mukso karena berselisih pahan dengan para Wali yang lain, dan ia berjanji akan datang kembali ke dunia nyata ini 500 tahun mendatang. Dan kita tau sekarang adalah abad 21, dan sekarang inilah tepatnya 500 tahun itu. Ya, bila dugaanku benar, Gus Dur adalah titisan Semar dan juga Syekh Siti Jenar. Gus Dur = Semar dan Jenar versi modern abad ke 21. Tapi aku tak tau itu hanya dongeng atau kenyataan, seperti halnya Semar dan Syekh Siti Jenar, mereka hanyalah di anggap dongeng belaka oleh segelintir masyarakat. Tapi terkadang kita tak tau batasan antara kenyataan dan dongeng? Terkadang dongeng adalah sebuah keyataan ketika Ia hidup di dalam diri kita, tetapi kenyataan terkadang hanyalah sebuah dongeng buat kita, karena Ia hidup di luar diri kita. Seperti halnya Tuhan, Dia kita yakini, karena Dia berada di dalam diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ketika kenyataan tidak dapat mengungkapkan kebenaran, dongeng dengan kekuatan imajinasi dan pikiran dapat mengungkap kebenaran yang tersembunyi. Karena dongeng merupakan proses alami imajinasi pikiran kita, bersifat jujur apa adanya. Seperti halnya Gus Dur, dia selalu berbicara jujur apa adanya, karena kejujurannya tersebut, dia tidak mendapat tempat di dunia ini. Ketika orang jujur memang tak dapat tempat di dunia ini, dia akan hidup di dunia dongeng, seperti halnya Semar dan Jenar, dia akan selalu hidup di dalam pikiran kita, hidup dalam dunia dongeng. Tetapi sebaliknya, orang penjilat atau munafik, dia akan mendapat tempat di dunia ini, karena dunia ini penuh dengan kepalsuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berarti kenyataan itu sebenarnya adalah dongeng? Dan dongeng adalah kenyataan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya. Karena dongeng dapat mengungkap kebenaran”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bisa jadi kisah kita ini, Komo dan Ayu adalah sebuah kenyataan? Dan penulis kita ini adalah sebuah Ilusi bagi kita aja”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya. Benar sekali. Bukan kita yang di bentuk oleh dia. Tetapi dialah yang kita bentuk. Kita hidup di dalam pikiran Dia, pemikiran-pemikiran kitalah yang mengendalikan Dia untuk menciptakan kita”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sungguh gila”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sudahlah. Semua itu adalah dongeng sebelum bercinta”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dasar Gay”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku dan Ayu pun langsung bercumbu bersama di atas ranjang itu dengan cahaya redup dari bolham berdaya 5 watt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arip Pirosa&lt;br /&gt;Jakarta, 19 Januari 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-443501100349252015?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/443501100349252015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/01/cerprn-dongeng-sebelum-bercinta-komo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/443501100349252015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/443501100349252015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/01/cerprn-dongeng-sebelum-bercinta-komo.html' title='Cerpen : Dongeng sebelum bercinta (Komo dan Ayu, sekuel III)'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-1679530756795212973</id><published>2010-01-17T06:07:00.000-08:00</published><updated>2010-01-17T06:13:17.372-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Feminisme II'/><title type='text'>CERPEN : Lelah menjadi Lelaki ( Ketika Pria menjadi Korban budaya Patriaki II)</title><content type='html'>"Pah,  beliin aku motor baru donk!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dido merengek padaku di sela makan malam keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya tuh pah beliin, itung-itung hadiah kenaikan kelas Dido” Sahut Istriku, Amel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makan malam yang kami laksanakan di sebuah restoran seafood di daerah Jakarta Selatan itu dilakukan memang dalam rangka kenaikan kelas Dido. Restoran ini memang tarafnya bintang 5, ku lihat daftar menu di restoran ini cukup menguras kantongku, paling murah mungkin hanya es teh manis yang harganya pun tak wajar yaitu mencapai 15ribu rupiah per gelas. Gila memang, sudah gitu Amel dan Dido memesan makanan yang paling special di restoran ini pula, tapi tak apalah, aku tak pernah mengeluh kepada keluargaku, karena aku harus bertanggung jawab memberikan kebahagiaan kepada keluargaku, dan kata semua orang pun seorang Bapak harus bahkan wajib hukumnya untuk memberi nafkah kepada keluarganya. Dalam lamunanku, aku di sadarkan oleh Dido yang kembali merengek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gimana Pah?!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hmm… Memang harus ya? Terus motor Satria F kamu mau di kemanakan? Kan masih bagus?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yah Papah! Satria F udah ga jaman lagi Pah, temen-temen sekolah aku semuanya paa ganti motornya dengan motor CBR Pah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi gaji papah kan gak seberapa Do?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yah, Papah! Masa Papah tega sih ngeliat Dido di ejek sama temen-temen Dido karena masih pake motor yang cemen itu?! ” Keluh Dido sambil manyun ke arah ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya melempar senyum kecil ke arah Dido, agar dia tenang, seakan aku menyetujui permintaannya. Istriku pun hanya diam saja sambil dengan lahapnya menyantap gurame saus tiram dalam piring keduanya itu, Ia tak membelaku sama sekali, saat aku di serang dengan permintaan anakku yang sangat tak masuk akal itu. Aku sempat berfikir, enak sekali ya jadi wanita dan menjadi seorang istri, hanya diam dirumah saja, menunggu suaminya pulang, dan meminta uang untuk keperluan perawatan tubuhnya, padahal kan yang dia pakai adalah uang hasil keringat aku. Tapi mau apa lagi? Aku hanya bisa mengikuti aturan social bahwa seorang lelaki haruslah kuat dan mencari nafkah untuk keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pelayan, Tolong minta bill donk!” Sahut Istriku sambil melambaikan tangannya ke arah pelayan lelaki yang berada di depan meja kasir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pah, aku permisi sebentar ya, mau ke toilet sebentar”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oke sayang”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun menatap Istriku yang tampak gemuk yang sedang berjalan ke arah toilet, dan aku juga melihat seorang lelaki pelayan restoran ini, ku lihat dia bekerja dengan raut muka yang lelah sekali, dengan ikat kepala dan membawa nampan yang berisi makanan mahal itu, Ia bekerja cukup keras sekali, dan aku berfikir apakah anaknya dirumah minta di belikan motor CBR juga seperti Dido sehingga dia bekerja cukup keras sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lihat pelayan itu Do, coba lihat kalau Papah bekerja seperti itu? Apakah mungkin kamu memnita motor CBR baru pada Papah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Ya tetap saja, kan dia juga seorang Bapak, ya dia harus menafkahi segala kebutuhan keluarganya?” Jawab Dido dengan yakin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ternyata tak enak sekali ya menjadi seorang lelaki?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iyalah Pah! Itu sudah menjadi kewajiban seorang laki-laki untuk menafkahi perempuan dan juga keluarga. Dido aja malu kalau sampai gak bayarin pacar Dido makan dan nonton kalau kita lagi pacaran”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Memang malu sama siapa Do? Kok bisa gitu ya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya dari sononya lah Pah! Karena kata Pak Guru, laki-laki itu harus kuat dan harus bisa melindungi wanita. Gimana sih Papah ini? Kok tiba-tiba bertanya seperti itu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gak kok, gak kenapa-kenapa. Papah cuma heran aja, kenapa beban ini gak di tanggung kepada perempuan saja?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yaelah Pah! Kan udah Dido bilang, kalo perempuan itu lemah, mereka gak mungkin bisa di bebani hal-hal seperti laki-laki, dan kita bukan laki-laki sejati bila kita berprilaku seperti perempuan!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Oww gitu yah? Bukannya perempuan itu lebih kuat daripada laki-laki?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Loch?! Kuat darimananya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“IYa, melahirkan anak, itu buktinya. Seperti Ibu kamu ini, itu perjuangan menantang maut banget loch, tanpa ada latihannya, bukankah itu menandakkan bila perempuan itu kuat?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalo hal yang itu lain ceritanya Pah! Pokoknya perempuan itu lemah deh! Mereka suka banget nangis”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Loch, Dido kan juga pernah nangis? Berarti Dido perempuan juga donk?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Enak aja…….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maaf tuan, semuanya jadi 2 juta sembilan ratus sembilan puluh sembilan rupiah” Sela sang pelayan pria di tengah-tengah obrolan aku dan Dido seraya menyerahkan bon ke arah ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun terkaget dengan jumlah harga makanan yang kami makan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh, oke. Ini saya bayar dengan kredit card aja ya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baik pak, tunggu sebentar ya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pelayan berjalan membawa credit card ku ke arah kasir untuk menggeseknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oya Do. Papah bicara seperti itu tadi, agar kelak kamu siap dan mungkin bisa berfikir kenapa laki-laki harus wajib menafkahi keluarga, kenapa harus menjadi kepala keluarga? Memang gak bisa ya lelaki menjadi Bapak rumah tangga? Sebenarnya budaya Patriaki yang di banggakan oleh lelaki dapat merugikan lelaki itu sendiri! Makanya janganlah kita menghina dan mencap wanita itu lemah, karena sesungguhnya, lelaki pun  juga lemah apabila budaya Patriaki masih bisa belum di hilangkan. Sebenarnya perempuan dan lelaki derajatnya sama, tidak ada bedanya, dan kita sama-sama menjadi korban Patriaki”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Patriaki? Maksudnya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sudahlah! Nanti kamu juga mengerti”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam semakin larut, bunyi jangkrik pun menambah suasana sunyi malam itu, kecoa pun berterbangan kesana kemari, Ayu pun semakin lengket memelukku sambil tiduran di ranjang, Ia serius dan simpati mendengar ceritaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi seperti itulah kisahnya kenapa aku muak menjadi laki-laki maskulin! Bila kenyataanya menjadi maskulin harus seperti itu, lebih baik aku seperti sekarang, menjadi laki-laki feminist” Ceritaku pada Ayu di atas ranjang kamarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya, mengapa ya feminist selalu di anggap lemah, padahal maskulin lah yang lemah tak mau menerima bahwa feminist juga bisa melakukan apa yang maskulin bisa lakukan! Para pria maskulin merasa malu bila Ia di langkahi oleh kaum feminist yang berada di atasnya, dengan berbagai cara dia melakukan hal agar Ia mendapatkan semuanya dan dapat menundukkan kaum Feminst”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya, seperti korupsi! Waktu itu aku juga sebenarnya punya kesempatan untuk itu, tapi disini aku tak mau memaksakan kehendakku untuk korupsi, aku tak merasa malu bila aku tak berhasil menafkahi keluargaku, walau akhirnya Istriku menceraikanku, dengan alasan aku berdosa atas nama Agama karena tak menafkahinya. Bila betul Agama seperti itu, maka tak adilah bagi perempuan yang berkarir dan berpendidikan? Mereka akan selalu di tempatkan di bawah, sebagai penerima nafkah dari suaminya yang mungkin hanya seorang pelayan restoran. Bila kejadiannya seperti itu, maka buat apa Tuhan menciptakan Hawa dan wanita lain di dunia ini bila hanya terus di perlaukan sebagai kasta terendah di bawah laki-laki? Sangat bodoh sekali Istriku kala itu, dia malah merendahkan derajatnya  kaumnya sendiri, kasihan sekali dia”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, mungkin dengan mengatas namakan Agama, budaya Patriaki dapat tumbuh subur dan terus merajalela! Aturan Agama seperti itu Palsu! hanyalah konstruksi social yang di buat oleh manusia sendiri, dengan menafsirkan ayat-ayat Tuhan dengan maknanya sendiri, tapi mereka tak memikirkan keadlan buat orang lain! Bukankah Agama seharusnya menjadi pedoman manusia agar berbuat baik ke sasama makhluk ciptaaNYA, bukan untuk mengekang makhluk ciptaanNYA!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sudahlah sayang, yang penting aku sekarang sudah bersama kamu. Aku cinta kamu Ayu” Rayuku sambil ke belai rambut Ayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku cinta kamu juga komo”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku kecup kenig Ayu, dan kami pun kembali bercumbu bersama di atas ranjang di dalam kamar 24x24 ini di temani dengan bolham berdaya 5 watt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arip Pirosa&lt;br /&gt;Jakarta, 17 Januari 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-1679530756795212973?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/1679530756795212973/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/01/cerpen-lelah-menjadi-lelaki-ketika-pria.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/1679530756795212973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/1679530756795212973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/01/cerpen-lelah-menjadi-lelaki-ketika-pria.html' title='CERPEN : Lelah menjadi Lelaki ( Ketika Pria menjadi Korban budaya Patriaki II)'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-4007319536849946273</id><published>2010-01-16T04:40:00.000-08:00</published><updated>2010-12-15T09:19:04.750-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Feminisme'/><title type='text'>Cerpen : Ketika Pria menjadi korban Patriaki</title><content type='html'>Di sebuah kamar berukuran 24x24, seorang yang bernama Ayu sedang asik menghisap sebatang rokok sambil duduk di ranjang dan menonton televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Ya inilah dia kontestan Puteri Indonesia berikutnya, Lia dari Semarang, berikan tepuk tangan yang meriah untuknya”&lt;/span&gt;  Terdengar suara pembawa acara di televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat aku masuk ke kamarnya, Ayu mengepulkan asap rokok dari mulutnya ke udara, sehingga seisi ruangan terpenuhi asap rokok. Iya terlihat tampak sinis dan terus menghisap sebatang rokok yang di jepitnya di antara jari telunjuk dan tengah tangan kirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sayang,” Sahut ku sambil menghampirinya dari belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayu tidak menghiraukan kedatanganku, Ia terus menghisap rokoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Dan pemenang Puteri Indonesia tahun ini adalah Adelia dari Jakarta!” &lt;/span&gt;Teriak pembawa acara di televisi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayu pun membuang puntung rokok di tangannya ke lantai, kemudian Ia berdiri dan menginjak puntung tersebut. Ayu pun berbalik badan dan memeluk ku dengan erat, dagunya menempel di pundakku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa Tuhan menciptakan makhluk seperti aku ini?” Keluh Ayu di pelukkanku dengan bau rokok masih terasa pekat dari mulutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan kenapa pula Tuhan menciptakan Adelia si Puteri Indonesia itu?” Jawabku dengan serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayu melepaskan pelukkannya padaku dan menegakkan kepalanya. Matanya menatap tajam ke mataku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa maksudmu?” Sahut Ayu menatapku tajam, dengan sisa air mata yang masih membasahi matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya. Adelia diciptakan sama seperti kamu. Kalian sama, tak ada bedanya, hanya beda dari segi fisik belaka. Jiwa kalian sama, Feminim” Jawabku untuk meyakinkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi aku hanyalah seorang Waria. Kami berbeda! Kamu menghina aku Komo?” Sahut Ayu yang tampak kecewa padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamulah yang menghina diri mu sendiri Ayu, bahkan kamu telah menghina Tuhan! Walau bagaimana pun kamu tetaplah ciptaanNYA. Di dunia ini, kamulah yang tanggung jawab dengan kehidupanmu. Kamu menjadi seperti ini karena konstruksi kehidupanmu sendiri, bukan karena Tuhan! Kamu dengan Adelia sama, kalian sama-sama terkonstruksi menjadi seorang Feminim! Jadi sekali lagi janganlah kau menyesal dengan jalanmu Ayu!” Jawabku  dengan semangat sambil menatap tajam ke matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku lihat Ayu meneteskan air mata dan menundukkan kepalanya. Aku pun segera memeluknya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Merekalah yang mengkonstruksi aku seperti ini, tapi mereka pulalah yang menyingkirkan aku dari kehidupan mereka, aku di anggap tabu oleh mereka, dianggap aib keluarga”  Keluh Ayu sambil memelukku dengan erat dan menitikkan air mata di pundakku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetesan air  mata Ayu berasa membasahi kaos yang ku kenakan, tanganya erat mencengkram pundakku, begitu emosional jiwa Ayu yang ku rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sudahlah Ayu. Itu memang kenyataan di Indonesia ini. Bila budaya Patriaki tidak bisa dihilangkan, entah sampai kapan orang macam kita ini akan diterima masyarakat.” Jawabku di pelukkan Ayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Patriaki? Bukankah patriaki hanya mengekang perempuan saja? Bukankah kita sama-sama lelaki, seharusnya mereka tak mengekang kita!” Sahut Ayu dengan emosional sambil melepaskan pelukkanya dariku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayu serasa sinis dan tak terima dengan penjelasanku mengenai Patriaki. Dahinya mengkerut, matanya menatap ku tajam ke arah ku. Akupun mencoba menenangkan Ayu, ku pegang pundaknya dengan kedua tanganku, ku rebahkan badannya untuk duduk di ranjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Budaya Patriaki tak hanya merugikan kaum perempuan saja, tetapi kaum lelaki pun juga ikut di rugikan, tepatnya merugikan sifat atau jiwa Feminim. Mungkin bisa di katakan siapa yang mempunyai jiwa seperti perempuan, dia tidak di anggap sebagai manusia. Contohnya adalah seperti kita ini. Kita menangis, berpelukkan, pasti di anggap tidak maskulin dan di cap negative oleh mereka” Jawabku dengan tenang sambil membelai rambutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa Feminim selalu berada di bawah Maskulin? Katanya Demokrasi? Mana? Semua hanya omong kosong! Mereka yang ngakunya beragama, seharusnya berprilaku baik pada semua orang tanpa kecuali. Tetapi kenyataanya malah berprilaku semena-mena padaku, serasa dirinya Tuhan, dengan memvonis aku berdosa!” Keluh Ayu dengan emosional kepadaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayu pun kembali menangis dan Ia memelukku kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sudahlah sayang. Dunia belum berakhir buat kita. Walau kita di anggap sebelah mata oleh masyarakat. Tetapi setidaknya kita lebih baik daripada mereka. Kita tak berdosa dengan keadaan seperti ini, tapi merekalah yang berdosa dengan memperlakukan kita seperti ini.” Jawabku di pelukkan Ayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Terima kasih sayang. Apa jadinya aku bila tanpa kamu. Jadi, kapan kita menikah sayang?” Bisik Ayu kepadaku dan mempererat pelukkanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tak perlulah kita menikah. Karena tak ada akte buat orang macam kita, Negara dan Agama mengekang kita, semuanya palsu! Menikah hanya menghalalkan hubungan seks dan menghadiahkan alat kelamin masing-masing saja, tapi tak menyatukan jiwa! Biarlah Tuhan yang langsung menjadi saksi kita, saksi dua orang pria Feminim!”  Jawabku dengan yakin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dasar Gay!” Bisik Ayu sambil tersenyum kepadaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dasar Waria!” Ku balas bisikan Ayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cahaya yang di pancarkan bolham di ruangan ini semakin meredup,  tegangannya mungkin hanya sekitar 5 watt saja, begitu pengap sekali ruangan ini. Tampak seekor kecoa terbang melintasi bolham itu. Bayangan kami berdua pun terlihat siluet di salah satu sudut dinding, tampak kami sedang melakukan hubungan seks di ranjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arip Pirosa&lt;br /&gt;Jakarta , 16 Januari 2010&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-4007319536849946273?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/4007319536849946273/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/01/cerpen-ketika-pria-menjadi-korban.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/4007319536849946273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/4007319536849946273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2010/01/cerpen-ketika-pria-menjadi-korban.html' title='Cerpen : Ketika Pria menjadi korban Patriaki'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-2528523146076688436</id><published>2009-12-28T00:51:00.001-08:00</published><updated>2009-12-28T00:51:56.715-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hegemoni'/><title type='text'>Demokrasi yang di Hegemoni. (Contoh kasus Penarikan Buku Gurita Cikeas)</title><content type='html'>Satu lagi kasus Hegemoni muncul ke permukaan public. Kasus kali ini menimpa pengarang buku yang berjudul “Membongkar Gurita Cikeas : Di Balik Skandal Bank Century", karya George Junus Adijtondro. Nah bagus nih ada suatu kajian baru lagi buat gw dan temen-temen. Emang ya Jakarta tuh “Surga” buat mengkaji segala masalah Sosial, karena di setiap detik selalu muncul masalah social. Yang memang masalah ini akarnya adalah dari Hegemoni. Memang bukan cuma masalah Hegemoni aja sih yang terjadi saat ini, tetapi disini gw bakal mengkaji ini dengan teori Hegemoni yang udah meng-Hegemoni gw, hahaha..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum gw masuk lebih jauh, gw mw membuat pengantar soal Hegemoni dulu nih. Apa sih Hegemoni? Istilah Hegemoni sendiri berasal dari istilah Yunani = hegeisthai (to lead). Hegemoni adalah usaha dalam mempertahankan kekuasaan oleh pihak penguasa. Dan menurut Mas Seno Gumira Adjidarma adalah Suatu jalan tempat kelompok-kelompok Dominant dalam Masyarakat berusaha bernegosiasi kelompok Oposisional dalam wilayah yang aman / mengamankan bagi kelompok Dominant untuk melanjutkan posisi kepemimpinan. Selain itu Hegemoni menurut si empunya nih teori, yaitu Oom Gramsci adalah Sebuah pandangan hidup dan cara berpikir yang dominan, yang di dalamnya sebuah konsep tentang kenyataan disebarluaskan dalam masyarakat baik secara institusional maupun perorangan; (ideologi) mendiktekan seluruh cita rasa, kebiasaan moral, prinsip-prinsip religius dan politik, serta seluruh hubungan-hubungan sosial, khususnya dalam makna intelektual dan moral. Beuhhh lebih berat nih Oom Gramci. Kita pake teorinya Mas Seno aja ya, hehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kasus penarikan buku “Membongkar Gurita Cikeas : Di Balik Skandal Bank Century", karya George Junus Adijtondro ini, terihat sangat jelas sekali Penguasa melakukan Hegemoni kepada kelompok Oposisi yang satu ini. Oposisi sendiri adalah kelompok yang mengawasi kebijakan dari penguasa, selain itu Oposisi juga bertindak sebagai perlawanan terhadap kelompok Dominant atau Penguasa yang kemudian akan menghasilkan Negosiasi. Dan apabila pihak penguasa tidak menerima hasil Negosiasi tersebut, maka Penguasa itu melakukan suatu Hegemoni, atau Bertindak semena-mena terhadap kelompok Oposisi tersebut dengan menyalahgunakan kekuasaannya. Namun Oposisi bukan saja datang dari partai politik atau DPR saja. Oposisi juga bukan terjadi di panggung politik saja. Dan dalam kasus ini, yang menjadi Oposisi adalah pengarang buku “Membongkar Gurita Cikeas : Di Balik Skandal Bank Century” tersebut, yaitu George Junus Adijtondro. Disini Ia berposisi sebagai Oposisi dan bernegosiasi dengan Penguasa dengan menciptakan sebuah buku yang berjudul “Membongkar Gurita Cikeas : Di Balik Skandal Bank Century”. Namun apa yang terjadi sekarang? Buku tersebut di tarik dari pasaran oleh kelompok Dominant yang Pro dengan Penguasa. Disini jelas sekali bahwa Penguasa melakukan Hegemoni terhadap kelompok Oposisi yang Bernegosiasi. Buku tersebut dianggap berbahaya bagi kelangsungan kekuasaan sang Penguasa tersebut. Terlepas dari apa isi buku tersebut memang sesuai fakta atau cuma omong kosong belaka mengenai keterlibatan Cikeas and the gank dalam Skandal Bank Century, namun pertanyaannya sekarang mengapa peredaran buku tersebut di pasaran telah hilang begitu saja? Apa mungkin buku tersebut di rebut oleh Alien atau mungkin buku tersebut di umpetin sama Kolong Wewe (Red : Setan wanita yang punya Payudara besar yang konon suka ngumpetin anak kecil)? Gak mungkin kan buku tersebut tiba-tiba lenyap gitu aja? Dan bila lenyap pasti ada sebabnya. Dan apa sebabnya? Kita liat dulu dari judulnya : “Membongkar Gurita Cikeas : Di Balik Skandal Bank Century”. Hmmm kira-kira siapa ya yang narik nih buku dari pasaran? Oww Gurita kali ya jangan-jangan pelakunya? Tapi orang tolol sekalipun juga bakal nganggep kita tolol kalo sampe nyalahin Gurita, hahaha… Langsung aja deh pake Logika. Ya pasti orang yang tinggal di Cikeas nih yang merasa “Resah”, siapa tuh? Hmmmm.. Ya siapa aja boleh!! Hahaha… Dan gw jadi inget pribahasa, kalo gak merasa terusik, Ular gak bakal mengeluarkan Bisa-nya. Atau dalam kasus ini Cikeas and The Gank merasa “Resah” dengan Buku tersebut, dan keluar dari sarangnya untuk mengeluarkan “Bisa” dengan memanfaatkan kekuasaanya sebagai Penguasa. Gak mungkin kan orang judulnya Gurita Cikeas masa yang terusik Cendana and The Gank? Ups apa mungkin mereka sama aja ya? Bila terusik sama-sama mengeluarkan “Bisa”? Hehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pertanyaan besarnya sekarang adalah : Apakah ini yang dinamakan Demokrasi? Apakah sang Penguasa yang katanya dari partai ber-Demokra(t)si benar-benar mempunyai semangat Demokra(t)si dalam menjalankan Pemerintahannya sekarang? Dan sesuai fakta yang ada sekarang Demokasi is BULSHIT! Demokrasi Omong Kosong, Reformasi Omong Kosong. Apa bedanya sekarang dengan Orde Baru? Hanya beda namanya saja. Tapi liat siapa Penguasanya? Sama-sama berasal dari lulusan “Asu Penjaga Negara” yang dididik untuk Meng-Hegemoni Negara. Dan pertanyaan lagi adalah dimana tokoh-tokoh Reformasi? Oh ternyata mereka semua dilemahkan dan dikubur hidup-hidup oleh Penugasa saat ini. Dikubur melalui sector Ekonomi dan di bungkam oleh UU tolol yang gak penting. Jadi apa arti Reformasi saat ini bila semua orang dibungkam atas nama UU Pencemaran Nama Baik dan UU TI? Apa bedanya UU tersebut dengan PETRUS (Penembak Misterius) atau Penculikan para Aktivis saat Era Orde Baru? Mungkin caranya sekarang berbeda, sekarang “Dihaluskan” oleh Penguasa kita yang tampak lebih “halus” bila berpidato itu. Jadi memang sangat sulit bila kita bicara Demokrasi sekarang ini. Demokrasi Omong Kosonglah yang terjadi saat ini. Demokrasi hanya berlaku bagi kelompok Dominant dan memiliki Uang seperti Anggodo, dkk. Tetapi Omong Kosong bagi kelompok Oposisi dan bagi rakyat kecil seperti gw ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan coretan gw ini juga merupakan sebuah bentuk perlawanan gw sebagai Oposisi yang memang udah muak melihat kelakuan Penguasa dan kelompok Dominant Negeri ini, kemudian gw bernegosiasi dengan membuat coretan-coretan tolol ini. Coretan di notes ini juga membuat resah, resah hati pencoret mungkin ingin tampil dan apakah gw bakal di Bungkam oleh UU Pencemaran Nama Baik atw UU TI (Buat kawan-kawan siapin Koin untuk bebasin gw ya nanti bila terjadi apa-apa, haha..) , tapi lebih resah lagi adalah “Pembaca” coretannya, Pembaca disini adalah untuk para Penindas yang merasa resah dengan coretan gw ini, sebab coretan ini adalah pemberontakan kucing hitam yang terpojok di tiap tempat sampah untuk para Penindas. Kucing Hitam dan Penindas sama-sama resah. Kata-kata tadi gw ambil dari lagunya Oom Iwan Fals yang judulnya Coretan Dinding. Dan pertanyaannya sekarang adalah apa benar Orde Baru sudah benar-benar Mati? Atau malah Renkarnasi dengan nama baru yaitu Reformasi? Sebagai contoh Reformasi = Orde Baru adalah kasus Aktivis HAM Munir yang di Bungkan di Era Reformasi ini, dan juga usaha pelemahan kelompok Opisisi, seperti kasus yang melilit KPK akhir-akhir ini, selain itu di panggung politik saat ini tidak jelas Partai mana yang menjadi Oposisi kuat Pemerintahan? PDI-P kah? Lihat siapa ketua MPR kita? Dedengkot PDI-P yang mungkin sengaja “Dilemahkan” dengan cara di iming-imingi kekuasaan oleh Penguasa, secara Logika mana mungkin Partai yang sedikit jumlah kursinya di Senayan bisa memenangkan perwakilannya untuk duduk sebagai ketua? Dan contoh sekarang adalah kasus penarikan buku “Membongkar Gurita Cikeas : Di Balik Skandal Bank Century” dari pasaran ini. Semua Oposisi seperti lenyap begitu saja. Mungkinkah Konspirasi Hegemoni sudah melanda Negeri ini, apakah kita kembali ke masa Orba dengan nama yang berebda, yaitu Reformasi Orde Baru. Intinya bila masalah Hegemoni belum terselesaikan, maka Demokrasi is BULSHIT!! Jadi terus lah mencoba hidupkan kembali Oposisi untuk melawan Hegemoni ini. Freedom For All HUMAN!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Arip Pirosa-&lt;br /&gt;Jakarta, 28 Desember 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-2528523146076688436?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/2528523146076688436/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/12/demokrasi-yang-di-hegemoni-contoh-kasus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/2528523146076688436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/2528523146076688436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/12/demokrasi-yang-di-hegemoni-contoh-kasus.html' title='Demokrasi yang di Hegemoni. (Contoh kasus Penarikan Buku Gurita Cikeas)'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-2914867778415863652</id><published>2009-12-25T06:12:00.000-08:00</published><updated>2009-12-25T06:38:28.490-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kajian sosial'/><title type='text'>Rayakan Perbedaan!! Jangan ada diskriminasi..</title><content type='html'>Beberapa waktu lalu gw bertandang ke kota Bandung. Yang katanya kota modern, yang menerima berbagai macam kebudayaan yang ada. Namun gw di kejutkan dengan Spanduk yang isinya adalah larangan untuk membangun tempat ibadah di daerah tersebut. Namun disini gw ga mau menyebut nama Daerah tepatnya, karena disini gw juga menghargai keputusan mereka. Tapi sayang sekali gw gak bawa kamera untuk poto tuh Spanduk sebagai bukti tulisan gw ini, namun kira-kira tulisan spanduknya seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setelah mealui kesepakatan bersama, Warga daerah ini menolak pembangunan Gereja"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya begitulah kira-kira isi spanduknya. Gw nulis ini bukan untuk mempropokasi antar umat beragama. Tapi kasus ini merupakan sebuah kajian yang bagus buat gw dan kita semua untuk dapat menghargai sesama umat Manusia, walau beda Suku, Ras, dan Agama. Mengapa pada Zaman sekarang masih ada aja yang melakukan hal seperti ini. Bukankah Era Kegelapan di Abad Pertengahan udah lewat beberapa Abad yang lalu? Dimana Agama benar-benar terpelosok ke dalam lembah kenistaan, di Zaman itu nama Agama dan Tuhan di bawa-bawa untuk mempertahankan kekuasaan para Penguasa dan untuk pengekangan bagi orang-orang yang melanggar perintah Penguasa saat itu. Dan seharusnya Era itu sudah berakhir dari kapan tau, di mulai dengan gerakan Humanisme Italia, yang mempelopori Zaman Renesans hingga Post-Modern sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke masalah. Gw masih bingung, atas dasar apa mereka (warga daerah itu) melakukan pelarangan pembangunan Gereja? Gw juga belum tau, tapi apapun alasan mereka, semua Manusia berhak mendapatkan kebebasan untuk beribadah, dan itu semua di lindungi oleh Undang-Undang. Gw ga mau membela atau pun menyinggung satu kelompok tertentu, tapi disini gw ingin mempertanyakan sampai sejauh mana batasan kekuasaan Manusia untuk menyentuh kebebasan Manusia lain? Apakah Manusia terlalu sombong dengan menganggap dirinya paling benar sama dengan Tuhan? Haruskah Manusia mempunyai kuasa yang sama dengan Tuhan? Apah seorang Kiyai Haji, para Habaib, Wali, Paus Paulus, Pendeta, Rabi, Biksu, Presiden, Raja, Jendral, atau Tokoh Masyarakat yang di tuakan mendapatkan kesetaraan kuasa dengan Tuhan? Sehingga mereka bisa melakukan apa saja sesuai dengan kehendaknya yang mengatasnamakan kebenaran atau Tuhan? Tak sadarkah mereka bahwa mereka hanyalah Manusia biasa, sama dengan kita? Mereka juga bukanlah Nabi yang sudah di tutup oleh Muhammad SAW? Bahkan Nabi sendiri tidak pernah melakukan hal yang semena-semena terhadap umat Manusia, kecuali atas perintah Tuhan langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi pada intinya kasus ini hanyalah masalah Hegemoni. Dimana kelompok Dominant melakukan ‘diskriminasi’ terhadap kelompok Minoritas atau Oposisi. Dan dalam kasus ini yang menjadi kelompok Dominant adalah Kelompok Non-Nasrani di daerah tersebut yang melakukan diskriminasi terhadap kelompok Minoritas kaum Nasrani di daerah tersebut. Oleh karena itu terjadilah pelarangan pembangunan Gereja di daerah tersebut. Sangat jelas sekali disini masalah Hegemoni, dimana Tokoh Masyarakat daerah tersebut memanfaatkan kekuasaanya untuk meng-Hegemoni daerah tersebut dengan mengatasnamakan Adat, Etika, Agama, Suku, atau apalah pemikiran metal dia. Jadi disini bukanlah soal siapa yang paling benar atau suara terbanyak, tetapi disini hanyalah kepentingan Politik Hegemoni dari Pemuka Adat daerah tersebut untuk mempertahankan kekuasaan Ideologinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menganggap dirinya dan pemikirannya paling benar sendiri dengan membawa-bawa nama Agama dan Tuhan. Kalau kita bicara soal kebenaran berarti kita bicara soal Yang Maha Sempurna, yaitu Tuhan. Bila Dia (Tokoh Masyarakat daerah itu) melarang pembangunan Gereja yang notabenanya adalah tempat Beribadah kaum Nasrani kepada Tuhan. Berarti si Tokoh Masyarakat tersebut telah melarang Manusia untuk Beribadah kepada Tuhan? Tuhan semua makhluk pada intinya adalah Satu. Tuhan Yang Maha Esa, apapun namaNYA dalam berbagai Agama atau kepercayaan, dia tetap Tuhan, Dia mengajarkan Kebaikan kepada kita Manusia. Masalah siapa yang paling benar, itu semua kita kembalikan kepada kita semua sesuai kepercayaan kita masing-masing, tak ada larangan ataupun paksaan. Dalam Al-Quran sesuai dengan bunyi ayat Lakum Dinukum Waliyadin. Agama mu Agama mu, Agama ku Agama ku. Manusia tidak berhak bertindak sebagai Tuhan dengan merasa dirinya paling benar dengan memvonis Manusia lain sesat atau tidak. Biarkanlah kita berhubungan dengan Tuhan kita atau Hablumminallah dengan cara dan kepercayaan kita masing-masing, dan kita tetap menghargai sesama Manusia walau berbeda dalam hal apapun, kita harus tetap menjalin hubungan dengan baik atau Hablumminanas dengan sesama Manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah Manusia yang beragama sebenarya, bukan beragama penuh dengan kepalsuan dan gaya-gayan yang malah membuat kita terlihat seperti orang tak beragama. Jagalah Agama mu, jangan sampai Agamu mu terlihat jelek karena kalakuan burukmu. Disini gw sebagai Muslim, gw mau menunjukkan kepada semua orang kalau Islam adalah Agama yang damai, indah dan sempurna. Tunjukkanlah dengan kelakuanmu. Karena apa yang terlihat Lahiriah, itu menunjukkan Batiniyahnya juga. Jangan sampai nama Islam ternoda dengan perbuatan-perbuatan tercela. Hargailah mereka dalam perbedaan. Rayakan Perbedaan!! Perbedaan adalah anugrah, Tuhan menciptakan MakhlukNYA dengan berbeda-beda, dengan tujuan untuk saling mengenal, belajar, menghargai, membantu, instropeksi, dll. Bila tanpa perbedaan, kita tak bisa menilai mana yang baik buat kita dan mana yang buruk buat kita, atau mana yang Hak dan mana yang Bathil. Jadi Rayakanlah Perbedaan!! Freedom for All Human!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Arip Pirosa-&lt;br /&gt;Jakarta, 25 Desember 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-2914867778415863652?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/2914867778415863652/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/12/rayakan-perbedaan-jangan-ada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/2914867778415863652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/2914867778415863652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/12/rayakan-perbedaan-jangan-ada.html' title='Rayakan Perbedaan!! Jangan ada diskriminasi..'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-7146080224402302797</id><published>2009-12-24T06:22:00.000-08:00</published><updated>2009-12-24T07:06:21.703-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ceritra...'/><title type='text'>Pengadilan Keberadaan Mr.T (Oom Kant)</title><content type='html'>Di pagi hari yang cerah, di kota Cognopolis, sebuah kota kebenaran di negeri antah berantah dimana dinamika kehidupan yang cukup cepat, asap knalpot kendaraan bertebangan ke udara, lalu lintas cukup padat, satu sama lain orang tak saling sapa. Di trotoar berjalan seseorang dengan langkah gontai yang mengenakan pakaian serba putih yaitu Mr. T. Langkahnya terhenti di sebuah halaman kantor pengacara Oom Kant. Mr. T melangkah menuju pintu dan mengetuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara di dalam ruangan kantor pengacara tersebut, seorang pria dengan rambut ikal pirang, hidung mancung, dengan mengenakan setelan jas hitam rapih sedang duduk di depan meja kerjanya sambil menyeruput kopi dan nyemil pisang goreng. Dialah pengacara hebat kita di kota Cognopolis, panggilannya Oom Kant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tok tok tok” Bunyi ketukan pintu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Silahkan masuk” Sambut Oom Kant sambil meyeruput kopi dan nyemil pisang goreng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan masuklah Mr. T kedalam ruangan Oom Kant, kemudian Ia langsung duduk di depan meja Oom Kant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hah oucchhhhh!! Oh My God!!!” Oom Kant kaget bukan kepalang, sampai-sampai kopi yang tadi ia seruput keluar lagi melalui hidung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“A-a-aapp-apa kabar My Lord?” sambut Oom Kant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yah tidak terlalu baik, langsung aja deh kemasalah” keluh Mr. T&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oke-oke. Apa masalahnya My Lord? Oh ya apa anda mau ngupi dan pisang goreng Tuanku?” Tanya oom Kant sambil menawari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“No. Thanx. Ehem.. Hey bung pengacara, saya mohon bantuannya untuk membela saya atas tuduhan ketiadaan saya oleh orang-orang berengsek di kota kebenaran ini. Disini saya hanya di anggap sebagai khayalan rasio murni dan bukan objek luar yang nyata. Dan bila saya terbukti tiada, maka saya akan di usir dari kota ini” Keluh Mr.T pada Oom Kant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tenang saja Mr. T! Anda memilih orang yang tepat! Saya akan membantu anda untuk menyadarkan orang-orang berengsek Cognopolis ini!” Janji oom pengacara dengan PD sambil menaikan alis kanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebulan kemudian, tibalah pengadilan kebenaran di Cognopolis. Mr. T sebagai terugat berada di meja sebelah kanan di temani oleh Oom Kant sebagai pengacara, posisi mereka berada di sebrang para Hakim dan membelakangi para hadirin sidang. Sedangkan di seberang Kirinya terdapat pihak penggugat para orang-orang Atheis di damping dengan Jaksa Penuntut. Sidang ini dihadiri oleh Ribuan orang, karena sidang ini sangat penting bagi seluruh masyarakat kota ini, semua instansi meliburkan karyawannya, karena ini adalah hari bersejarah, selain itu sidang ini juga di siarkan secara langsung oleh 70 stasiun TV dari berbagai penjuru kota .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tok tok tok” bunyi ketuk palu pengadilan oleh Pak Hakim menandakan persidangan di mulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saksi pertama yang di ajukan oleh Jaksa penuntut adalah si Kuping Aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oke. Silahkan Kuping Aku” Pak Hakim mempersilahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya perkenalkan, Saya adalah sang Kuping dari Aku, saya adalah mandor di pabrik Pendengaran di Area Inderawi. Kerja saya adalah membawa data mentah ke orang pinter di Pemahaman Tinggi yaitu Doktor Persepsi untuk di olah olehnya dalam Pemikiran dan Penalaran” Sang Kuping memperkenalkan diri di depan ruang siding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian saksi berikutnya adalah Sang Mata, Sang Hidung, Sang Mulut dan Sang Sentuhan. Tapi Sang Mata berbicara di pengadilan mewakili teman-temannya tersebut dari area Inderawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami semua adalah pekerja dari area Inderawi, sama halnya dengan Si Kuping tadi bilang, kami bekerja menyampaikan intuisi kepada Doktor Persepsi, kami hanya mengumpulkan data-data mentah yang kami dapatkan. Kerja kami membutuhkan Ruang dan Waktu, adalah tidak mungkin kami mengenal suatu objek yang tidak berada di dalam Ruang dan Waktu, dua bentuk murni Kesan Inderawi. Karena tanpa Waktu, Sang Aku tidak akan memiliki kesadaran akan perubahan, keberadaan akan statis belaka. Dan tanpa Ruang, Sang Aku juga gak bisa memiliki kesadaran akan apapun yang ada di Luar Dirinya. Kami semua di Cognopolis (Kota Kebenaran) menyebut hal itu semua sebagai Kesan a Posteriori dari Intuisi objek Ruang dan Waktu. A Posteriori sendiri adalah suatu Kebenaran yang datang setelah mendapatkan pengalaman Empiris, beda halnya dengan a priori suatu yang abstrak, yang lepas dari kesan Inderawi. Dan sudah menjadi tugas kami semua untuk mengumpulkan semua Intuisi Indera ke Doktor Persepsi” Beber Sang Mata yang mewakili teman-teman Inderwainya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mr T pun kelimpungan dengan peryataan sang mata untuk mewakili area Inderawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rrrrr.. Kurang ajar kau Inderawi!! Siapa yang menciptakan kalian?? Grrrrr!!!” Mr. T berang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sabar Tuanku, biarkan mereka semua bicara seenak jidadnya dulu aja, nanti jagoan datengnya belakangan” Ucap Oom Kant sambil menyabarkan Klientnya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persidangan pun di lanjutkan. Kemudian Jaksa penuntut bertanya kepada saksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah tak satupun dari kalian yang pernah menerima Intuisi akan Wujud sang tergugat yaitu Mr. T? Suatu hal yang bukan Objek Nyata yang selaras dengan tugas kalian tadi?” Tanya sang Jaksa dengan angkuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak Pakkkkk!!! Kami tidak pernah mendapat Intuisi apa pun kalau pihak tergugat yaitu Mr. T ada di dalam Waktu ataupun Ruang.” Jawab para saksi dengan yakin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaksa penuntut pun tersenyum bengis dan senang sambil menatap Mr. T, tetapi Mr. T sendiri kesal akan pernyataan saksi-saksi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian hakim menanyakan apakah sang pengacara mau bertanya untuk saksi tadi, tapi sang pengacara gak mau bertanya sekarang, Mr. T pun heran kenapa Oom Kant ga mau bertanya. Mr. T menggerutu kepada Oom Kant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hey kamu saya bayar untuk membelaku, bukan untuk ngupi-ngupi kaya gini” Kesal kepada Oom Kant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Slow Bebz. Kupi membuat ku segar” Ujar Oom Kant sambil menyeruput kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pengadilan mendatangkan saksi berikutnya, yaitu Doktor Persepsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tolong ceritakan sedikit kepada juri tentang pekerjaan anda pak Doktor” Tanya Sang Hakim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ehem ehem.. Begini.. Saya bergerak di bisnis Kebenaran.. Yaitu, kesesuaian antara Pemahaman dengan Objeknya. Saya menerima Intuisi dari area Inderawi tadi, kemudian saya mencocokkannya dengan Konsep yang semestinya. Dan untuk memperoleh Pengetahuan, kita tidak dapat memiliki yang satu bersama dengan yang lain. Dalam pemahaman Sintetik, kita mengasah Intuisi dengan Gagasan. Contohnya adalah bila saya menerima suara Meong-meong dari Sang Kuping, dan mendapatkan gambar makhluk berbulu, dan di dijilat rasanya anyep, ya berarti itu saya Persepsi kan sebagai seekor Kucing. Atau dalam kasus pemahaman Analitis deh, konsep disimpan di dalam Intuisi itu sendiri, misalnya anda tahu definisi segitiga itu adalah objek bersisi tiga.” Beber Sang Doktor panjang lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hmmm.. Untuk lebih jelasnya nih Pak Doktor, apakah Data Inderawi yang masuk Diperlakukan untuk membentuk Pemahaman-Pemahaman?” Tanya Sang Jaksa kepada Doktor Persepsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ohh.. Tentu tidak sama sekali. Please dech! Jangan sotoy deh pak Jaksa, denger nih.. Ehemmm.. Jadi dalam Departemen Imajinasi dimana saya juga bekerja disitu, Sang Aku dapat menggambarkan suatu Objek walaupun kehadirannya tidak ada di dalam Inderanya. Contohnya saat kita membuat suatu sensasi hingga dapat di mengerti, kita juga membuat konsep Abstrak agar dapat ditangkap Indera, misalnya, Garis yang tidak ada di dalam Realitas, sampai kita mewujudkannya menjadi kenyataan. Objek dapat berasal dari dalam pikiran, yang disebut Gagasan. Gagasan bukanlah onjek Inderawi, melainkan konsep Nalar yang Diperlukan.” Lanjut Sang Doktor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi apakah anda dapat melihat Objek Abstrak tersebut di ruang pengadilan ini?” Tanya si Jaksa berengsek itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya.. Saya melihatnya.. Yaitu pihak Tergugat Mr. T” Jawab Doktor Persepsi sambil menunjuk ke arah Mr. T.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wah kurang asem lu sompret!!, Bohong itu semua!!!” Sahut Mr. T dengan emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Harap tenang Mr. T.. Ya lanjutkan kembali Dok” Ujar Sang Hakim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eh Kant!! Belain gw donk!! Ah kupret juga lu, ngupi mulu!!” Keluh Mr. T kepada Oom Kant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Slow down Bibeh!!” Menenangkan Mr. T sambil nyeruput kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rrrrrrrr” Gerutu Mr. T.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Oom Kant tetap saja nyeruptu Kopi dengan tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya sebelum Doktor Persepsi melanjutkan, saya ingin bertanya satu hal. Ada suatu Pemikiran, yang berlandaskan Hukum Sebab-Akibat, yaitu Sang Aku Ada, Maka Mr. T Juga Harus Ada. Tanpa keberadaan suatu Ada yang Niscaya / Mutlak, Tak Akan Ada sesutau pun yang lain. Kira-kira seperti itulah pernyataannya. Bagaimana Tanggapan Anda Dok??” Tanya Sang Jaksa Bajingan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ohh.. Bagi kaum Profesional di bidang saya, Hukum Sebab-Akibat itu agak sulit diterima Pak.. Salah satu alasannya membuktikan hal yang Tidak Mungkin. Dan Tanpa Bukti, Pengalaman Empiris Tidak Mungkin Ada!” Jawab Sang Dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bisa di beri contohnya Dok?” Tanya sang Jaksa Geblek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gitu aja kok repot. Ehemm.. Contoh gampangnya adalah pada fenomena mambekunya Air menjadi Es. Disini kita tidak dapat menyaksikan langsung atau penglaman proses terjadinya pembekuan terhadapa Air tesebut. Nah oleh karena itu kita tidak dapat membutikannya secara langsung, dan oleh karena itu hukum Sebab Akibat sulit untuk di terima.” Jawab sang Doktor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Berarti seperti halnya pihak tergugat, yaitu Mr. T . Sebagaimana yang telah kita sepakati, tidak memiliki data Inderawi apapun yang berkaitan dengnnya dan tidak dapat di buktikan secara Empiris?” Tanya sang Jaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, benar sekali” Jawab Si Doktor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana pengadilan menjadi riuh bergemuruh. Oom Kant masih tidak mau menanyakan sesuatu kepada para saksi, Mr. T pun bingung dengan pengacaranya yang pasif ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eh kau Kant, kenapa dari tadi kau diam saja sih?? Ngupi mulu!!!” Tanya Mr.T dengan bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hmmm.. Ya santai Tuan” Jawab Omm Kant dengan singkat sambil tetep nyeruput Kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kemudian persidangan di lanjutkan dengan saksi terakhir dari sang Jaksa. Saksi terakhir ini adalah 2 orang saudara kembar yang tinggal di menara Rasio dari sang Aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah menurut kalian Alam Semesta memperlihatkan tanda-tanda adanya tujuan atau kreasi, dan di atur oleh sosok yang cerdas dan Maha Kuasa seperti pihak tergugat yaitu Mr. T??” Tanya sang Hakim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hmm menurut saya itu patut di pertimbangkan oleh Sang Aku” Jawab saksi kembar Rasio yang Satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eh geblek lo!! Mana mungkin itu terjadi” Jawab si kembar Rasio yang satunya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakim dan para hadirin sidang pun menjadi bingung dengan perdebatan antar saksi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ehh kalian, disini hanya akan diambil satu jawaban saja, jadi mana yang benar menurut kalian?” Tanya Hakim geram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Waduh, bagi kami itu tidak mudah dilakukan, Pak Hakim! Karena di menara Rasio, kami adalah Antinomi” Jawab si kembar Rasio yang satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya, kami adalah sepasang klaim yang bertentangan, tapi sama-sama dapat dibuktikan oleh Rasio secara Meyakinkan” Jawab si kembar Rasio yang satunya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hmmm terus gimana cara Sang Aku menyelesaikan atau menyimpulkan perbedaan persepsi tersebut?” Tanya sang Hakim dengan bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya, satu-satunya cara menyelesaikan Antinomi seperti kami adalah dengan memahami bagaimana Rasio sang Aku meningkat. Dan kadang mengubah Objek pengalaman kita” Jawab si kembar Rasio yang satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pernahkah anda mengamati ketika suatu peristiwa dahsyat terjadi, manusia memandang peristiwa tersebut sebagai pembenaran atas apa yang selama ini mereka yakini kebenarannya.. Hal ini karena, kecuali kita berhasil menghentikannya, Rasio bisa memaksakan Pola Palsu atas data yang masuk dan berusaha menyesatkan kita dengan Menunjukkan Dunia Luar sama teraturnya dengan Dunia di Dalam diri kita.. Contohnya adalah Teori Konspirasi. Karya Dokumenter “Loose Change” tentag tragedy 911 WTC, dia berpendapat bahwa fakta-fakta yang tampak mencurigakan tersebut membentuk suatu pola jahanam” Lanjut si kembar Rasio yang satu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi intinya adalah kecenderungan Rasio untuk berlebihan, untuk membuat ketertarikan yang sebenarnya Tidak Ada, atau Tidak Real!” Lanjut si kembar Rasio yang satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya selesai lah saksi terakhir memberikan kesaksiannya di pengadilan. Lagi-lagi Oom Kant tidak mau menaykan satu hal saja kepada saksi tadi. Sang Jaksa pun senang dan dan yakin akan memenangkan persidangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persidangan pun semakin ricuh. Dan Oom Kant menyeruptu teguikkan Kopi terakhirnya, kemudian Ia pun berdiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“It’s Show Time Bibeh!” Ucap Oom Kant kepada Mr. T.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mr. T pun meraa tak yakin akan kahebatan Oom Kant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya hanya butuh satu saksi saja Pak Hakim! Dan saksi saya adalah kamu Jaksa, yaitu Penalaran Spekulatif Murni itu sendiri!!!” Tunjuk Oom Kant dengan lantang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hah?? Apa saya? Maksud kamu apa nih men?” Jawab sang Jaksa dengan kaget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Udah gak usah banyak bacot lu!! Cepet naek jadi saksi gw!! Dari tadi gw diemin ngelunjak lu!!” Ujar Oom Kant dengan kesal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu naiklah sang Jaksa kemeja kesaksian, dan mulailah Oom Kant beraksi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oke, langsung aja deh. Jadi menurut anda pengetahuan Empiris merupakan Gabungan dari apa yang kita terima melalui Kesan kita? Dan kemampuan pemahaman mendapatkan pengetahuan tersebut dari kemampuan pemahan itu sendiri?” Tanya Oom Kant kepada sang Jaksa tolol itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rupanya kau perhatikan juga omonganku Kant!! Saya kira anda udah koit tadi Kant? Abisnya diem aja!!” Jawab sang Jaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Banyak cincong lo kaya tukang cincau!! Jawab donk!! Itu artinya Iya apa Enggak?? Jawab” Tanya Oom Kant dengan gregetan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tentu saja Iya” Jawab sang Jaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nah. Tapi coba katakan, darimana asal Objek yang dianggap sebagai Objek di dalam Objek itu sendiri, tanpa referensi kemampuan tanggap Indera kita? Jawab” Tanya Oom Kant dengan emosional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nganu.. emm a-a-a anuu” Jawab sang Jaksa dengan terpatah-patah dan muka sang Jasksa pucat sekali seperti kepiting rebus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Anda tidak tahu jawabnnya kan?? Ngaku aja deh kamu!” Bentak Oom Kant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya deh saya ngaku, saya tidak tahu! Sang Aku tidak mungkin dapat mengetahui Objek di dalam dirinya sendiri. Sang Aku hanya dapat mengetahui suatu Objek tersebut tampil di hadapan Sang Aku!” Jawab sang Jaksa sambil berteriak pucat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tepat sekali!! Sang Aku bahkan tidak tahu tentang dirinya sendiri secara keseluruhan, bukan begitu Pak Jaksa? Kita mengenal diri kita sendiri hanya pada saat kita di pengaruhi secara internal oleh diri kita sendiri!!” Ucap Oom Kant sambil menyudutkan Sang Jaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Jaksa pun tidak berkutik, mukanya semakin memucat, keringat bertebaran di mukanya. Oom Kant melanjutkan bacotannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena itu saya tidak punya pengetahuan akan diri saya sebagaimana adanya saya, tapi hanya sebagaimana tampaknya saya bagi diri saya! Atau dengan kata lain benda pada dirinya sendiri atau dalam Bahasa Jawanya das Ding an sich, the thing in itself (Immanuel Kant. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Critique Of Pure Reason&lt;/span&gt;)” Lanjut Oom Kant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana persidangan pun menjadi sunyi senyap, semua yang hadir terbengong dengan kehebatan bacotan Oom Kant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oke Pengalaman Empiris memang sangat tepat untuk digunakan sebagai Persepsi, tetapi Empiris haruslah dibuktikan atau di cek dengan 12 kategori a priori rasio, baru setelah itu di putuskan Sah!” (Immanuel Kant. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Critique Of Pure Reason&lt;/span&gt;) Sambung Oom Kant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Boleh saya minta papan tulis, saya ingin menuliskan apa saja 12 kategori azas prinsipal abstark yang di bagi menjadi 4 tersebut?” Pinta Oom Kant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ohh Silahkan Oom Kant!” Jawab sang Hakim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu disodorkannya papan tulis ke hadapan Oom Kant oleh para panitia pelaksana persidangan. Lalu Oom Kant menuliskan di papan tulis tersebut, beginilah kira-kira gambar atau bagannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;a priory atau 12 kategori azas prinsipal abstark yang di bagi menjadi 4 antara lain :&lt;br /&gt;- Kuantitas --&gt; Itung"an,&lt;br /&gt;- Kualitas ---&gt; Baik dan buruk,&lt;br /&gt;- Relasi ---&gt; Ada atau tidak,&lt;br /&gt;- Modalitas ---&gt; Hubungan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Nah itulah bagannya. Jadi Sang Aku sebanarnya sudah mendapatkan ke 12 kategori tersebut sejak terlahir di dunia ini, Teori ini sebenarnya sudah di ajarkan Oleh Eyang Plato dalam dunia Ide. Nah, data-data indearwi harus di buktikan dulu dengan 12 kategori tadi, baru dapat di putuskan ke absahannya.” (Kritik Rasionalis Jerman Immanuel Kant) Ujar Oom Kant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sesungguhnya keseluruhan system yang ada di Cognopolis (Kota Kebenaran) ini jaringan ekslusif dari Inderawi, Pemahaman dan Rasio satu-satunya yang diketahui system ini adalah Konsep-konsep Terbatas. Jika mengamati sebuah Objek, sebenarnya yang kita amati bukanlah benda pada dirinya sendiri, melainkan salinan benda itu di dalam daya-daya lahiriah dan batiniah, yang di sebut Penampakan atau Gejala atau Fenomena. Sebagai contoh adalah Jadi yang Sang Aku amati sebenarnya bukanlah Meja pada dirinya sendiri, tetapi Gejala Meja atau Penampakan Meja.“ (Kritik Rasionalis Jerman Immanuel Kant) Sambung Oom Kant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Empirisme itu bersifat relative bila tanpa ada landasan teorinya, contohnya adalah air yang dimasak sampai mendidih pasti akan panas, itu kita dapat dari pengalaman selama ini di Cognopolis yang panas ini, namun lain cerita bila memasak air sampai mendidih di daerah kutub yang suhunya di bawah 0 derajat, maka air itu tidak akan panas karena terkena suhu dingin daerah kutub, karena pada teorinya suhu air malah akan menjadi dingin. Dan contoh lainnya adalah pada Gravitasi, Gravitasi hanya dapat di buktikan di bumi saja, tetapi tidak dapat di terapkan di bulan. Bila Bung Newton hidup kembali mungkin dia akan merevisi teorinya tersebut. Dan oleh karena itu Ilmu pengetahuan atau Science haruslah bersifat berkembang, tidak absolute atau mutlak dan tidak bertahan lama karena akan melalui perubahan yang mengikuti perkembangan zaman yang terus maju” Ujar Oom Kant dengan Semangat 45.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan terakhir, saya akan ngebacot soal warisan Eyang Plato soal 3 postulat, yaitu sesuatu yang kita percaya, namun sulit dibuktikan, antara lain adalah, Free Will, yaitu Kehendak yang bebas, kemudian Keabadian Jiwa atau Immortaolitas Jiwa, contohnya adalah Manusia mati, tetapi Jiwa tak pernah Mati, makanya Ide bersifat abstrak dan di atas segalanya, dan yang terakhir adalah TUHAN” Ucap Oom Kant dengan mengebu-gebu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi dapat disimpulkan, bahwa Data Inderawi hanya dapat melihat tampilan fisik saja, tanpa dapat melihat Fenomena. Oleh karena itu data Inderawi saja tidak dapat dikatakan sah untuk meniadakan klienku, yaitu Mr. T. Untuk membuktikan keberadaan Mr. T, Empirisme harus dilandasi dengan teori-teori dari Rasionalisme sebelum di anggap sah melalui proses Epistomologi. Dan dapat disimpulkan bahwa keberadaan Mr. T dapat di buktikan melalui penggabungan antara teori yang selama ini di pakai di Cognopolis yaitu Empiris dengan Rasio. Mr. T dapat di buktikan keberadaanya, dan sudah sewajarnya Sang Aku menerima keberadaan Mr. T. Sekian dari saya Pak Hakim. Terima Kasih” (Immanuel Kant dalam buku Pertamanya - &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Critique Of Pure Reason&lt;/span&gt;-) Tutup Oom Kant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oom Kant pun kembali duduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana sidang masih sangat sepi, semua ternganga dan merasa kagum tak percaya. Sang Jaksa pun merasa malu dan merasa bersalah kepada Mr. T. Begitu pula juga dengan para saksi yang lain, seperti Inderawi, Doktor Persepsi dan si Rasio kembar. Kemudian ketukan palu sang Hakim memecah keheningan di ruang sidang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oke. Jadi dapat di putuskan. Sang tergugat yaitu Mr. T diputuskan Benar atau Nyata Keberadaanya di Cognopolis ini. Keputusan hakim bersifat mutlak tak dapat di ganggu gugat ke absahannyua. Sekian dan terima kasih.” Putusan sang Hakim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tok tok tok…” Bunyi palu sang Hakim yang menandakan persidangan di tutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Prok prok prok prok prok…” Tepuk tangan hadirin yuang seakan dapat pencerahan dan tersadar akan keberadaan Mr. T.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Terima kasih Oom Kant. Tak tahu harus bagaimana Aku membalas kehebatanmu” Ujar Mr. T dengan kagum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hmmm… Tak usah repot-repot My Lord. You’re My Lord. Aku akan terus mengabdi padaMU sepanjang hayatku” Jawab Oom Kant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oya tapi, BTW, ini ongkos kerjaku” Oom Kant menyodorkan bon kepada Mr. T&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa??? $1 Triliun Dollar???? Owwww.. Cape dech!!!” Keluh Mr. T&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hahahaha…. Di dunia gak ada yang gratis Tuan, hehehehe… ” Sahut Oom Kant dengan senyum tolol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;TAMAT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;_ARIP PIROSA_&lt;br /&gt;Jakarta, 24 Desember 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-7146080224402302797?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/7146080224402302797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/12/pengadilan-keberadaan-mrt-oom-kant.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/7146080224402302797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/7146080224402302797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/12/pengadilan-keberadaan-mrt-oom-kant.html' title='Pengadilan Keberadaan Mr.T (Oom Kant)'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-4675975527651332628</id><published>2009-12-15T04:57:00.000-08:00</published><updated>2009-12-15T04:59:12.085-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Just for fun..'/><title type='text'>Cicak VS Buaya..</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="country-region"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Calibri; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Ahir-akhir ini kita sering banget dengar istilah Cicak VS Buaya. Apa sih istilah Cicak VS Buaya yang dimaksud disini? Semacam &lt;i style=""&gt;video game &lt;/i&gt;seperti &lt;i style=""&gt;smack down&lt;/i&gt; kah, atau suatu judul film &lt;i style=""&gt;tragedy comedy&lt;/i&gt;, atau mungkin, suatu konflik nyata di dalam dunia perhewanan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Coba kita analisis! Kalau &lt;i style=""&gt;video game&lt;/i&gt; kayanya gak mungkin banget, males juga main &lt;i style=""&gt;video game&lt;/i&gt; Cicak VS Buaya, gak ada keren-kerennya. Jadi gugur nih &lt;i style=""&gt;statement&lt;/i&gt; pertama. Selanjutnya judul film &lt;i style=""&gt;tragedy comedy&lt;/i&gt;, kayanya juga gak banget nih, males banget nontonnya, dan siapa juga yang mau bikin nih film? Nah kacau lah &lt;i style=""&gt;statement&lt;/i&gt; ini. Sekarang tinggal &lt;i style=""&gt;statement&lt;/i&gt; terakhir nih, yaitu konflik nyata di dalam dunia perhewanan &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;? Ini baru ada hubungannya, Cicak dan Buaya adalah sama-sama “Hewan”, Jadi statement ini nih yang tepat untuk menggambarkan Cicak VS Buaya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Oke kita mulai analisisnya. Cicak VS Buaya. &lt;i style=""&gt;Gokil&lt;/i&gt; juga sih! Masa Cicak berani banget lawan Buaya? Gak mungkin banget, kalau Buaya mungkin bikin perkara sama Cicak, secara Buaya beringas. Kalau benar begitu, si Buaya telah melanggar HAH (Hak Asasi Hewan). &lt;st1:place st="on"&gt;Loch&lt;/st1:place&gt;?! Yaiyalah, Cicak kehilangan hak memperoleh keadilan, gak adil banget Cicak dipaksa lawan Buaya, bisa mati konyol tuh Cicak. Dari segi fisik saja, kalah jauh banget Cicak sama Buaya. Cicak gak punya “senjata tajam”, yang ada cuma “lidah yang tajam” untuk membunuh nyamuk-nyamuk “penghisap darah”, nah sedangkan Buaya sendiri punya “senjata tajam”, dan gunanya untuk membunuh semua musuhnya. Jadi jelas sekali si Buaya melanggar HAH, dan juga melakukan penjajahan terhadap Cicak dengan menyalah gunakan kekuatannya tersebut. Wah Cicak dalam bahaya dong? Jadi siapa yang bisa menolong Cicak ya? Sebenarnya kita nih, manusia, yang mempunyai akal dan hati nurani. Tapi manusia yang kaya gimana dulu nih? Kalau manusia jadi-jadian, seperti Komodo atau Godzila yang masih kerabat dekat Buaya, dan menyamar jadi manusia sih, sama saja bohong. Lalu manusia seperti apa yang dapat menolong Cicak dari penjajahan si Buaya dan kroni-kroninya tersebut? Ya manusia sejati yang bukan jadi-jadian, contoh manusia sejati disini, manusia yang gak mau “darahnya” dihisap oleh para nyamuk yang dapat menyebabkan kematian bagi manusia itu sendiri. Jadi jelas disini, Cicak VS Buaya adalah konflik internal dalam dunia “Hewan” yang dampaknya dapat menganggu kehidupan manusia. Bila manusia mau terbebas dari “nyamuk-nyamuk penghisap darah”, maka manusia harus menolong Cicak! Hidup Cicak!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-4675975527651332628?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/4675975527651332628/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/12/cicak-vs-buaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/4675975527651332628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/4675975527651332628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/12/cicak-vs-buaya.html' title='Cicak VS Buaya..'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-6516625895000180077</id><published>2009-11-27T21:29:00.000-08:00</published><updated>2009-11-27T21:31:42.154-08:00</updated><title type='text'>Qalbu Mu’min</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedurjanaan yang sekarang terjadi di dunia ini adalah salah satu tanda-tanda akhir zaman. Dimana semua manusia saling serang, mangsa, dan sombong. Manusia tersebut merupakan reperesentasi dari Dajjal yang sesungguhnya. Sifat buruk merekalah yang membuat mereka yang sebelumnya adalah makhluk paling mulia menjadi makhluk yang sangat nista karena kebutaan mereka akan Kekuasaan Allah. Mereka merasa dirinya sangat pintar, berkuasa dan paling benar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Manusia seperti itulah yang tidak bersyukur akan nikmat Tuhan berikan di dunia ini. Mungkin mereka belajar Agama, tetapi apa yang mereka pelajari tidaklah di terapkan dalam hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama diturunkan sebagai penuntun manusia kembali ke jalanNYA. Karena pada hakekatnya manusia adalah milikNYA. Manusia haruslah mengerti Agama. Agama tidak boleh di paksakan, Agama seharusnya menjadi wadah agar manusia lepas dari keterbelengguan. Oleh karena itu kita harus memahami Agama, jangan hanya sampai sampulnya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena bila hanya sampulnya saja, yang terjadi nanti hanyalah suatu formalitas belaka dalam menjalankan kehidupan yang fana di dunia ini. Agama hanya sebatas symbol belaka. Kita tidak mendapat suatu pembelajaran sesungguhnya dari Agama yang Tuhan turunkan untuk kita. Dan akibatnya kita akan terus terbelenggu dalam ke durjanaan di dunia ini. Muslim sejati tidak sekedar mengucapkan syahadat, mengerjakan shalat, berpuasa, menunaikan zakat, dan berhaji secara formal. Bila itu semua sebagai formalitas belaka, tanpa kita tahu apa itu sebenarnya yang terkandung dalam hukum syareat Islam tersebut, maka kita sulit melepas mentalitas pembangunan yang buruk. Seperti contohnya adalah rukun islam dan iman. Kita tidaklah hanya menghapal dan sekedar mengetahuinya saja, tetapi itu semua harus kita tanamkan dan terapkan dalam kehidupan kita, karena pada hakekatnya adalah apa yang terlihat secara lahiriah dari yang kita perbuat, itulah yang juga terlihat secara batiniah diri kita. Lahir batin hakekatnya adalah satu. Itulah mengapa sekarang banyak orang yang rajin shalat dan sudah bergelar Haji tetapi kelakuannya seperti orang yang "bodoh".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan disini sebenarnya kita sebagai orang yang beriman dan percaya kepada Allah yang Maha Agung, yang memberikan ilmuNYA kepada Manusia untuk mendapatkan kebenaran sejati yang ada di diri manusia itu sendiri melalui ditanamkannya Al-Quran di dalam dada -qalbu mu'min- orang muslim yang diberi ilmu, untuk dapat menggali makna-makna yang tersurat dan tersirat dari rahasia-rahasiaNYA yang kemudian akan membimbing kita dalam kehidupan yang fana ini untuk mencapai jalan kebenaranNYA.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Karena pada hakekatnya hidup tidaklah mudah, Tuhan tidak menjadikan manusia hidup untuk bermalas-malasan, Tuhan tidak mengharapkan manusia sebagai makhluk yang pasif, yang tinggal menjalani "skenario" atau takdir Tuhan. Dan hakikat hidup sebenarnya adalah kita yang menentukan semua jalan hidup kita, bukan Tuhan, Tuhan hanyalah mengkehendaki kebajikan yang manusia jalankan. Kita berdoa kepada Allah. Allah pun berdoa kepada kita, kita sujud kepada Allah, Allah pun bersujud kepada hambaNYA. Kita adalah bagian dari diriNYA dengan Ruh yang Ia tanamkan di jasad kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan semua makna kehidupan kita ini, oleh karena itu kita janganlah belajar Agama hanya dari "sampulnya" saja. Melainkan haruslah kita gali lebih dalam, seperti apa yang Tuhan inginkan dari kehidupan kita dan untuk apa Agama di turunkan kepada Manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Quran sendiri bukanlah cuma hanya untuk di baca atau di hafal saja. Karena Al-Quran yang sekarang ada di rumah kita yang sudah di bukukan dan kita beli dari toko buku itu bukanlah kitab suci lagi, melainkan sudah menjadi kitab kering atau garing. Maksudnya garing disini adalah kitab Al-Quran yang sudah di bukukan (kering) tersebut mudah sekali menimbulkan perselisihan. Sebab makna yang ada di dalam teks itu tergantung pada pembacanya. Pembaca atau "Audience" berperan penting dalam pemberian makna terhadap AL-Quran kering tersebut sesuai dengan latar belakang mereka (Pembaca). Arti singkatnya adalah latar belakang si pembaca akan ikut "mewarnai" makna ayat yang dibacanya, makanya sering sekali memunculkan perbedaan tafsir Al-Quran di dalam umat Islam sendiri. Oleh karena itu janganlah heran bila sekarang ini teroris ataupun preman-preman pasar yang mengatasnamakan Agama Islam pun bisa melandasi "perjuangan" bodohnya dengan alasan mengkutip kitab suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah oleh karena itu, kita sebagai orang mu'min, kita harus dapat memeriksa Al-Quran yang ada di dalam diri kita. Untuk dapat "membaca" Al-Quran dengan jelas, kita haruslah dekat terlebih dahulu dengan Allah SWT. Karena DIA lah yang akan memberikan kita ilmu agar kita dapat mengerti makna Al-Quran yang sesungguhnya yang terdapat di dalam dada -qalbu mu'min- orang islam yang telah di beri ilmu. Dan ilmu disini bukanlah representasi dari ilmu sihir, atau ilmu wujud, melainkan ilmu disini adalah relasi antara Tuhan dengan hambaNYA (Kita zikir padaNYA, Dia pun berzikir pada kita). Artinya adalah pemahaman terhadap ayat-ayat Al-Quran itu tidak di peroleh sekedar melalui belajar, melainkan pemberian ilmu dari Allah. Di Al-Quran sendiri Surat Thaha [20]: 114, menyebutkan "Qul rabbi zidni ilmi", Tuhan tambahkan pada diriku ilmu. Yang maknanya kita di perintah memohon kepada Tuhan agar kita ini ditambahi ilmu yang tak lain ilmu tersebut adalah Al-Quran. Jadi Ilmunya orang mu’min adalah Al-Quran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Quran sendiri dalam surah Al-Ankabut [29]: 49 menyebutkan bahwa : "Sebenarnya Al-Quran adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang di beri ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penjabaran di atas tadi jelas bahwa kita jangan hanya belajar Agama dari "sampulnya" saja, melainkan haruslah dalam diri kita, kita dekatkan diri padaNYA, karena Niscaya kita akan dekat denganNYA dan akan ditambahkan ilmu olehNYA untuk dapat meraih kebenaranNYA. Jalankan semua perintahNYA karena Ikhlas kepadaNYA, mulai dari Shalat Puasa, Zakat, Haji, dll. Janganlah kita beribadah untuk mengharapkan pahala, surga atau imbalan apapun dariNYA, karena bila seperti itu, tak lain kita ibadah hanyalah untuk mengharapkan sesuatu dan mendualitaskan Allah, bukan Ikhlas dan tertuju karenaNYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hakekatNYA Allah akan memberikan kenikmatan surgaNYA di dunia ini. Surga bukanlah berada di tempat antah berantah. Sama dengan Al-Quran, surgapun juga terdapat di qalbu mu'min, jantung hatinya orang mu'min. Karena hakekatnya surga adalah ciptaanNYA sama seperti kita. Yang sesungguhnya apabila kita sudah sangat dekat denganNYA, maka kita akan merasakan kesenangan yang luar biasa dan serasa berada di surga. Seperti halnya kita mencintai kekasih kita, kita serasa berada di surga. Maka cintailah Allah, maka kitapun akan merasakan surgaNYA di dunia ini. Amin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-6516625895000180077?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/6516625895000180077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/11/qalbu-mumin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/6516625895000180077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/6516625895000180077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/11/qalbu-mumin.html' title='Qalbu Mu’min'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-8814916265054082531</id><published>2009-11-27T21:17:00.000-08:00</published><updated>2009-11-27T21:23:09.156-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Dajjal</title><content type='html'>Tanda-tanda akhir zaman yang Tuhan beritahukan salah satunya adalah "munculnya" Dajjal. Dajjal di beritahukan pada Al-Quran adalah dimana sesuatu yang baik di buatnya menjadi buruk, dan sebaliknya, yang buruk menjadi baik. Semuanya menjadi kacau ketika dia (Dajjal) datang. Dan kebanyakan semua orang merepresentasikan Dajjal adalah sebagai monster pembunuh atau raja iblis dari neraka yang ganas dan dapat "memakan" orang-orang mu'min. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda-tanda munculnya Dajjal pun juga di jelaskan dalam beberapa kejadian-kejadian, antara lain adalah konflik bersaudara, Bapak menggauli putri kandungnya, anak membunuh Ibunya, perempuan bertingkah laku seperti lelaki, dan sebaliknya, dll. Sekarang ini kita dapat melihat semua tanda-tanda itu, dan itu semua sudah muncul sejak lama di dunia ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pertanyaannya adalah kapan munculnya Dajjal?&lt;br /&gt;Kita lihat sekarang di sekitar kita. Sebenarnya Dajjal sudahlah muncul. Dan pada hakikatnya Dajjal disini bukanlah Dajjal yang berupa monster pembunuh manusia seperti film-film Hollywood gambarkan dan yang sering kita tonton tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan itu Dajjal yang dimaksud, karena pada Hakekatnya manusia adalah makhluk yang paling sempurna, karena di dalam diri manusia ada RuhNYA. Makanya manusia yang membunuh manusia sangatlah di benci Allah. Dan tidak akan Allah menciptakan makhluk lain untuk membunuh manusia, karena yang berhak akan nyawa manusia hanyalah Allah, bukannya monster, setan, ataupun alien sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dajjal yang sebenarya dimaksud adalah sebuah situasi yang sangatlah kacau di muka bumi ini. Lihat apa yang di jelaskan Al-Quran tentang Dajjal? Dia memunculkan kekacauan di dunia ini, dan dia membalikkan kebenaran menjadi ketersesatan dan sebaliknya, ketersesatan dijadikkannya kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tak perlu menunggu dan melihat kapan Dajjal datang sebagai pertanda kiamat tiba. Dajjal sebenarnya sekarang ini sudah menyebar di semua penjuru dunia. Dajjal yang di maksud disini merupakan sifat buruk yang terdapat di manusia. Manusia sekarang ini banyak sekali yang membunuh saudaranya sendiri dengan cara yang berbeda-beda. Dan lebih jelasnya lagi adalah situasi carut marut di dunia ini, dimana semua orang sangatlah sukar mendapatkan dan mencari kebenaran, karena sekarang kebenaran dapat dengan mudah di rekayasa oleh suatu oknum atau kelompok untuk memuaskan nafsu dan egonya. Jadi Dajjal sebenarnya adalah diri manusia yang bersifat jahat itu sendiri. Sama halnya dengan setan, yang sebenarnya juga terdapat di dalam diri manusia itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaman sekarang ini adalah zaman edan, dimana yang benar di teriaki maling atau sesat, dan yang sesat atau kebohongan publik malah di sanjung-sanjung dengan lebel benar. Sudah banyak contoh yang terjadi sekarang, seperti teori konspirasi 911 Amerika, mereka membuat teori konspirasi untuk memanaskan timur tengah, kemudian ga usah jauh-jauh, lihat di Indonesia sendiri. Contoh kasus adalah penegak hukum di Indonesia yang sebenarnya dapat kita percaya malah terlilit dalam suatu ke durjanaan. Kita sendiri sebagai masyarakat awam bingung mana yang benar dan mana yang salah. Mereka (Dajjal atau oknum tak bertanggung jawab) pun juga seenaknya memutar balikan fakta, dari hal buruk menjadi hal baik dengan alasan macam-macam atau memanfaatkan kekuasaan mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang sebanarya terjadi. The real Dajjal.&lt;br /&gt;Kejahatan sendiri pada hakikatnya bukanlah kata benda, melainkan kata sifat. Sama halnya dengan Dajjal, yang bukan kata benda atau sesosok monster, melainkan kata sifat dari manusia yang menempati bumi ini. Dajjal adalah manusia yang berbuat kedurjanaan. Dan sebenarnya tidak ada manusia yang jahat atau sesat, melainkan sifat mereka yang membuatnya menjadi jahat ataupun sesat. Mereka (manusia yang bersifat jahat tersebut) sejatinya tidak mau atau tidak mempunyai keinginan untuk memperbaiki dirinya dan terus tetap terbeleggu dengan jubah duniwinya. Dia tidak mau membuka pintu hatinya untuk menemuiNYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan oleh karena itu semua, maka Tuhan pun menurunkan Isa AS untuk mengatasi Dajjal yang sebagaimana tertulis dalam Al-Quran. Dan di riwayatkan yang dapat "menjinakkan" keganasan Dajjal adalah Isa AS yang akan turun kembali ke bumi, yang mana sebelumnya Isa AS telah di angkat atau di "naikan" oleh Allah ke sidratul muntaha pada saat terjadinya penyalipan terhadap dirinya. Isa As adalah salah satu contoh Insan Kamil di dunia ini. Dirinya tak tersentuh kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Sebenarnya Isa As pun sudahlah turun ke dunia ini untuk melepaskan manusia dari belenggu kefanaan. Dan disini di maksudkan sebagai Isa AS bukanlah sesosok jasad atau kata benda bentuk Isa AS yang di turunkan dari langit oleh Tuhan. Melainkan ajaran atau kata sifat Isa AS tentang masalah ke makrifatan agar semua manusia menapatkan pencerahan di dunai ini. Ajaran tentang cinta kasih terhadap Tuhan, agar manusia dapat terlepas dari belenggu "Dajjal". Manusia di harapkan dapat melawan Dajjal dengan jalan pencerahan, mensucikan dirinya dari kefanaan dunia dan dapat menyatu atau kembali kepada Tuhan agar manusia dapat menemukan kebenaran yang sejati, dengan menemukan kebenaran yang sejati tersebut, kita akan dapat dengan mudah "mengusir" sifat Dajjal dari tubuh kita, melepas diri kita dari keterbelengguan. Kita tidak akan lagi terkait dengan kefanaan dunia yang sebenarnya dapat menjauhkan kita padaNYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkinkah jalan kita kembali kepadaNYA akan semakin dekat? Dengan adanya tanda-tanda akhir zaman tersebut. Marilah kita tengok dan instropeksi apa yang selama ini telah kita perbuat. Apakah kita memang sudah benar-benar menemukan jalan menuju kebanaranNYA. Atau masih terbelenggu dengan jubah duniawi kita? Dan seyogyanya siap tidak siap kita akan kembali menghadapNYA. Bukankah sebuah keindahan dari kehidupan yang sesungguhnya akan hadir kepada kita, dimana kita akan lepas dari kefanaan dunia ini yang penuh degan nafsu, ego, dan kedurjanaan bila kita dapat menemukan jalan kebenaran menujuNYA. Kematian bukanlah akhir dan kesedihan, melainkan suatu awal dari kehidupan yang sesungguhnya, suatu keindahan dimana kita akan bertemu denganNYA. Namun itu semua akan menjadi indah bila kita benar-benar sudah melakukan yang terbaik selama di dunia ini, dengan menjadi manusia yang baik (Rahmat bagi semesta Alam) kepada semua makhluk dan selalu beribadah dan tawakal padaNYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan apakah akhir zaman akan kita hadapi sebentar lagi? Dengan tanda-tanda akhir zaman yang telah kita lihat tadi? Manusia boleh berkehendak dan membongkar rahasiaNYA, tapi Allah lah yang Maha Berkehendak dan Maha Mengetahui akan rahasia-rahasiaNYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;God Bless All Human..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-8814916265054082531?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/8814916265054082531/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/11/dajjal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/8814916265054082531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/8814916265054082531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/11/dajjal.html' title='Dajjal'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-2876328527329291241</id><published>2009-11-26T00:56:00.000-08:00</published><updated>2009-11-26T00:58:56.482-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah yang di kubur'/><title type='text'>Asal-Usul Syeh Siti Jenar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/Sw5C4QW9y-I/AAAAAAAAABs/rvlSoc3r_FI/s1600/ABMM01+syekh+siti+jenar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 157px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/Sw5C4QW9y-I/AAAAAAAAABs/rvlSoc3r_FI/s320/ABMM01+syekh+siti+jenar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5408333736749943778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;" id="post_message_1636112929"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Syekh Siti Jenar lahir sekitar tahun 829 H/1348 C/1426 M (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Serat She Siti Jenar Ki Sasrawijaya; Atja, Purwaka Tjaruban Nagari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sedjarah Muladjadi Keradjan Tjirebon), Ikatan Karyawan Museum, Jakarta, 1972; P.S. Sulendraningrat, Purwaka Tjaruban Nagari, Bhatara, Jakarta, 1972; H. Boedenani, Sejarah Sriwijaya, Terate, Bandung, 1976; Agus Sunyoto, &lt;em&gt;Suluk Abdul Jalil Perjalanan Rohani Syaikh Syekh Siti Jenar dan Sang Pembaharu&lt;/em&gt;, LkiS, yogyakarta, 2003-2004; Sartono Kartodirjo dkk, [i]Sejarah Nasional Indonesia, Depdikbud, Jakarta, 1976; Babad Banten; Olthof, W.L., Babad Tanah Djawi. In Proza Javaansche Geschiedenis, ‘s-Gravenhage, M.Nijhoff, 1941; raffles, Th.S., The History of Java, 2 vol, 1817&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;), dilingkungan Pakuwuan Caruban, pusat kota Caruban larang waktu itu, yg sekarang lebih dikenal sebagai Astana japura, sebelah tenggara Cirebon. Suatu lingkungan yg multi-etnis, multi-bahasa dan sebagai titik temu kebudayaan serta peradaban berbagai suku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini, silsilah Syekh Siti Jenar masih sangat kabur. Kekurangjelasan asal-usul ini juga sama dgn kegelapan tahun kehidupan Syekh Siti Jenar sebagai manusia sejarah.&lt;br /&gt;Pengaburan tentang silsilah, keluarga dan ajaran Beliau yg dilakukan oleh penguasa muslim pada abad ke-16 hingga akhir abad ke-17. Penguasa merasa perlu untuk “mengubur” segala yg berbau Syekh Siti Jenar akibat popularitasnya di masyarakat yg mengalahkan dewan ulama serta ajaran resmi yg diakui Kerajaan Islam waktu itu. Hal ini kemudian menjadi latar belakang munculnya kisah bahwa Syekh Siti Jenar berasal dari cacing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah naskah klasik, cerita yg masih sangat populer tersebut dibantah secara tegas,&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Wondene kacariyos yen Lemahbang punika asal saking cacing, punika ded, sajatosipun inggih pancen manungsa darah alit kemawon, griya ing dhusun Lemahbang&lt;/em&gt;.” [Adapun diceritakan kalau Lemahbang (Syekh Siti Jenar) itu berasal dari cacing, itu salah. Sebenarnya ia memang manusia berdarah kecil saja (rakyat jelata), bertempat tinggal di desa Lemah Abang]….&lt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;serat Candhakipun Riwayat jati ; Alih aksara; Perpustakaan Daerah Propinsi Jawa Tengah, 2002, hlm. 1&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Syekh Siti Jenar adalah manusia lumrah hanya memang ia walau berasal dari kalangan bangsawan setelah kembali ke Jawa menempuh hidup sebagai petani, yg saat itu, dipandang sebagai rakyat kecil oleh struktur budaya Jawa, disamping sebagai wali penyebar Islam di Tanah Jawa.&lt;br /&gt;Syekh Siti Jenar yg memiliki nama kecil San Ali dan kemudian dikenal sebagai &lt;em&gt;Syekh ‘Abdul Jalil&lt;/em&gt; adalah putra seorang ulama asal Malaka, &lt;em&gt;Syekh Datuk Shaleh bin Syekh ‘Isa ‘Alawi bin Ahmadsyah Jamaludin Husain bin Syekh ‘Abdullah Khannuddin bin Syekh Sayid ‘Abdul Malikal-Qazam&lt;/em&gt;. Maulana ‘Abdullah Khannuddin adalah putra Syekh ‘Abdul Malik atau Asamat Khan. Nama terakhir ini adalah seorang Syekh kalangan ‘Alawi kesohor di Ahmadabad, India, yg berasal dari Handramaut. Qazam adalah sebuah distrik berdekatan dgn kota Tarim di Hadramaut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh ‘Abdul Malik adalah putra Syekh ‘Alawi, salah satu keluarga utama keturunan ulama terkenal Syekh ‘Isa al-Muhajir al-Bashari al-‘Alawi, yg semua keturunannya bertebaran ke berbagai pelosok dunia, menyiarkan agama Islam. Syekh ‘Abdul Malik adalah penyebar agama Islam yg bersama keluarganya pindah dari Tarim ke India. Jika diurut keatas, &lt;em&gt;silsilah Syekh Siti Jenar berpuncak pada Sayidina Husain bin ‘Ali bin Abi Thalib, menantu Rasulullah&lt;/em&gt;. Dari silsilah yg ada, diketahui pula bahwa ada dua kakek buyutnya yg menjadi mursyid thariqah Syathariyah di Gujarat yg sangat dihormati, yakni Syekh Abdullah Khannuddin dan Syekh Ahmadsyah Jalaluddin. Ahmadsyah Jalaluddin setelah dewasa pindah ke Kamboja dan menjadi penyebar agama Islam di sana.&lt;br /&gt;Adapun Syekh Maulana ‘sa atau Syekh Datuk ‘Isa putra Syekh Ahmadsyah kemudian bermukim di Malaka. Syekh Maulana ‘Isa memiliki dua orang putra, yaitu Syekh Datuk Ahamad dan Syekh Datuk Shaleh. Ayah Syekh Siti Jenar adalah Syekh Datuk Shaleh adalah ulama sunni asal Malaka yg kemudian menetap di Cirebon karena ancaman politik di Kesultanan Malaka yg sedang dilanda kemelut kekuasaan pada akhir tahun 1424 M, masa transisi kekuasaan Sultan Muhammad Iskandar Syah kepada Sultan Mudzaffar Syah. Sumber-sumber Malaka dan Palembang menyebut nama Syekh Siti Jenar dgn sebutan Syekh Jabaranta dan Syekh ‘Abdul Jalil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir tahun 1425, Syekh Datuk Shaleh beserta istrinya sampai di Cirebon dan saat itu, Syekh Siti Jenar masih berada dalam kandungan ibunya 3 bulan. Di Tanah Caruban ini, sambil berdagang Syekh Datuk Shaleh memperkuat penyebaran Islam yg sudah beberapa lama tersiar di seantero bumi Caruban, besama-sama dgn ulama kenamaan Syekh Datuk Kahfi, putra Syehk Datuk Ahmad. Namun, baru dua bulan di Caruban, pada tahun awal tahun 1426, Syekh Datuk Shaleh wafat.&lt;br /&gt;Sejak itulah San Ali atau Syekh Siti Jenar kecil diasuh oleh &lt;em&gt;Ki Danusela&lt;/em&gt; serta penasihatnya, Ki Samadullah atau Pangeran Walangsungsang yg sedang nyantri di Cirebon, dibawah asuhan Syekh datuk Kahfi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi walaupun San Ali adalah keturunan ulama Malaka, dan lebih jauh lagi keturunan Arab, namun sejak kecil lingkungan hidupnya adalah kultur Cirebon yg saat itu menjadi sebuah kota multikultur, heterogen dan sebagai basis antarlintas perdagangan dunia waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu Cirebon dgn Padepokan Giri Amparan Jatinya yg diasuh oleh seorang ulama asal Makkah dan Malaka, &lt;em&gt;Syekh Datuk Kahfi&lt;/em&gt;, telah mampu menjadi salah satu pusat pengajaran Islam, dalam bidang fiqih dan ilmu ‘alat, serta tasawuf. Sampai usia 20 tahun, San Ali mempelajari berbagai bidang agama Islam dgn sepenuh hati, disertai dgn pendidikan otodidak bidang spiritual.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;                              &lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(93, 93, 94);"&gt;Pesan Syekh Siti Jenar sebelum wafat.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Pesan/ Dialog Syekh Siti Jenar ( Syekh Lemah Abang ) sblm wafat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt; &lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt;Syekh Siti Jenar, berasal dari Bagdad beraliran Syi’ah Muntadar, beliau menetap di Pengging Jawa Timur, disana Syekh Siti Jenar mengajarkan agama kepada Ki Ageng Pengging ( Kebo Kenongo ) dan masyarakat, tetapi para Wali Jawadwipa/ Wali Songo tidak menyetujui alirannya, oleh karena itulah Syekh Siti Jenar dihukum mati th. 1506 M, dan dimakamkan di Anggaraksa alias Graksan, Cirebon sekarang ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; Sebelum wafat, Syekh Siti Jenar sempat berpesan kepada para dewan wali/ Wai Songo bahwa “ &lt;strong&gt;Kelak pada suatu zaman akhir&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;kalau ada&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;kerbo bule mata kucing&lt;/strong&gt; ( orang Belanda ) &lt;strong&gt;naik dari laut, itulah tandanya musibah kepada anak cucu anda&lt;/strong&gt;,” katanya, sedang kenyataannya Belanda menjajah Indonesia selama 350 tahun dan banyak menyengsarakan rakyat Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; Syekh Siti Jenar mempunyai efek khusus yang kita anggap sebagai “insiden” diantara pemuka-pemuka Agama Islam pada abad ke 16 M, lambat laun ketika itu banyak orang-orang yang mengaji tasawuf/ hakiki, misalnya : perihal ilmu bedanya antara &lt;strong&gt;Kawula &lt;/strong&gt;dan &lt;strong&gt;Gusti &lt;/strong&gt;dan &lt;strong&gt;Tunggalnya Kawula&lt;/strong&gt; dan &lt;strong&gt;Gusti.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; Atas tuduhan Syekh Maulana Maghribi, bahwa Syekh Siti Jenar mengaku dirinya ALLAH, dan oleh Sunan kalijogo ditanyakan apakah benar tuduhan tersebut, beliau mengakuinya benar adanya, maka dewan wali dalam sidangnya sepakat untuk menjatuhkan &lt;strong&gt;hukuman mati bagi si tertuduh&lt;/strong&gt;, dan Sekh Siti Jenar menerima putusan tersebut agar segera dilaksanakan, dan yang harus melaksanakan keputusan tersebut yaitu Sunan Kudus dengan keris Ki Kantanaga yang diberikan oleh Sunan Gunung Jati.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; Sebelum eksekusi berlangsung, terjadilah &lt;strong&gt;kejadian yang sangat mencengangkan&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;masyarakat&lt;/strong&gt; karena memang disaksikan secara terbuka dihalaman masjid Agung Cirebon, dan dialog tersebut diantaranya sbb :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; Menempelnya &lt;strong&gt;keris Ki Kantanaga&lt;/strong&gt; ke jasad Syekh Siti Jenar, terdengar suara yang sangat keras seprti beradunya kedua besi yang sangat besar, lalu para Wali saling tersenyum, sambil berkata,” &lt;strong&gt;Masa ada ALLAH seperti besi&lt;/strong&gt; ?”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; Syekh Siti Jenar menjawab,” &lt;em&gt;Coba, tusuklah sekali lagi,”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; Ketika tusukan kedua, Syekh Siti Jenar menghilang tidak ada ujud jasadnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; Para Wali berkata kembali,” &lt;strong&gt;Masa matinya ALLAH seperti syaitan&lt;/strong&gt;,?.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; Secepat kilat Syekh Siti Jenar menampakan diri lagi, sambil berkata, “ &lt;em&gt;Coba tusuk sekali lagi?”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; Ketika tusukan ketiga, Syekh Siti Jenar membujur tergolek di lantai masjid, dari lukanya keluar darah merah, dan para Wali berkata kembali,” &lt;strong&gt;Masa matinya ALLAH seperti kambing.?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; Syekh Siti Jenar bangun hidup kembali tanpa luka dan berkata,” &lt;em&gt;Coba tusuk sekali lagi?”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; Kemudian pada tusukan keempat , Syekh Siti Jenar rebah, mati dan dari lukanya mengalir &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;darah putih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;, seketika itu para wali berkata kembali,” &lt;strong&gt;Masa matinya ALLAH seperti cacing!”,&lt;/strong&gt; karena berkali-kali tusukan selalu mati, hidup, mati, hidup, maka, Syekh Siti Jenar berkata, “ &lt;strong&gt;Lalu harus bagaimana mati saya menurut keinginan anda?”&lt;/strong&gt;dan dijawab oleh seluruh Wali,” &lt;strong&gt;Biasa&lt;/strong&gt;!”, seperti orang tidur badannya lemas, begitulah mati bagi seorang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Insanul kamil,”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt; &lt;span style="font-size:medium;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Sesudah itu ditusuklah jasadnya dan wafatlah Syekh Siti Jenar seperti umumnya manusia, jasadnya mengecil sebesar kuncup bunga melati dan &lt;strong&gt;baunya semerbak mewangi bau harumnya melati&lt;/strong&gt; ( Syekh Siti Jenar, wafat wajar dan tidak bunuh diri )&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt;Syeh siti Jenar adalah salah satu wali Allah yang hebat ilmu kebathinannya diantara wali songo lain,wafatnya karena perbedaan paham dengan paham islam sunni para wali songo.tetapi dia bukan beraliran syi'ah.karena aliran syi'ah tetap ada sholat 5 waktu tetapi berbeda hukum hadist saja dengan aliran sunni.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; Dia diburu oleh wali songo karena tidak mau sholat 5 waktu,melainkan dia hanya mau beribadah dengan berdzikir saja.ini terjadi karena sewaktu ke arab dengan sunan bonang beliau telah diperingati jangan belajar ilmu yang dimiliki oleh seorang kakek yg berada dipojok masjidil haram yg sedang "berzikir".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; Dan syeh siti Jenar secara diam2 selama di arab selalu kontak dengan kakek2 itu sampai mempunyai Ilmunya kakek tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; Sehingga membuat keputusan para walisongo menegurnya,tetapi dia tidak mengindahkan bahkan menantang tarung Ilmu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; Setelah di musyawarahkan syeh siti jenar harus ditindak dengan diburu sampai insyaf atau mati oleh sunan kalijaga yang ditunjuk sebagai executor; sedikit info "sunan kalijaga adalah sunan yang mempunyai Ilmu kebathinan paling tinggi dibanding syeh siti Jenar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; dalam perburuannya beliau sunan kalijaga diberi pedang yg disebut "pedang Allah" oleh salahsatu walisongo konon pedang ini masih misterius keberadaanya sampai sekarang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(98, 98, 98);"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt; lalu matilah syeh siti jenar dengan pedang tsb setelah berhasil ditemukan bersembunyi didalam suatu gunung didaerah jawa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Repost dari : http://yuliano.vox.com/library/post/asal-usul-syekh-siti-jenar.html&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-2876328527329291241?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/2876328527329291241/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/11/asal-usul-syeh-siti-jenar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/2876328527329291241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/2876328527329291241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/11/asal-usul-syeh-siti-jenar.html' title='Asal-Usul Syeh Siti Jenar'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/Sw5C4QW9y-I/AAAAAAAAABs/rvlSoc3r_FI/s72-c/ABMM01+syekh+siti+jenar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-8956591478953430945</id><published>2009-11-16T22:19:00.000-08:00</published><updated>2009-11-16T22:36:27.115-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Makrifat Syekh Siti Jenar'/><title type='text'>Manunggaling kawula klawan Gusti.. (NurNYA)</title><content type='html'>&lt;em&gt;Ku rindu denganNYA..&lt;br /&gt;Ku rindukan hidupku yang dahulu kala..&lt;br /&gt;Ketika aku masih suci tiada terkira..&lt;br /&gt;Kapankah aku 'kan kembali pada hidupku yang dulu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Perjalanan tiada halang..&lt;br /&gt;Menghilangkan ke fanaan..&lt;br /&gt;Kebenaran tujuanku..&lt;br /&gt;Dia ciptakan aku dengan meniupkan NurNYA..&lt;br /&gt;Tak perlu mencariNYA keluar..&lt;br /&gt;DiriNYA ada di dalam diriku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita manusia adalah bagian dari Nur Maha Hidup..&lt;br /&gt;Yang meniupkan ruhNYA kepada kita..&lt;br /&gt;Kita adalah rahmat dariNYA..&lt;br /&gt;Kanjeng Nabi Muhammad SAW adalah teladan dan perwujudan dari kehendakaNYA..&lt;br /&gt;Insan Kamil yang sempurna yang ditunjuknNYA untuk semseta alam..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan kehidupan untuk mengenalNYA..&lt;br /&gt;Dia berhak di kenal untuk menunjukkan eksistensiNYA atas kuasaNYA..&lt;br /&gt;Ia Maha Hidup dengan apa yang Ia hidupkan..&lt;br /&gt;Nur atau ruhNYA ditiupkan untuk menghidupkan jasad manusia..&lt;br /&gt;NurNYA pun bersujud untukNYA..&lt;br /&gt;Kita hidup karena Nur yang Ia tiupkan ke dalam Jasad kita..&lt;br /&gt;Jasad manusia sangatlah suci dan berharga karena ditiupkan ruhNYA..&lt;br /&gt;Dia ada dimana-mana, dimanapun kita berada, karena Ia ada di  dalam Nur kita yang merupakan bagian dari NurNYA..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat bersatunya hamba dengan Tuhan adalah &lt;em&gt;baitullah..&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Tapi, kita tidak perlu cari tempat suci "diluar" diri kita..&lt;br /&gt;Tempat suci tak berbentuk fisik atau perebutan wilayah..&lt;br /&gt;Bukan saling membenci dan membunuh sesama manusia..&lt;br /&gt;Itu hanya membawa agama ke dalam lembah kenistaan..&lt;br /&gt;Baitullah ada di diri kita, &lt;em&gt;qalb mu'min&lt;/em&gt; -jantung hatinya orang mu'min-..&lt;br /&gt;Karena hakikatnya jasad manusia adalah &lt;em&gt;al-masjid al-haram..&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;NurNYA akan bersujud dan bertemu denganNYA..&lt;br /&gt;Dan pertemuan kembali NurNYA denganNYA tak lain adalah &lt;em&gt;Baitullah..&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Dan tempat Nur yang ditiupkaNYA bersujud padaNYA adalah Jasad..&lt;br /&gt;Oleh karena itu Jasad manusia sangatlah berharga, karena telah  dipilih Tuhan untuk menempati RuhNYA..&lt;br /&gt;Maka dosa besarlah orang yang membunuh jasad manusia..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NurNYA ada dimana-mana..&lt;br /&gt;Ia Maha Hidup..&lt;br /&gt;Maka hanya yang "Hiduplah" yang bisa menemuiNYA..&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Hidup secara Lahir Batin..&lt;br /&gt;Lahir batin keberadaan sukma..&lt;br /&gt;Yang disembah Gusti..&lt;br /&gt;Gusti yang menyembah..&lt;br /&gt;Diri menyembah disembah..&lt;br /&gt;Memuji di puji..&lt;br /&gt;Timbal balik..&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Bila NurNYA berdzikir untuk diriNYA..&lt;br /&gt;DiriNYA pun berdzikir untuk NurNYA..&lt;br /&gt;Semakin kita dekat dengannNYA..&lt;br /&gt;Semakin dekat pula Ia dengan kita..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikanlah "makanan" dan “latihlah”  NurNYA yang telah Ia tiupkan ke jasad kita..&lt;br /&gt;Beribadahlah untuk menerangkan Nur dariNYA..&lt;br /&gt;Jagalah dan latihlah NurNYA agar tetap hidup..&lt;br /&gt;Agar NurNYA yang akan menuntun sesuai kehendakNYA..&lt;br /&gt;Dan bukan ego dan nafsu kita yang menuntun kita..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjalanlah menujuNYA..&lt;br /&gt;Hanya kepadaNYA lah kita berpegang teguh dan percaya..&lt;br /&gt;Bahwasanya semua yang ada di dunia ini bersifat fana dan semu..&lt;br /&gt;Niscaya kau akan mendapatkan Kebenaran sejati dengan bertemuNYA kembali..&lt;br /&gt;Gunakanlah Nur yang ada di dalam hati mu..&lt;br /&gt;&lt;em&gt;qalb mu'min&lt;/em&gt; -jantung hatinya orang mu'min-..&lt;br /&gt;&lt;em&gt;The Inner Light..&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Hanya NurNYA lah yang sanggup dan bisa menemukaNNYA kembali..&lt;br /&gt;Peleburan kembali NurNYA denganNYA..&lt;br /&gt;Hanya pedoman dan kajian Al-Quran yang sejatinya terdapat di dalam NurNYA yang kita miliki ini dapat menuntun kita menujuNYA..&lt;br /&gt;Dan dengan NurNYA inilah yang dapat kita percaya..&lt;br /&gt;Untuk menentukan yang mana yang Hak, dan yang Bathil..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan manusia tidak berhak menghukum atau memvonis haram bahkan sesat manusia lain..&lt;br /&gt;Sekalipun manusia itu sangatlah miskin, bodoh hina, ataupun berbeda paham dengan kita..&lt;br /&gt;Hanya Gusti Allah lah yang berhak menentukan kehendakNYA..&lt;br /&gt;Karena orang-orang yang dianggap hina itu NurNYA belum mendapat pencerahan dan belum mendapatkan hidayah untuk menerangkan NurNYA..&lt;br /&gt;Karena itulah akal di ciptakan untuk mencari dan mendapatkan kembali hidayah akan NurNYA yang akan menuntun kita kepadaNYA..&lt;br /&gt;Dan seharusnya ulama-ulama yang diharapkan menjadi Insan Kamil dapat menuntun orang awam untuk kembali ke jalanNYA..&lt;br /&gt;Bukan sebaliknya, Ulama yang mengatasnamakan Agama berbuat seenaknya..&lt;br /&gt;Menganggap dirinya benar..&lt;br /&gt;Dia tak lain hanya belajar agama sampai sampulnya saja..&lt;br /&gt;Tapi tidak kandungan yang terdapat di dalamnya yang kemudian di praktekan dan mengamalkannya sebagai rahmat untuk alam semesta..&lt;br /&gt;Mencampurkan agama dengan kekuasaan..&lt;br /&gt;Dan itu sama saja menjatuhkan agama ke dalam lembah kenistaan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia tidak berhak memvonis haram ataupun berdosa bagi seorang manusia..&lt;br /&gt;Walaupun NurNYA terdapat di dalam diri kita, bukan berarti kita mempunyai kuasa tersebut..&lt;br /&gt;Karena masih ada Yang Maha Kuasa untuk menjalankan KehendakNYA..&lt;br /&gt;Manusia menjalankan kehendakNYA, dan Allah lah yang menentukan kehendakNYA..&lt;br /&gt;Manusia sejatinya di mata Allah adalah sama derajatnya..&lt;br /&gt;Dan agama bukanlah soal nasionalis ataulah politik..&lt;br /&gt;Kebenaran bukanlah soal yang mana yang banyak atau poling..&lt;br /&gt;Maka Al-Quran di turunkan untuk kita sebagai manusia yang mempunyai batasan untuk menentukan yang mana yang Hak dan yang Bathil..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Quran diturunkan untuk menuntun manusia menuju akhlak mulia yang di perintahkan oleh Allah..&lt;br /&gt;Al-Quran merupakan petunjuk Allah kepada manusia agar mencapai kebenaran milikNYA..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Al-Quran sejatinya bukanlah hal yang baru buat kita..&lt;br /&gt;Seperti konsep Plato yang terinspirasi dari hal ini..&lt;br /&gt;manusia di lahirkan tidaklah kosong..&lt;br /&gt;Melainkan sudah di beri modal tahu sesautu dari dunia ruh...&lt;br /&gt;Dia yang meurunkan dan menciptkan Al-Quran..&lt;br /&gt;Dia yang meniupkan NurNYA ke manusia..&lt;br /&gt;Al-Quran sendiri menyebutkan dalam Surat Al-Ankabut [29]:49 bahwa &lt;em&gt;AL-Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata yang berada di dalam dada (kesadaran) orang-orang yang di beri ilmu..&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Maka Al-Quran diturunkan untuk orang-orang yang disucikan hati dan pikirannya..&lt;br /&gt;Kita bukan hanya saja membaca Al-Quran..&lt;br /&gt;Tapi kita harus mengkajinya..&lt;br /&gt;Dan membersihkan Nur kita yang di tiupkan olehNYA agar dapat kembali berpegang teguh padaNYA..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya ada doa agar kita di berikan Ilmu..&lt;br /&gt;Agar dapat benar-benar "Hidup" NurNYA..&lt;br /&gt;Agar bisa menjadi manusia yang berakal dan berpegang teguh padaNYA..&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Rabbi Zidni Ilmi&lt;/em&gt; - Tuhanku tambahkan kepadaku ilmu..&lt;br /&gt;Dengan ilmu aku bisa "hidup" dan bisa menemuiMU..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sesungguhnya rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan dengan ALLAH, dan mereka tidak mendapat petunjuk.&lt;/em&gt; (Surat Yunus)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka berdoalah untuk diri kita sendiri..&lt;br /&gt;NurNYA berdoa untukNYA..&lt;br /&gt;Dan diriNYA pun mendoakan NurNYA..&lt;br /&gt;Karena sejatinya Nur yang ada di jasad kita merupakan mitra atau bagian dari NurNYA..&lt;br /&gt;Bersihkan hati kita dari segala hal yang negatif..&lt;br /&gt;Terapkanlah doa kita untuk diri kita sendiri..&lt;br /&gt;Karena yang nyata dapat menolong kita adalah NurNYA yang terdapat di diri kita..&lt;br /&gt;Semakin dekat NurNYA yang ada di diri kita dengan Gusti Allah..&lt;br /&gt;niscaya doa kita akan di kabulkanNYA dan kita akan mencapai kebenaran yang sejati..&lt;br /&gt;Amin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tulisan diatas merupakan sebagian kecil dari konsep makrifat yang di ajarkan oleh Syekh Siti Jenar dalam &lt;em&gt;Manunggaling kawula klawan Gusti..&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-8956591478953430945?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/8956591478953430945/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/11/manunggaling-kawula-klawan-gusti-nurnya.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/8956591478953430945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/8956591478953430945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/11/manunggaling-kawula-klawan-gusti-nurnya.html' title='Manunggaling kawula klawan Gusti.. (NurNYA)'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-3384996355316060556</id><published>2009-11-06T07:25:00.000-08:00</published><updated>2009-11-06T07:26:27.571-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='esay'/><title type='text'>Indonesia (Jangan sampai) terpecah belah..</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perseteruan antara KPK dan POLRI yang sekarang semakin ramai di tayangkan media merupakan suatu hal yang di lebih-lebihkan. Apalagi kemarin secara eksklusif rapat klarifikasi asus KPK oleh KAPOLRI di komisi III DPR di siarkan secara langsung oleh salah satu stasiun Televisi swasta Nasional. Dengan alasan masyarakat harus tahu semuanya, rapat itu di adakan secara terbuka dan di siarkan secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke kita masyarakat berhak tahu di era Demokrasi sepereti ini. Tapi apakah kita tidak sadar? Kita sbagai penonton dirumah dijadikan objek komoditi dagang oleh stasiun Televisi tersebut, mereka cuma mau menarik perhatian pemirsa agar rating mereka bagus, dengan begitu mereka akan mendapatkan Uang yang banyak dari hasil “dagangannya” tersebut, suatu Kapitalisme dan konsep Zionisme yang menjadikan Uang adalah segala-galanya dan bahkan menjadi Tuhan bagi kaum Materialisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka gak peduli tuh sama yang namanya efek dari tayangan ekslusif mereka itu, lagi-lagi dengan dalih Demokrasi, mereka berargumen dengan kekuatan pers, tapi semua itu cuma topeng mereka aja, bagi media, berita buruk seseorang atau suatu negeri adalah berita baik buat mereka. Dan konsep ini jelas sekali dilarang keras oleh Agama manapun, kita tidak boleh membicarakan keburukan orang, apalagi orang tersebut dalam keadaan teraniyaya, celakah mereka yang menyebarkan berita buruk saudaranya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalangan elite kita tak lain seperti "domba aduan" di frame mereka. Boleh terbuka, tapi haruslah sesuai dengan etika, ajaran Agama, dan perhatikan dampak bagi masyarakat, apakah ini akan berdamak buruk atau tidak. Lihat aja sekarang kasus antara KPK dan POLRI ini semakin ga jelas, dan sebenaranya ga usah di besar-besarkan, karena media terlau melebih-lebihkan, maka jadilah kasus ini besar. Bak seperti halnya sebuah pentas drama, ada yang dijadikan media sebagai Protagonis dan ada yang dijadikan Antagonis. Jadi masyarakat memunculkan opini atau wacana yang berbeda-beda sesuai dengan kepentingan dan ikatan emosional mereka masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya media melihat terlebih dahulu, apakah masyarakat kita sudah bersikap dewasa dalam menerima perbedaan? dan rasanya masyarakat kita belum bisa menerima perbedaan, mereka lebih menerima perbedaan sebagai sesuatu yang tabu, melenceng, salah, ga sesuai, dll. Mereka pasti akan berbuat suatu hal fanatisme semu untuk mepertahankan "jagoannya" paling benar sendiri, tanpa melihat "jagoan" orang lain yang belum tentu salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa lihat apa yang terjadi kemarin, si A dan si B bak "berada di ring tinju", semua mengeluarkan argumen-argumen yang menurut mereka paling benar, mereka semua seperti sekelompok taman kanak-kanak dengan egois masing-masing, ribut sendiri tanpa memandang guru (pemimpin rapat) di kelas (ruang rapat). Apakah itu semua anggota Dewan yang terhormat kita? Yang katanya intelek dan hebat? Tapi kelakuan mereka masih kekanak-kanakan, belum mencerminkan sikap dewasa sedikitpun, mereka hanya memikirkan kepentingan mereka masing-masing dan di biarkan publik tahu akan kehebatan mereka, mereka lebih mementingkan "Image" mereka kepada publik di banding menjalankan amanah mereka secara ikhlas, mereka tak lain bersifat Ria, suatu yang di larang oleh Agama mmanapun. Mungkin mereka seharusnya menerapkan sedikit bicara banyak bekerja, suatu yang di contohkan oleh Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kah isi dari negeri pertiwi kita? anggota dewan terhormat, para penegak hukum kita, yang seharusnya melayani kita dan menjadi contoh yang baik buat kita, tapi mereka "di adu domba" di depan kita, masyarakat, pemuda, dan anak-anak sang penerus bangsa. Maka tak heran sekarang ini opini masyarakat semakin beragam dan dapat membuat gejolak di tengah tata masyarakat pertiwi ini. Kelompok A memihak si A, dan B yang di bela oleh kelompok B, apakah ini yang dinamakan persatuan Indonesia? Gak heran bila nantinya bangsa kta ini sering terjadi perpecahan dan peperangan antara anak bangsa yang berbeda opini karena dampak buruk dari media yang tak lagi punya etika dalam meliput suatu berita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bolehlah media meliput, tapi jangan di tambah-tambahin unsure dramatic seperti dalam film, cukuplah media memberikan realita yang terjadi, harus netral dan jangan menyampaikan suatu Opini dan membenarkan Opini Dominan, haruslah Netral dan Bijkak dalam meliput suatu peristiwa dan masah, jangan sampai terkesan mengadu domba, pikirkan dampaknya juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah adu domba sendiri juga dilarang dalam Agama? Seharusnya kita dapat mencontoh tokoh-tokoh Islam yang selalu saling membantu, bahkan dengan musuh sekalipun, seperti halnya Salahudin Al Ayubi atau sering juga di sebut sebagai “Saladin” yang membantu mengirim ahli kesehatan bagi sang Raja Jerusalem, King Richard dari Inggris yang memimpin pasukan Salib yang sedang sakit pada saat terjadi perang Salib di abad Pertengahan yang merebutkan tanah suci Jerusalem tersebut. Kita memang bukan Negara Islam, tapi setidaknya kita negara yang mayoritasnya Islam kenapa tidak mencontoh tokoh-tokoh besar Islam seperti Salahidin dan Rasullulah SAW? Dan ada baiknya kita sebagai orang muslim yang mayoritas memberikan contoh bagi kaum-kaum Non-Muslim dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara, saling menghargai perbedaan, saling membantu, dan jangan saling memecah belah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita terpecah belah, seperti kemarin anggota dewan kita dan para penegak hukum kita saling menjatuhkan untuk membuktikan di antara mereka yang paling benar dan yang paling pintar, nanti kita sendiri yang malu sebagai warga negara Indonesia. Negara-negara lain akan tertawa melihat keadaan negara kita ini, dan mereka akan gampang merendahkan negara kita karena kita sendiri tidak pernah bersatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang paling penting di ketahui adalah Zionis dan antek-anteknya akan tertawa dari kejauahan karena strategi mereka telah berhasil memecah belah negara yang mayoritas penduduknya Islam ini dengan alat mereka yaitu media dan dalih mereka yaitu demokrasi terbuka. Padahal di Islam sendiri pun kita juga di ajarkan dalam berdemokrasi, tapi demokrasi yang santun, saling menghargai perbedaan, tenggang rasa, dan tidak saling menjatuhkan dengan amalan-amalan yang telah di ajarkan oleh Nabi besar Muhammad SAW dan Firman-firman ALLAH SWT dalam AL-QUR'AN. Bahkan demokrasi sendiri sudah di catat dalam sejarah Isra Mi’Raj, saat Rasullah SAW melakuakn perjalanan Mi’Raj ke Langit ke Tujuh, Beliau meminta agar Umatnya tidak dibebani dengan Shalat 50 waktu, tetapi di ringankan menjaidi 5 waktu saja, itu menunjukkan Beliau yang “bermusyawarah” dan menerapkan Demokrasi dengan Yang Maha Esa, karena Beliau (Muhammad) sangatlah sayang dan bersikap realistis kepada Umatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada baiknya kita mengacu pada hal-hal tersebut, niscaya hidup kita akan damai, Insya Allah..&lt;br /&gt;Begitu juga bagi agama lain Non Muslim juga bila kita mengacu pada kitab-kitab dan rasulnya masing-masing, Niscaya Indonesia akan damai dan bangsa kita akan terselamatkan dunia akhirat, AMIN.. God Bless Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sekarang ini kita jangan begitu mudahnya percaya terhadap media, karena sebagian besar media, baik cetak maupun elektronik di seluruh dunia ini sudah dikuasai mereka (Zionis). Suatu kepentingan mereka untuk memecah belah persaudaraan kita sebagai muslim, sesungguhnya mereka takut pada kita saat kita bersatu, makanya mereka ingin memecah belah kita. Banyak-banyaklah beribadah, berdoa, beramal, dan membantu orang lain. Salah satu bukti bahwa semakin anda beriman, maka semakin takut mereka adalah ketakutan mereka terhadap “The Islamic Golden Era” yang telah diramalkan oleh Nabi Muhammad. Kita harus bersatu, bangsa kita harus bersatu, dengan begitu Amerika yang berperan sebagai "pahlawan kesiangan" gak akan bisa "menjajah" bangsa kita, dan Zionis tidak dapat menghancurkan kita, Ideologi kita sebagai umat Muhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Notes :&lt;br /&gt;Orang dapat berpendapat sesuai dengan pandangannya masing-masing, disini penulis hanya menulis dengan sudut pandang yang berbeda dalam menyikapi kasus yang terjadi di Negeri ini, Bila ada pandangan dan pendapat yang berebeda silahkan, karena perbedaan merupakan suatu anugrah yang melambangkan eksistensi manusia berfikir dan “ada” dalam kehidupan, dan juga melambangkan adanya Sang Maha Hidup. Karena pendapat orang pasti berebeda-berbeda sesuai dengan bagaimana anda menyikapinya, sesuai dengan kebudayaan dan pendidikan masing-masing setiap individu, tidak ada kebenaran tunggal, sejatinya kebenaran hanya milik TUHAN.&lt;br /&gt;Terima Kasih. God Bless Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-3384996355316060556?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/3384996355316060556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/11/indonesia-jangan-sampai-terpecah-belah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/3384996355316060556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/3384996355316060556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/11/indonesia-jangan-sampai-terpecah-belah.html' title='Indonesia (Jangan sampai) terpecah belah..'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-7494139735662215789</id><published>2009-11-06T07:19:00.000-08:00</published><updated>2009-11-06T07:21:48.627-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kenangan'/><title type='text'>Lapangan Gazibu, Bandung, 10 September 2009</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/SvQ-vLYigOI/AAAAAAAAABk/0y_5UDHd8ZQ/s1600-h/16458_1269248095245_1351137450_806343_3040294_n.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 214px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/SvQ-vLYigOI/AAAAAAAAABk/0y_5UDHd8ZQ/s320/16458_1269248095245_1351137450_806343_3040294_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5401010833354555618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cahaya lilin menghiasi Gazibu di malam kelahiranmu..&lt;br /&gt;Gedung sate jadi saksi bisu perayaan ulang tahunmu..&lt;br /&gt;Ku datang membawa kejutan menemuimu di bulan ramadhan..&lt;br /&gt;Ditemani Argo Gede malam ku menuju tanah pasundan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt; --------------------------&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;--------------------------&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;--------------------------&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;--------------------------&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;--------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari stasiun Hall ku bergegas mencari angkot cisitu..&lt;br /&gt;Angkot cisitu terakhir mengantar ku menuju simpang Dago..&lt;br /&gt;Di restoran cepat saji simpang Dago kau menantiku..&lt;br /&gt;Ditemani dengan segelas minuman bersoda kau nanti diriku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita jumpa dengan hati riang, bahagia dan rindu menjadi satu..&lt;br /&gt;Kau menyambut kedatanganku dengan senyuman mahalmu yang di hiasi behel..&lt;br /&gt;Ku balas senyummu dengan menyembunyikan raut lelah perjalananku..&lt;br /&gt;Bandung malam itu sangatlah indah dengan malaikat-malaikat memberkati..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku lihat jam dinding menunjukkan 30 menit lagi dirmu kan bertambah dewasa..&lt;br /&gt;Ku bergegas mengajakmu ke suatu tempat untuk membuat perayaan kecil..&lt;br /&gt;Sebelumnya kita membeli sepotong roti dan pemantik api di mini market..&lt;br /&gt;Dengan sepeda motor pinjaman kita berputar Dago mencari tempat perayaan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tibalah kita di lapangan Gazibu depan gedung Sate tepat pukul 12..&lt;br /&gt;Kita rayakan bersama hari jadimu dengan sepotong roti tolol..&lt;br /&gt;Di atas roti itu kita hiasi dengan lilin-lilin berwarna..&lt;br /&gt;Ku nyalakan lilinnya, kau buat pengharapan dan kau titip lilinnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku jabat tanganmu dan mengucapkan "Selamat Ulang Tahun Sayang"..&lt;br /&gt;Kau bilang "Terima Kasih Sayang atas kejutan tololnya"..&lt;br /&gt;Kita pun tersenyum bersama di bawah berkah sinar para malaikat..&lt;br /&gt;Malaikat turun langit membawa berkah dari langit ke tujuh untukmu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt; --------------------------&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;--------------------------&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;--------------------------&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;--------------------------&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;---------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh kenangan beberapa bulan lalu saat kamu ulang tahun ke 19 yang tak terlupakan..&lt;br /&gt;Bertepatan dengan Ramadhan 1430 H yang selalu terkenang dalam hatiku..&lt;br /&gt;Tak dapat ku lupakan, karena selalu teringat akan kenangan tersebut, Ku abadikan dengan sebuah tulisan tolol ini sebagai dokumen kenangan itu..&lt;br /&gt;Ku dedikasikan tulisan tolol ini untuk kita berdua dan para Malaikat yang telah membawa berkah dari langit ke tujuh untuk kita berdua waktu itu.. God Bless Me, You, and Angels..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-7494139735662215789?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/7494139735662215789/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/11/lapangan-gazibu-bandung-10-september.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/7494139735662215789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/7494139735662215789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/11/lapangan-gazibu-bandung-10-september.html' title='Lapangan Gazibu, Bandung, 10 September 2009'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/SvQ-vLYigOI/AAAAAAAAABk/0y_5UDHd8ZQ/s72-c/16458_1269248095245_1351137450_806343_3040294_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-7534213466595536456</id><published>2009-11-06T07:10:00.000-08:00</published><updated>2009-11-06T07:15:09.928-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemikiran'/><title type='text'>AKU?</title><content type='html'>AKU adalah sekumpulan wacana-wacana yang kalian bicarakan tentang aku..&lt;br /&gt;AKU tidaklah nyata dan tidak bisa menunjukkan eksistensiku sendiri..&lt;br /&gt;orang lain bilang aku pembohong, pemarah, arogan, pembangkang, bahkan lebih ekstrem lagi AKU adalah Kafir..&lt;br /&gt;karena orang lain berfikir dan memberi opini seperti itu tentang aku, maka AKU ada..&lt;br /&gt;padahal AKU sendiri tidak tahu sifat AKU..&lt;br /&gt;apakah AKU bisa berdiri tanpa wacana orang lain..&lt;br /&gt;ataukah AKU ini hanya ilusi kalian..&lt;br /&gt;atau mungkin kalian yang cuma ilusi AKU..&lt;br /&gt;AKU berfikir maka AKU ada..&lt;br /&gt;atau mereka yang memberi wacana dan berfikir tentang AKU, maka AKU ada..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tentang AKU...&lt;br /&gt;Orang selalu berbicara tentang AKU, padahal mereka sendiri tidak tahu tentang AKU..&lt;br /&gt;persetan dengan kalian..&lt;br /&gt;AKU adalah AKU.. hanya AKU dan TUHAN yang tahu tentang AKU..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-7534213466595536456?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/7534213466595536456/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/11/aku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/7534213466595536456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/7534213466595536456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/11/aku.html' title='AKU?'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-6563964741313753152</id><published>2009-11-06T06:56:00.000-08:00</published><updated>2009-11-06T07:02:57.439-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='esay'/><title type='text'>(Lunturnya) Ideologi Bangsa..</title><content type='html'>Pada zaman sekarang ini, Partai Politik sudah tidak lagi "berjualan" Ideologi saat kampanye atau sebagai cita-cita mereka. Partai hanya berjualan tokoh, kesuksesan dan pengalaman masa lalu (Empirisme), dan asas menguntungkan (Pragmatisme). Tak ada lagi landasan ideologi pada saat kampanye era tahun 50an, dimana disana sangat jelas ideologi dari partai-partai yang bertarung dalam pemilu, seperti Parpol yang nasionalis, Islamis (Masyumi atau NU), atau komunis dapat dibedakan dengan jelas, ditinjau dari pemikiran politiknya, norma yang melingkupinya, bahasa dan simbol yang digunakan, maupun kecenderungan elite yang memerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun saat era orde baru, semua ideologi di tunggalkan oleh rezom yang berkuasa saat itu. Disini Hegemony sudah mulai terlihat, kediktatoran orde baru mematikan kemajemukan ideologi, karena bagi yang ideologinya bertentangan dengan Pancasila akan dihabisi, di anggap Komunis dan penghianat bangsa. Maka pada zaman ini tidak ada yang namanya Oposisi, dan kita bisa lihat, tanpa ada Oposisi, rezim yang berkuasa menjadi diktator, tanpa ada yang mengkontrol, KKN merajalela, dan puncaknya rakyat menggulingkan rezim ini, Itulah fakta terburuk menolak kehadiran oposisi dalam mempraktekkan demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pengantar pengertian Oposisi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Oposisi sendiri dibutuhkan bukan hanya untuk mengawasi kekuasaan. Oposisi diperlukan juga karena apa yang baik dan benar dalam politik haruslah diperjuangkan melalui kontes politik dan diuji dalam wacana politik yang terbuka dan publik. Adalah naif sekali sekarang ini untuk masih percaya bahwa pemerintah bersama semua pembantu dan penasihatnya dapat merumuskan sendiri apa yang perlu dan tepat untuk segera dilakukan dalam politik, ekonomi, hukum, pendidikan dan kebudayaan pada saat ini.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dari sudut pandang penting mekanisme check and balance, oposisi semestinya tidak perlu dicemaskan dan kemudian menjadi takut untuk menerima kehadirannya. Justru adanya kekuatan oposisi untuk menjaga pelaksanaan negara demokrasi berjalan dengan baik dan demokratis.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Di sanalah oposisi dibutuhkan sebagai semacam advocatus diaboli atau devil's advocate yang memainkan peranan setan yang menyelamatkan kita justru dengan mengganggu kita terus-menerus. Dalam peran tersebut oposisi berkewajiban mengemukakan titik-titik lemah dari suatu kebijaksanaan, sehingga apabila kebijaksanaan itu diterapkan, segala hal yang dapat merupakan efek sampingan yang merugikan sudah lebih dahulu ditekan sampai minimal.&lt;br /&gt;(Disunting dari searching di oom google)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pengantar pengertian Hegemony&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Istilah hegemoni berasal dari istilah yunani, hegeisthai (“to lead”). Konsep hegemoni banyak digunakan oleh sosiolog untuk menjelaskan fenomena terjadinya usaha untuk mempertahankan kekuasaan oleh pihak penguasa. Penguasa disini memiliki arti luas, tidak hanya terbatas pada penguasa negara (pemerintah).&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Hegemoni bisa didefinisikan sebagai: dominasi oleh satu kelompok terhadap kelompok lainnya, dengan atau tanpa ancaman kekerasan, sehingga ide-ide yang didiktekan oleh kelompok dominan terhadap kelompok yang didominasi diterima sebagai sesuatu yang wajar (common sense)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Hegemony is the dominance of one group over other groups, with or without the threat of force, to the extent that, for instance, the dominant party can dictate the terms of trade to its advantage; more broadly, cultural perspectives become skewed to favor the dominant group. Hegemony controls the ways that ideas become “naturalized” in a process that informs notions of common sense (&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hegemony" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this)," target="_blank" rel="nofollow"&gt;&lt;span&gt;http://en.wikipedia.org/wi&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ki/Hegemony&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;(Disunting dari hasil searching dari oom google)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun setelah reformasi kemajemukan ideologi lewat partai politik pun menemui titik terang kembali, namun lagi-lagi tidak menjalankan Ideologi dengan baik, sama halnya dengan orde baru, Parpol hanya sebagai kendaraan mencari kekuasaan bagi para kadernya. Selain krisis identitas, sebagian besar parpol di Indonesia tidak memiliki ideologi. Kalaupun ada, hanya dijadikan aksesoris partai semata, tidak menjadi acuan dalam tingkah laku para elite dan dalam perjuangan politik partai bersangkutan. Dengan demikian, keberadaan ideologi itu hanya simbolis, tidak di terapkan dan di jadikan dasar partai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman sekarang ini, Pemrintahan Indonesia diisi oleh orang-orang yang tak berideologi, Ideologi sudah tidak mendapatkan tempatnya di Senayan dan Pemerintahan. Coba kita lihat siapa pemenang pemilu tahun 2009 ini? partai yang hanya mengandalkan sosok tokoh, seperti halnya seorang penjual sapi glondongan, yang hanya menjual fisik luar sapi tersebut, namun sebenarnya isi daging sapi tersebut hanya sedikit, dan kebanyakan airnya saja, atau dengan kata lain, sapi tersebut kosong tanpa isi. Dan lebih parahnya lagi partai tersebut tidak memiliki "jualan" Ideologi yang jelas. Dan itu bisa terlihat jelas sekarang perjalanan bangsa ini tanpa ideologi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kita lihat yang tadinya teriak-teriak sebagai partai oposisi dan berideologikan nasionalis sebagai pembela wong cilik, namun apa daya, saat seorang tokoh partai ini "di imingi" kekuasaan sebgaia ketua MPR, semuanya semakin tidak jelas. Disini terlihat adanya "pemerataan atau penunggalan" Ideology Hegemony dari pemerintah yang berkuasa. Sama halnya dengan orde baru, semua yang bertentangan di habisi, namun sekarang caranya beda, yaitu dengan cara halus, yaitu dengan menyatukan paham dengan kekuasaan. Secara logis rasanya tidak mungkin dengan jumlah kursi yang kalah dari pemenang pemilu kemarin, seorang ketua MPR terpilih berasal dari partai yang jumlah kursinya minoritas di senayan. Ini salah satu pertanyaan yang tidak harus kita cari kebenarannya, namun kita simpan untuk sebuah revolusi kembali, bukannya sekarang kita takut dengan berdiam diri, namun kita ambil sebagai perenungan dan pemahaman politik kita agar jangan sampai kita kehilangan ideologi seperti mereka-mereka, biarkanlah kita sebagai kaum marjinal yang terhormat. Karena kebenaran yang di maksud kita tak akan sama dengan kebenaran orang-orang pragmatis tersebut, mereka dengan gagah dan teori-teori wacana mereka membela diri dan menganggap kita tak tahu apa-apa, nanti kita di cap sebagai pembangkang dan pemberontak. Itu semua terlihat dari mereka di kalangan elite yang tidak mau menerima perbedaan, terlihat dengan tak jelasnya oposisi di pemerintahan, mereka semua ingin semuanya satu (Hegemony) yaitu membantu pemerintahan, namun pemerintaha yang tak jelas arahnya. Mungkin contoh jelas lainnya sekarang adalah kasus KPK yang sebenarnya bisa jadi "Oposisi" di dalam pemerintahan, namun apa yang terjadi? Pemerintah yang sekarang berkuasa seakan akan "menghapus" oposisi terakhir ini. Mungkinkah kediktatoran akan kembali terjadi? Sekarang ini Parpol digunakan sebagai alat mencapai kekuasaan oleh para kadernya, Parpol sudah tidak mementingkan Ideologi dasar mereka sebagai penyambung ideologi rakyat ke pemerintahan, makanya sekarang ke banyakan janji-janji palsu dari Parpol kepada rakyatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang orang-orang yang konservatif akan membiarkan hal ini terjadi begitu saja, tanpa mau memikirkan ideologi, dengan wacana mereka yang hanya sekadar ikut-ikutan atau mencari aman saja, mereka menganggap yang dominan atau Hegemony lah yang terbaik dan benar. Mereka mengesampingkan dan melupakan suatu hal yang mendasar, yaitu mau di bawa kemana bangsa kita bila tak memiliki identitas sebagai bangsa. Kita sering teriak-teriak dengan so sucinya bahwa kita adalah negara Islam, semua hal yang di anggap tak suci dan keluar dai norma di tentang habis-habisan. Lalu ada yang teriak kalo kita berideologikan Pancasila, semua harus mengacu pada Pancasila, bagi yang menentangnya akan di anggap pembangkang dan di cap komunis. Itulah mengapa sekarang partai-partai yang berideologi nasionalisme menjadi partai "pinggiran" yang sepi peminatnya, karena Partai ini minoritas dan di aggap ga sejalan dengan biorkrasi atau mendapat image sebagai pembangkang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kita hanya ikut"an wacana mana yang paling banyak di pakai, dan itu kita anggap benar, kemudian dengan begitu kita bisa hidup damai dan aman? secara fisik mungkin ia, tapi secara ideologi tidak sama sekali. Negara Kita sama halnya seperti perahu limbung tanpa peta tujuan yang tak punya arah, kita terombang-ambing di mainkan oleh ombak, kemana angin besar berhembus, kesana lah kita tertuju, walaupun tujuan itu menyesatkan sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Identitas tak lagi di hiarukan, tetapi hanya jadi alat kekuasaan, yang mana yang pouler atau orang banyak suka, disitulah dirinya menjadi seorang yang disuka tersebut, layaknya seorang pahlawan kesiangan yang didandani agar tampil keren di depan publik. Dan dampaknya sudah sangat jelas sekarang buat bangsa kita ini. Kita sering tak dihargai oleh bangsa-bangsa lain, kita pun sekarang menjadi bangsa yang benalu, hanya mengikuti bangsa lain yang super power, kita tak lain sebagai bangsa yang pragmatisme, yang menguntungkan bagi kita, kita ikuti walau bertentangan dengan diri kita, kita seakan menjadi “pelacur” kapitalisme dan meninggalkan rakyat-rakyat kecil yang di anggap tak penting dan tak tahu apa-apa. Itu terlihat dari segi ekonomi, menurut para priayi yang di untungkan oleh menteri keuangan beranggapan bahwa perekonomian Indonesia mengalami perkembangan yang baik dengan jumlah inflasi yang meningkat. Namun apa kata rakyat kecil? Harga kok semakin naik? Yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin. Mereka gak tahu tuh soal inflasi dan tetek bengek lainnya, yang rakyat tahu hanyalah bagaimana caranya harga sembako bisa turun dan mereka mendapat keadilan social sesuai dengan Hak mereka sebagai warga Negara yang dilindungi oleh UUD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah ciri bangsa kita yang telah kehilangan Ideologi, bila memang benar-benar mengacu pada Pancasila, apakah sudah mengamalkan sila ke-5, yaitu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. apakah sudah adil bagi seluruh rakyat Indonesia?? Apakah Ideologi hanya sebatas aksesoris dan simbol gaya-gayaan saja tanpa di perjuangkan oleh pemerintah yang berkuasa?? Inilah yang terjadi bila negeri yang kita cintai ini tidak mempunyai dasar atau landasan Ideologi dalam berbangsa dan bernegara. Hanya sekedar cari aman dengan "berlindung" dari negara adi kuasa yang menjadikan kita sebagai boneka dan “pelacur”. Rakyat pun juga menjadi “pelacur” di Negeri sendiri yang di bayar murah oleh bangsa asing yang berkedok sebgai pahlawan kesiangan (sama halnya masuknya Jepang sebagai penjajah yang berkedok sebagai pelindung Asia). Dan tanpa Ideologi, Bagsa kita tak akan benar-benar Merdeka, kita akan terus di jajah oleh Ideologi yang Kuat dari bangsa lain yang lebih Besar. Aku jadi teringat perkataan Bung Syahrir dan Bung Hatta : “Ada baiknya kita didik terlebih dahulu rakyat kita, barulah kita bisa merdeka” Dan mungkin kita harus merenung, apakah kemerdekaan ini hanyalah bersifat semu dan di dokumentasikan melalui teks proklamasi semata, tapi tidak di alami lahir dan batin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; Pengantar pengertian Ideologi itu sendiri..&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; Dalam ilmu sosial sendiri, ideologi politik adalah sebuah himpunan ide dan prinsip yang menjelaskan bagaimana seharusnya masyarakat bekereja, dan menawarkan ringkasan order masyarakat tertentu. Ideologi politik biasanya mengenai dirinya dengan bagaimana mengatur kekuasaan dan bagaimana seharusnya dilaksanakan.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa Ideologi adalah pemikiran yang mencakup konsepsi mendasar tentang kehidupan dan memiliki metode untuk merasionalisasikan pemikiran tersebut berupa fakta, metode menjaga pemikiran tersebut agar tidak menjadi absurd dari pemikiran-pemikiran yang lain dan metode untuk menyebarkannya.&lt;br /&gt;(Disunting dari searching di oom google)&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-6563964741313753152?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/6563964741313753152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/11/lunturnya-ideologi-bangsa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/6563964741313753152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/6563964741313753152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/11/lunturnya-ideologi-bangsa.html' title='(Lunturnya) Ideologi Bangsa..'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-3718905847259690159</id><published>2009-10-29T06:27:00.000-07:00</published><updated>2009-10-29T06:30:40.062-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mengadopsi ajaran Zen Buddhime'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>PENCERAHAN..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/SumYzoou5gI/AAAAAAAAABc/zV1sQcTprD0/s1600-h/defense2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 289px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/SumYzoou5gI/AAAAAAAAABc/zV1sQcTprD0/s320/defense2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5398013641229264386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekarang saatnya kita lepaskan semua beban hidup kita dengan cahaya dalam hati kita sendiri..&lt;br /&gt;Karena hati kitalah yang sesungguhnya "Hidup" dan di ciptakan oleh Sang Pencipta, fisik kita hanyalah hasil dari proses biologi, pembuahan sperma pada rahim..&lt;br /&gt;Sudahi penderitaanmu di dunia dengan hal-hal yang menyangkut fisik, yang di luar dari diri kita, karena semua yang berwujud dan di luar diri kita pasti mengalami penderitaan..&lt;br /&gt;Kosongkan hasrat dan ego duniamu dari hati, bebaskan dari hal-hal duniawi yang bersifat penderitaan, karena semuanya bersifat sementara..&lt;br /&gt;Kita tak perlu lagi di di bodohi oleh inderawi dan akal kita bahwa kita ini ada secara fisik, karena fisik kita tak akan kekal..&lt;br /&gt;Cukup gunakan cahaya dalam hati kita untuk mengetahui diri kita sendiri dan sebuah kebenaran yang sesungguhnya..&lt;br /&gt;Dengan menggunakan cahaya dlam hati kita, tanpa perlu pergi ke luar "pintu", kita sudah dapat menlihat seluruh isi dunia..&lt;br /&gt;Dan hanya dengan membuka "jendela" saja kita sudah menemukan jalan menuju Surga..&lt;br /&gt;Gunakanlah cahaya hati kita untuk mencari sebuah kebenaran, kebahagiaan dan keindahan yang sesungguhnya dan kekal dan niscaya kita akan mendapat PENCERAHAN..&lt;br /&gt;Karena Surga, kekekalan dan keindahan sesungguhnya ada di dalam hati kita yang dapat kita rasakan melalui PENCERAHAN..&lt;br /&gt;Dengan PENCERAHAN kita akan mecapai kemurnian sejati, kebahagiaan yang tertinggi, dan kebenaran yang absolute menuju NIRWANA dengan perjalanan spiritual yang suci..&lt;br /&gt;Kekekalan, kedamaian, keindahan dan segalanya akan terjadi bila kita melebur kembali dengan Sang Pencipta..&lt;br /&gt;Dan peleburan tersebut hanya dapat dilakukan oleh hati kita melalui PENCERAHAN cahaya hati, bukan semua yang berwujud secara fisik di dunia..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-3718905847259690159?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/3718905847259690159/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/10/pencerahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/3718905847259690159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/3718905847259690159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/10/pencerahan.html' title='PENCERAHAN..'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/SumYzoou5gI/AAAAAAAAABc/zV1sQcTprD0/s72-c/defense2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-3694536282746626469</id><published>2009-10-29T06:22:00.000-07:00</published><updated>2009-10-29T06:26:52.273-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dedication for My Pika at Bandung..'/><title type='text'>Cinta ku terlukis di Parahyangan..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/SumX7cRJ3sI/AAAAAAAAABU/UH6EEOn3lHk/s1600-h/DSC_0533.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 214px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/SumX7cRJ3sI/AAAAAAAAABU/UH6EEOn3lHk/s320/DSC_0533.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5398012675836468930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan hari itu ku lalui tergesa..&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak sabar penuh harap rasa ingin jumpa..&lt;br /&gt;Parahyangan berjalan cepat bak di surga..&lt;br /&gt;Eksotika tanah Pasundan menyegarkan mata..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Decitan suara rel kereta yang bergesekan..&lt;br /&gt;Pemandangan luar jendela yang mengesankan..&lt;br /&gt;Logat kental sunda membawa aroma Pasundan..&lt;br /&gt;Menambah hasratku akan sang Mojang Priangan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepulan asap lokomotif ke langit biru..&lt;br /&gt;Melukiskan  rasa cinta dan rinduku..&lt;br /&gt;Parahyangan jadi inspirasi dan saksi bisu..&lt;br /&gt;Akan cinta dan rinduku yang menggebu padamu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku lukis cinta dan rindu di Parahyangan..&lt;br /&gt;Hubungan jarak jauh tak lagi ku hiraukan..&lt;br /&gt;Parahyangan berjalan mulus menghapus kesepian..&lt;br /&gt;Cintaku terlukis di Parahyangan antara Jakarta - Bandung..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-3694536282746626469?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/3694536282746626469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/10/cinta-ku-terlukis-di-parahyangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/3694536282746626469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/3694536282746626469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/10/cinta-ku-terlukis-di-parahyangan.html' title='Cinta ku terlukis di Parahyangan..'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/SumX7cRJ3sI/AAAAAAAAABU/UH6EEOn3lHk/s72-c/DSC_0533.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-5741133295929503428</id><published>2009-10-28T07:13:00.000-07:00</published><updated>2009-10-28T07:17:54.509-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tugas Tokoh Estetika gue'/><title type='text'>Pembahasan singkat IMMANUEL KANT (Kritisisme Jerman)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/SuhSTrYwbbI/AAAAAAAAABE/kLOWPwUNUH8/s1600-h/8824_1257495881447_1351137450_769211_2170469_n.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 237px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/SuhSTrYwbbI/AAAAAAAAABE/kLOWPwUNUH8/s320/8824_1257495881447_1351137450_769211_2170469_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397654651421093298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Immanuel Kant (Kritisisme Jerman) (1724-1804)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pertanyaannya kenapa Immanuel Kant menyatakan filsafatnya kritisisme :&lt;br /&gt;Karena I.Kant menggabungkan ke 2 paham yang bersebrangan, yaitu Rasionalisme Eropa yang teoritis, "a priori", sesuai rasio, dan terinspirasi oleh Plato dan Empirisme Inggris yang berpijak pada pengalaman, 'a posteriori" dan terinspirasi oleh Aristoteles.&lt;br /&gt;I.Kant beranggapan kedua paham tersebut sama baiknya, dan bisa di gabungkan untuk mencapai hal yang sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I.Kant sebenarnya "meneruskan" perjuangan Thomas Aquinas yang pernah melakukannya.&lt;br /&gt;Immanuel Kant sendiri mulanya sangat berpegang teguh dengan Rasionalisme, secara dia adalah seorang Jerman, namun dia tersadarkan akan Empirisme dari bukunya David Hume (filsuf Inggris).&lt;br /&gt;Dan sejak itulah Immanuel Kant merasa Rasionalisme dan Empirisme bisa digabungkan dan merupakan sebuah bagian yang dapat melengkapi satu sama lain.&lt;br /&gt;Immanuel Kant mengkritik Empirisme harus dilandasi dengan teori-teori dari rasionalisme sebelum di anggap sah melalui proses Epistomologi, itu merupakan isi dari buku pertama Immanuel Kant yang berjudul Critique Of Pure Reason (Kritik Atas Rasio Murni). Selain itru I.Kant juga menelurkan 2 buku lainnya yang juga menyatakan filsafat kritisisme, yaitu adalah Kritik atas Rasio Praktis (Etika) dan yang terakhir adalah Kritik atas Pertimbangan (Judgment) -Estetika- -beauty-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Immanuel Kant menganggap Empirisme (pengalaman) itu bersifat relative bila tanpa ada landasan teorinya..&lt;br /&gt;contohnya adalah kamu selama ini tahu air yang dimasak sampai mendidih pasti akan panas, itu kita dapat dari pengalaman kita di rumah kita di Indonesia ini, namun lain cerita bila kita memasak air sampai mendidih di daerah kutub yang suhunya di bawah 0 derajat, maka air itu tidak akan panas karena terkena suhu dingin daerah kutub, kareena pada teorinya suhu air malah akan menjadi dingin. dan contoh lainnya adalah pada Gravitasi, Gravitasi hanya dapat di buktikan di bumi saja, tetapi tidak dapat di terapkan di bulan.&lt;br /&gt;jadi sudah terbukti bahwa pengalaman itu bersifat relative, tidak bisa kita simpulkan atau kita amini begitu saja tanpa di buktikan dengan sebuah akal dan teori.&lt;br /&gt;Dan oleh karena itu Ilmu pengetahuan atau Science haruslah bersifat berkembang, todak absolute atau mutlak dan tdak bertahan lama karena akan melalui perubahan yang mengikuti perkembangan zaman yang terus maju. (mungkin Sir Issac Newton bila hidup kembali bakal merevisi teroi Gravitasinya kembali)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Immanuel Kant menggabungkan dunia Ide Plato "a priori" yang artinya sebelum di buktikan tapi kita sudah percaya, seperti konsep ketuhanan dengan pengalaman itu sendiri yang bersifat "a posteriori" yaitu setelah di buktikan baru percaya, kata lainnya adalah kesimpulan dari kesan-kesan baru kemudian membentuk sebuah ide.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman juga bersifat data-data Inderawi.&lt;br /&gt;Makanya Immanuel Kant mengkritik Empirisme, data Inderawi sendiri harus di buktikan atau di cek dengan 12 kategori "a priori" rasio, baru setelah itu oke di putuskan sah.&lt;br /&gt;"a priory" atau 12 kategori azas prinsipal abstark yang di bagi menjadi 4 oleh Immanuel Kant antara lain :&lt;br /&gt;-Kuantitas --&gt; Itung"an&lt;br /&gt;-Kualitas ---&gt; Baik dan buruk&lt;br /&gt;-Relasi ---&gt; Ada atau tidak&lt;br /&gt;-Modalitas ---&gt; Hubungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data-data indearwi harus di buktikan dulu dengan 12 kategori tadi, baru dapat di putuskan, itulah proses Kritisisme Rasionalis Jerman yang di ajarkan Immanuel Kant.&lt;br /&gt;Metodelogi Immanuel Kant tersebut dikenal dengan metode Induksi, dari partikular data-data terkecil baru mencapai kesimpulan Universal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menurut Immanuel Kant, Manusia sudah mendapatkan ke 12 kategori tersebut sejak terlahir di dunia ini, Teori itu terinspirasi dari Dunia Ide Plato&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Immanuel Kant juga beranggapan bahwa data inderawi manusia hanya bisa menentukan Fenomena saja.&lt;br /&gt;Fenomena itu sendiri adalah sesuatu yang tampak yang hanya menunjukkan fisiknya saja.&lt;br /&gt;seprti Benda pada dirinya, bukan isinya atau idenya. sperti ada ungkapan "The Think in itself"&lt;br /&gt;Sama halnya dengan Manusia hanya bisa melihat Manusia lain secara penampakannya saja atau fisiknya saja, tetapi tidak bisa melihat ide manusia tersebut.&lt;br /&gt;Inderawi hanya bisa melihat Fenomena (fisik) tapi tidak bisa melihat Nomena (Dunia IDE abstrak--&gt; Plato)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Immanuel Kant memang cenderung mendapatkan "ilham" atau terinmspirasi dari Plato, tapi tidak semuanya, dia "menyempurnakannya" dengan menggabungkan dengan Pengalaman Empirisme ajaran Aristoteles.&lt;br /&gt;Plato beranggapan Fenomena yang membentuk Nomena, Ide di atas segalanya, Ide yang membentuk sebuah yang nyata, seperti halnya TUHAN menciptakan Manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Immanuel Kant terinspirasi dari Plato terlihat dari teori 3 postulat "buatan" I.Kant ---&gt; sesuatu yang kita percaya, namun sulit dibuktikan.&lt;br /&gt;1. Free Will --&gt; Kehendaqk yang bebas&lt;br /&gt;2. Keabadian Jiwa --&gt; Immortaolitas Jiwa (warisan Plato --. Manusia mati, tetapi Jiwa tak pernah Mati, makanya IDE bersifat abstrak dan di atas segalanya)&lt;br /&gt;3. TUHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Immanuel Kant juga berbicara soal Taste&lt;br /&gt;Taste disini menurutnya adalah&lt;br /&gt;Kemampuan untuk mempertimbangkan ke 12 kategory a priori tersebut yang tak bisa di ukur secara fisik (Contoh dalam Seni tak bisa di ukur secara Fisk atau tampilan luarnya saja, tapi liat dari Idenya) dan juga harus tanpa Pamrih dan tanpa melibatkan kepentingan tertentu. dan setelah melewati itu semua baru kita dapat merasakan sebuah taste atau sebuah keindahan yang sesungguhnya. Karena Rasa ataupun keindahan tidak boleh di pengaruhi oleh apapun, harus bersifat entitas abstrak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sedikit penjabaran tentang Immanuel Kant, seorang pencetus Kritisisme Rasionalis Jerman. Yang juga mungkin dapat "menjawab atau membuktikan" akan keberadaan TUHAN bagi kaum Empirisme Inggris yang mencari TUHAN dengan data-data Inderawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Danke..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-5741133295929503428?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/5741133295929503428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/10/pembahasan-singkat-immanuel-kant.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/5741133295929503428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/5741133295929503428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/10/pembahasan-singkat-immanuel-kant.html' title='Pembahasan singkat IMMANUEL KANT (Kritisisme Jerman)'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/SuhSTrYwbbI/AAAAAAAAABE/kLOWPwUNUH8/s72-c/8824_1257495881447_1351137450_769211_2170469_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-6102012813405609272</id><published>2009-10-26T01:27:00.001-07:00</published><updated>2009-10-26T01:36:41.563-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Kacau Beliau.. (Materialisme Kapitalisme is Bitch!!!)</title><content type='html'>Pelacur itu menghentikan langkahku..&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Memperkosa diriku sepuas hatinya..&lt;br /&gt;Meninggalkanku tergurai tak berisi..&lt;br /&gt;Terkoyak oleh pisau kelaminnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bintang sialan mengangkangi diriku..&lt;br /&gt;Kebebasanku terpenjarakan seenaknya..&lt;br /&gt;Tangisan bayi membangunkan intuisiku..&lt;br /&gt;Teriak yang lantang tanpa pita suara..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita hidup yang sangat datar..&lt;br /&gt;Ku inginkan sebuah dramatic..&lt;br /&gt;bosan menjadi Romeo yang baik..&lt;br /&gt;Ku bunuh Juliet dengan pemberontakan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum materialis menghujani kotaku..&lt;br /&gt;membanjiri ladang gandumku dengan maninya..&lt;br /&gt;Ingin ku gantung dan kubakar materialis itu..&lt;br /&gt;Dia ciptakan Tuhannya sendiri dengan mahar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku kayuh sampan warisan ke haluan..&lt;br /&gt;Ku dibajak oleh alien bajingan..&lt;br /&gt;Mereka ambil semua kekayaan kami..&lt;br /&gt;Kamipun menjadi pelacur di negeri kami sendiri..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segerombolan si berat bangga dengan dosanya..&lt;br /&gt;Garuda terus tertidur di selimuti ilusi..&lt;br /&gt;Entah sampai kapan pelacur itu meniduri Garuda..&lt;br /&gt;Sampai saat Garuda di tegur oleh Yang Maha Kuasa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah selamanya pelacur itu tetap berengsek..&lt;br /&gt;Mengangkang angkuh dihadapan ku dengan dosa-dosanya..&lt;br /&gt;Pelacur itu sombong tak mau tidur denganku..&lt;br /&gt;Dia hanya mau tidur dengan orang yang punya uang..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="note_content text_align_ltr direction_ltr clearfix"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-6102012813405609272?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/6102012813405609272/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/10/kacau-beliau-materialisme-kapitalisme.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/6102012813405609272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/6102012813405609272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/10/kacau-beliau-materialisme-kapitalisme.html' title='Kacau Beliau.. (Materialisme Kapitalisme is Bitch!!!)'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-1188794603990467785</id><published>2009-10-26T00:28:00.000-07:00</published><updated>2009-10-26T00:56:04.811-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='terinspirasi dari buku fiqih Islam..'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Peramal sang Penggossip dan Pendusta sekutu Iblis..</title><content type='html'>Seorang peramal merupakan perantara terakhir dari makhluk penyadap terkutuk dari langit yaitu iblis..&lt;br /&gt;dia menyadap kabar berita dari langit..&lt;br /&gt;berita yang tidak lain adalah sebuah firman dariNYA yang disampaikan melalui malaikat jibril untuk disampaikan kepada penghuni langit lainya..&lt;br /&gt;pada saat Allah yang maha kuasa menetapkan perintah di atas langit, para malaikat mengepakkan sayap-sayapnya patuh akan firmanNYA..&lt;br /&gt;betapa besar keagunganNYA sehingga semua penghuni langit takut dan bergetar karena mendengar firmanNYA..&lt;br /&gt;salah satu malaikat yang ditugasakan untuk menyampaikan wahyu yaitu jibril, dia menghadap kepadaNYA untuk menunaikan kewajibannya..&lt;br /&gt;kemudian setelah jibril mendapatkan firman tersebut, para malaikat penghuni langit bertanya kepada jibril "apa firmanNYA wahai jibril??"&lt;br /&gt;jibril pun memberitahukan kepada para malaikat tersebut tentang kabar atau firman atau rencana yang ia terima dari ALLAH di langit ke tujuh..&lt;br /&gt;Namun di antara para mkalaikat yang mendengar kabar dari langit ke tujuh tadi, di antaranya terdapat sesosok makhluk penyadap, yaitu adalah Iblis anak buah Dajjal..&lt;br /&gt;Maka Iblis yang mendapat kabar tersebut langsung turun dari langit menuju ke Bumi untuk menyampaikan berita yang ia sadap tadi ke sekutunya di Bumi, sekuatu Iblis penyadap di Bumi tak lain adalah seorang Peramal atau Paranormal atau Dukun atau Tukang Teluh dan lain sebagainya..&lt;br /&gt;Namun dalam perjalanan Iblis penyadap tadi ke Bumi tidaklah mulus, Iblis tersebut di sambiti atau di lempari oleh para Malaikat dengan bintang-bintang di angkasa dengan seizin dari ALLAH SWT, dan fenomena itu juga sering kita lihat dari Bumi, yaitu fenomena yang kita kenal dengan Bintang Jatuh..&lt;br /&gt;Karena salah satu kegunaan bintang di angkasa selain untuk menghiasi langit dan menunjukkan arah, tetapi juga bisa di gunakan untuk melempar atau menyambit Iblis penyadap, maka Iblis penyadap tadi akan terbakar dengan berita yang ia sadap karena terkena lemparan bintang dari para Malaikat..&lt;br /&gt;Namun Iblis penyadap tersebut tidak membawa sendiri berita tersebut ke Bumi, namun sang Iblis penyadap tersebut juga mem"back-up" atau menyampaikan berita tersebut kepada Iblis lainnya di setiap lapisan langit untuk di bawa ke sekutu mereka di BUmi, mereka seperti rantai yang saling berhubungan, mereka (Iblis Penyadap) punya berbagai "strategi" untuk membawa berita tersebut kepada sekutu, sebagaimana strategi dan niat mereka untuk menyesatkan umat manusia keturunan Adam yang sesuai Iblis janjikan sebelumnya..&lt;br /&gt;Iblis penyadap tersebut mempunyai misi untuk membuat manusia malas dan kafir dengan cara menyampaikan berita atau takdir dari langit ke tujuh tadi kepada Manusia, agar manusia tersebut bergantung dan percaya pada Iblis dari pada ALLAH, dan misi mereka adalah mencari banyak sekutu manusia untuk menemani para Iblis tersebut di Neraka nanti sesuai dengan janji Iblis kepada ALLAH yang akan membawa banyak manusia ke dalam Neraka untuk menemaninya..&lt;br /&gt;Dan Iblis tersebut dan Raja mereka Dajjal, akan tertawa puas di Nereka nanti..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan itulah proses terjadinya sebuah ramalan yang di ramalkan oleh tukang ramal yang tidak lain adalah sekutu dari Dajjal tersebut..&lt;br /&gt;Senantiasa sang peramal adalah seorang penggossip dan juga pendusta besar yang di laknat ALLAH SWT..&lt;br /&gt;Namun ALLAH Maha Sempurna dengan Menciptakan Makhluk-Makhluk yang sempurna..&lt;br /&gt;ALLAH Yang mempunyai Takdir-TakdirNYA dan rencana-renacanaNYA..&lt;br /&gt;ALLAH lebih pintar daripada Iblis-iblis tersebut, ALLAH boleh punya rencana yang mana rencana tersebut di sadap oleh Iblis dan di ketahui oleh Manusia..&lt;br /&gt;Namun ALLAH lah yang menghendaki semua rancana dan TakdirNYA, Kun Fayakun..&lt;br /&gt;ALLAH SWT tidak mau manusia mengetahui takdirNYA terlebih dahulu. ALLAH punya maksud lain, agar Manusia senantiasa terus belajar dan berusaha di Dunia ini untuk mencapai suatu takdirnya sendiri. ALLAH tidak mau manusia menjadi malas karena bergantung dan telah mengatahui TakdirNYA lebih awal, karena manusia tidak akan belajar tentang kehidupan sesungguhnya bila dia telah mengetahui takdirNYA..&lt;br /&gt;Karena ALLAH sangat sayang dengan Manusia, ALLAH memberikan ILMU dan KEKAYAAN ALAM yang melimpah ruah di Dunia ini agar manusia dapat belajar dan memanfaatkannya dengan baik dan menjadikan Manusia berakal, pintar dan bersyukur, dengan akal dan syukur tersebut, maka manusia akan semakin dekat dan semakin percaya akan KEBESARAN ALLAH SWT sang Penciptanya..&lt;br /&gt;Itulah mengapa ALLAH sangat benci dengan Peramal dan Manusia yang bergantung pada peramal dan sejenisnya, karena dengan ramalan tersebut manusia akan menjadi pemalas, pemalas akan menjadi bodoh dan tidak berakal, dan kemudian tidak dapat bersyukur akan kebesaranNYA karena mau instan saja. Dan manusia-manusia seperti itulah yang dekat dengan Iblis dan ALLAH sangat membencinya dan akan semakin jauh dengan Manusia seperti itu..&lt;br /&gt;Karena ALLAH lebih pintar dari Iblis dan makhluk ciptaanNYA yang lain, maka ALLAH tidak akan membiarkan rencana atau IdeNYA tersebut bocor kepada Manusia..&lt;br /&gt;ALLAH boleh punya rencana, dan rencana itu telah di ketahui oleh manusia dengan ramalan, tetapi ALLAH yang berkehendak dengan rencanaNYA tersebut, sama halnya manusia hanyalah berusaha untuk mencapai takdirNYA, tetapi ALLAH lah yang berkehendak dengan takdirNYA.. Wallahu Aallam, hanya ALLAH yang Tahu atas segala TakdirNYA..&lt;br /&gt;sama seperti yang Plato ajarkan dengan konsep dua dunianya, dia terinspirasi akan firman : TUHAN menciptakan segala sesuatuNYA termasuk manusia dengan gambaranNYA atau IdeNYA..&lt;br /&gt;Jadi Tuhan punya Ide dan rencana terlebih dahulu sebelum IA kehendaki rencanaNYA tersebut menjadi kenyataan..&lt;br /&gt;Manusia peramal dan Iblis penyadap hanya tahu sebatas rencana ALLAH saja, tapi bukan apa yang IA kehendaki..&lt;br /&gt;Sama halnya dengan ramalan atau prediksi yang bersifat tidak pasti dan bisa melenceng, itulah mengapa kita jangan percaya dengan hal yang belum pasti terjadi, percayalah dengan yang pasti dengan kenikmatan yang kita dapatkan setiap hari, yaitu hanya percaya kepada ALLAH SWT..&lt;br /&gt;Biarkanlah kita mati di jalan yang di kehendaki ALLAH SWT dengan takdirNYA, kita tidak bisa mencegah dan juga tidak pasrah, tetapi tawakal dan berserah diri padaNYA, karena bila kita mati sesuai takdirNYA, maka kita akan mendapatkan kebahagiaan di Akhirat nanati, AMIN!!&lt;br /&gt;dan janganlah engkau menghindari takdirmu dengan meminta bantuan dengan para PENDUSTA atau peramal yang tak lain adalah sekutu-sekutu setan, karena bila kita menghindari takdirNYA dengan berlindung pada Iblis, maka kita akan mati tidak di jalan ALLAH, dan kita akan sengsara di Akhirat kelak, Astagfirullah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi pada intinya, kita harus tetap percaya akan Rahasia ALLAH, tidak akan ada yang bisa mendahului kehendak ALLAH, dan jangan sekali-sekali ingin mengetahui apa yang menjadi rahasia ALLAH, biarkanlah ALLAH yang mengatur semua rencana-rencanaNYA, biarkanlah kita menjalani hidup ini dengan memperbanyak tawakal dan beribadah kepadaNYA, agar kita semakin dekat denganNYA..&lt;br /&gt;Biarlah kita terus belajar di dunia ini untuk mendapatkan rasa syukur kepadaNYA dan agar kita tidak menjadi manusia yang pemalas..&lt;br /&gt;Itulah mengapa kita harus berserah diri kepada ALLAH SWT, biarkan IA yang mengatur semuanya, dan kita juga termasuk yang di atur olehNYA.. kita hanyalah sebutir pasir di padang pasir yang luas, kita tidak ada apa-apanya..&lt;br /&gt;Janganlah mendahului kehendakNYA, teruslah bertwakal kepadaNYA, Niscaya ALLAH akan memberkati kalian di Dunia untuk bekal kalian di Akhirat nanti..&lt;br /&gt;Sama seperti kabar atau ramalan yang memprediksi Jakarta tanggal 24 Oktober 2009 kemarin akan gempa dengan kekuatan 8 SR, namun kenyataannya? tidak ada gempa.. dan juga janga percaya dengan ramalan 2012 yang akan kiamat.. itu semua hanyalah isapan jempol dari seorang PENDUSTA, semua itu BOHONG,, Tidak mungkin ALLAH membeberkan TakdirNYA, karena itu tidak ada dalam sifat-sifat ALLAH atau Asmaul Husnah.. Allah tidak segampang itu memberikan Informasi akan takdirNYA.. Jadi biarlah ALLAH yang berkehendak, janganlah kita melampaui kehendakNYA.. Apapun yang terjadi, terjadilah, Karena ALLAH MAHA SEGALANYA..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia adalah sebuah "sekolah" bagi umat manusia untuk mencari bekal ilmu untuk melanjutkan ke sebuah kehidupan yang sesungguhnya nanti, yaitu AKHIRAT yang KEKAL dan IMMORTAL..&lt;br /&gt;Di dunia ini kita yang menentukan sendiri, apakah nanti kita akan duduk bersama para Malaikat di Surga atau duduk bersama Dajjal dan pasukan Iblis di Neraka..&lt;br /&gt;APakah kalian percaya dan senantiasa untuk berlindung dan berada di jalan yang di ridhoi ALLAH SWT walaupun berat cobaannya, atau kalian percaya dan berlindung dan berada di jalan Iblis yang mungkin terasa nikmat dan instan di dunia ini..&lt;br /&gt;HIdup adalah pilihan, AL-Qur'an di turunkan untuk memberi petunjuk yang baik dalam pilihan-pilihan yang manusia hadapi..&lt;br /&gt;Dan semuanya tergantung kita, apakah kita sudah cukup berakal untuk memilih jalan kita sesuai dengan AL-QUR'AN atau belum berakal, apakah kita sudah sekolah yang baik di dunia ini agar lulus ujian k akhirat..&lt;br /&gt;"Demi massa, Sesungguhnya Manusia adalah Makhluk yang merugi di dunia, kecuali dia yang beriman kepada ALLAH SWT.."&lt;br /&gt;Semoga kita dapat merenungi kehidupan kita ini dengan selalu bertwakal dan berlindung hanya kepada ALLAH SWT walaupun sangat berat kita lalui, karena sesungguhnya semakin banyak rintangan yang berat di dunia ini yang kita lewati dan selalu berada di jalanNYA, kita telah berhasil dan lulus dalam ujian sekolah di dunia ini untuk kemudian hidup kekal dan bahagia di akhirat nanti dengan para Malaikat... AMIN !!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-1188794603990467785?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/1188794603990467785/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/10/peramal-sang-penggossip-dan-pendusta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/1188794603990467785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/1188794603990467785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/10/peramal-sang-penggossip-dan-pendusta.html' title='Peramal sang Penggossip dan Pendusta sekutu Iblis..'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-4412046032667877775</id><published>2009-10-25T08:11:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T08:12:59.441-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Semangat'/><title type='text'>Go to the "Star"</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Boy, Wake up from your dream..&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;You will found your future in this outer space..&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Take your belonging and your rocket..&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;And its time to go to the star..&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;tick one brightest star..&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;The star that you picked is your future..&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Keep that start don't let it fade a way..&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Because its light could bring succes for you boy..&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-4412046032667877775?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/4412046032667877775/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/10/go-to-star.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/4412046032667877775'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/4412046032667877775'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/10/go-to-star.html' title='Go to the &quot;Star&quot;'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-88624695836017327</id><published>2009-10-25T08:02:00.001-07:00</published><updated>2009-10-25T08:04:54.423-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Tak ada yang kebetulan (God Way)..</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Seorang wanita bernama Erni berjalan gontai tak tentu arah.. Mencari Saudara kandungnya yang bernama Erna.. Erna dan Erni adalah anak kembar yang terpisahkan sejak kecil.. Mereka terpisah karena alien meng-invasi bumi pada saat mereka kecil.. Erna kecil di culik oleh Alien dan di bawa ke pesawat luar angkasa Alien tersebut yang berupa cawan.. Erni pun tak dapat berbuat apa-apa untuk menyelamatkan Erna.. Dan sejak kejadian belasan tahun lalu itu mereka berdua tak pernah jumpa hingga sekarang.. Erna pun sangat berobsesi sekali untuk bertemu dengan Erni.. Setelah menempuh perjalanan jauh ke timur dan berharap menemukan sesuatu yang dapat membantunya untuk bertemu dengan Erna.. Tiba-tiba Erni menemukan seorang paruh baya dengan rambut klimis dan berpenampilan acak-acakan seperti seorang tak terurus.. Dan ternyata orang asing tersebut adalah seorang Profesor.. Namanya adalah Profesor Toni, dia merupakan Profesor yang melegenda dari timur.. Erni pun terkejut dan tak menyangka dapat bertemu dengan Profesor Toni.. Erni pun langsung tak banyak basa-basi.. Dia langsung curhat kepada Profesor Toni apa yang terjadi dan yang di inginkannya.. Dan ternyata Profesor Toni juga mewmpunyai misi yang sama dengan Erni.. Erni pun kaget, karena dia percaya semuanya tak ada yang kebetulan, semuanya adalah hasil dari perjuangan Erni selama ini yang terus berupaya untuk bertemu dengan Erna.. Karena pemahaman Erni yang percaya akan jalan hidup dan tak percaya dengan kebetulan.. Akhirnya Profesor Toni semakin yakin bahwa dia mendapatkan partner yang tepat.. Puluhan tahun yang lalu keluarga Profesor Toni di bantai oleh Alien.. Dan kali ini lah waktunya untuk Profesor Toni balas dendam dan siap menaklukan kerajaan Alien.. Mereka berdua pun siap untuk meluncur dengan Rocket Bag ciptaan Profesor Toni.. Meluncurlah mereka ke luar angkasa dan mengarungi galaxy.. Dan tibalah mereka di depan gerebang kerajaan Alien.. Prajurit Alien yang kaget dengan kedatangan Profesor Toni dan Erni langsung menyerang mereka berdua.. Karena kurang persiapan, persenjataan dan taktik akhirnya Profesor Toni dan Erni tewas di tangan prajurit Alien tersebut.. Gagal lah misi Erni yang ingin bertemu Erna.. Dan gagal pula misi Profesor Toni untuk menaklukan kerajaan Alien.. Namun kabar berita kepergian Erni dan Profesor Toni untuk menginvasi Alien tersebar ke seluruh penjuru dunia.. Nama mereka berdua pun dikenang sepanjang masa sebagai legenda dan mitologi.. Karena keberanian mereka berdua untuk mencoba menginvasi alien walaupun pada akhirnya mereka tewas, Erna saudara kandung dari Erni membuatkan sebuah Monumen untuk mengenang ke beranian mereka berdua.. Erna sebenarnya selamat dari penculikan Alien belasan tahun yang lalu karena di selamatkan oleh Ayah dari Profesor Toni yang tewas karena menyelamatkan Erna dari Alien..&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-88624695836017327?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/88624695836017327/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/10/tak-ada-yang-kebetulan-god-way.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/88624695836017327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/88624695836017327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/10/tak-ada-yang-kebetulan-god-way.html' title='Tak ada yang kebetulan (God Way)..'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-904085317987598615</id><published>2009-10-25T07:58:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T08:01:56.343-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan sebagai hamba Tuhan'/><title type='text'>An Actor..</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/SuRoTvU4eCI/AAAAAAAAAA4/VzPWgi4x6VI/s1600-h/4842_1167282386166_1351137450_458914_4459124_n.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5396552941827553314" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 214px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/SuRoTvU4eCI/AAAAAAAAAA4/VzPWgi4x6VI/s320/4842_1167282386166_1351137450_458914_4459124_n.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang meresahkan manusia bukanlah sesuatu..tetapi penilaian yang kita buat tentang sesuatu..misalnya kematian bukanlah yang perlu di takuti..tetapi penilaian bahwa ada yang menakutkan dari kematianlah yang membuat manusia takut akan kematian..&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hidup ini adalah sebuah peran yang di sutradarai oleh TUHAN..Kita manusia hanyalah memainkan peran yang TUHAN berikan pada kita..kita boleh berimprovisasi dalam memainkan peranan kita..TUHAN sebenarnya maha tahu atas semua peran yang kita mainkan..TUHAN telah membagi peran masing-masing dan memberikan kesuksesan masing-masing dalam peran yang kita mainkan..janganlah kita takut tidak akan sukses dengan peran yang kita mainkan..bila kau mencoba memainkan peran di luar peranmu..kau tidak hanya akan mempermalukan dirimu..tetapi juga mengabaikan bagian yang seharusnya bisa kau mainkan dengan sukses..&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebuah renungan hidup untuk kita mensyukuri apa yang di berikan TUHAN pada kita..TUHAN yang "Memiliki" kita..ada baiknya kita berserah padanya dan jangan melulu mengeluh akan semua yang TUHAN beri..Termasuk cobaan seperti gempa yang sekarang sering terjadi di Bumi Pertiwi Indonesia ini..Instropeksilah kawan..mungkin Sang "Sutradara" menegur kita smeua karena kita tidak memainkan peran dengan baik..tapi walau begitu sang "Sutradara" tetap sayang pada kita, dan ingin menyelesaikan "kehidupan" ini dengan baik..&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-904085317987598615?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/904085317987598615/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/10/actor.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/904085317987598615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/904085317987598615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/10/actor.html' title='An Actor..'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/SuRoTvU4eCI/AAAAAAAAAA4/VzPWgi4x6VI/s72-c/4842_1167282386166_1351137450_458914_4459124_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9013382770522743280.post-2821406024188923122</id><published>2009-10-25T07:31:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T07:46:01.423-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Terinspirasi dari Novel Kitab Nama-Nama (The Books of Names) dan juga abis nonton Inglasious Bastard..'/><title type='text'>Kisah tentang Hitler sang "pemburu" Yahudi..</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/SuRkJos3gQI/AAAAAAAAAAM/ynS7SqOQW0Y/s1600-h/8824_1257367198230_1351137450_768879_2788442_n[1].jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5396548370203902210" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 229px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/SuRkJos3gQI/AAAAAAAAAAM/ynS7SqOQW0Y/s320/8824_1257367198230_1351137450_768879_2788442_n%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kisah ini merujuk pada kitab-kitab orang Yahudi dan Gematria huruf Ibrani (Ilmu angka Ibrani).Di dalam kitab Talmud mengatakan : "Dunia ini berisi tidak kurang dari tiga puluh enam orang-orang berbudi yang diberkahi oleh SHEKHINAH"Dan menurut mitos, di setiap generasi terdapat tiga puluh enam orang berbudi, dan apabila ketiga puluh enam orang berbudi pada suatu generasi tersebut mati, maka dunia akan berakhir.Jadi ketiga puluh enam orang berbudi tersebut menurut orang Yahudi adalah kunci dari takdir dunia. Dan ada aggapan bila era kekuasaan Yahudi hancur, maka berakhir lah Dunia, Manusia akan tentram "berbaur" dengan TUHAN.Jadi Orang Yahudi percaya bahwa Hitler adalah seorang AMELEK, pada setiap generasi mereka bangkit melawan orang-orang Yahudi dan melawan TUHAN.Amelek sendiri menurut mitos adalah suku yang mengikuti orang-orang Israel mengembara di padang pasir setelah melarikan diri dari Mesir.Mereka menyerang orang-orang Israel dari belakang, membunuh ribuan orang. Kitab Eksodus mengisahkan perang tersebut : mengaitkan bagaimana ketika Musa "mengangkat tangannya" ke arah TUHAN.Orang Israel mengalahkan AMELEK dengan"bantuan" Musa tersbut, namun ketika Musa letihdan tangannya jatuh ke bawah, AMELEK menang.Kemuidan Aaron dan Xur bergegas membantu Musa, masing-masing di salah satu sisinya, mereka berdua (Aaron dan Xur) mengangkat tangan Musa, dan orang Israel mengalahkan AMELEK.Walaupun pada akhirnya Israel membinasakan sebagian besar AMELEK, tetapi AMELEK muncul lagi di setiap generasi untuk menghancurkan Yahudi. Mereka (AMELEK) sering melakukannya,. diantara mereka adalah Haman, Herod, hingga HITLER.Jadi mungkinkah ada generasi AMELEK selanjutnya setelah era Hitler untuk menghancurkan YAHUDI??Karena menurut Yahudi, AMELEK membunuh Yahudi untuk membinasakan bumi, agar manusia dapat kembali "berbaur" dengan TUHAN.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dan ada kisah yang bercerita bahwa Hitler adalah seorang jenius yang terobsesi akan Intuisi ajaran Nietzsche secara sepihak.Hitler beranggapan bahwa orang-orang Yahudi adalah orang yang tidak berguna bagi kaum Arya Jerman yang harus di musnahkan, mereka (Yahudi) adalah penghianat perang bagi Jerman di Perang Dunia I.Orang Yahudi lah yang membuat Jerman kalah. karena akan hal itulah Hitler memberantas Yahudi dari tanah Eropa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dan mungkin masih banyak versi lain tentang Hitler ini.Walau dua versi di atas tersbut belum tentu benar, tetapi dapat di buktikan dengan Rasio secara meyakinkan. Di luar konteks dari pro-kontra tentang Hitler, mungkin kita harus netral tanpa melihat ke satu sisi sebagai pro Hitler atau Yahudi, karena dengan ke-netral-an itu kita akan mendaptkan sebuah "TASTE" dari cerita-cerita atau kisah-kisah ini semua. karena kita tidak akan merasa "menolak dan di rugikan" dengan kisah-kisah tersebut."Sebuah Gossip lebih menarik karena bisa saja benar dan bisa juga tidak tepat. Sedangkan fakta sendiri belum tentu benar" kutipan dari Kolonel Hans Landa, dalam film Inglasious Bastard.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9013382770522743280-2821406024188923122?l=aripxanderthegreat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/feeds/2821406024188923122/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/10/kisah-tentang-hitler-sang-pemburu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/2821406024188923122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9013382770522743280/posts/default/2821406024188923122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aripxanderthegreat.blogspot.com/2009/10/kisah-tentang-hitler-sang-pemburu.html' title='Kisah tentang Hitler sang &quot;pemburu&quot; Yahudi..'/><author><name>Arip Pirosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10002403804114514901</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/S2p66cpfUAI/AAAAAAAAADQ/W2h__H8iBx4/S220/22731_1341967913195_1351137450_996616_4376416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_OU_K0NLsogg/SuRkJos3gQI/AAAAAAAAAAM/ynS7SqOQW0Y/s72-c/8824_1257367198230_1351137450_768879_2788442_n%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
