Rabu, 04 Januari 2012

Life is Distortion of 2011-2012

Sebelumnya gue mau bilang: Terima kasih Tuhan atas semua yang engkau berikan di tahun ini. Ini Tahun yang berat buat gue.. Ya gak berat juga sih, ada bahagianya. Di Tahun ini gue wisuda dan diterima kerja di perusahaan yang lumayan keren.






Di Tahun ini, emosi sesaat membuat gue menyesal, tapi kata menyesal disini gue ganti dengan belajar. Ya belajar segalanya. Belajar sabar, menghargai seorang pasangan nantinya kalo gue punya, dan yang pasti belajar galauu! Fakk!! Oke gpp itu adalah warna di 2011

Jujur di 2011 ini gue jahat banget, memainkan perasaan seseorang. Gue udah menyia-nyiakan dia, tapi di Tahun ini gue juga coba untuk deketin dia lagi. Yaps itu salahhh besarr... Wajar kalau dia marah, karena bagi gue dia cewe yang berbeda, dan karena berbeda itulah gue masih “sayang” sama dia. But Let It be, kita bahas yang lain aja.



Bagi gue hidup itu adalah distorsi, selalu memunculkan hal-hal kejutan dan warna disetiap perjalanannya. Itulah mengapa gue percaya akan sebuah quotes: “Hidup itu adalah bagaimana kita menjalankannya, bukan bagaimana kita memulainya”. Jadi jalanin aja, gak usah menyesal dengan apa yang lo perbuat dahulu, rubah hidup lo jadi lebih baik, sama halnya dengan kata belajar tadi. Distorsi membuat kita belajar.

Oke 2011 tahun yang keren. Di Tahun ini gue senang dan bangga menjadi bagian perjalanan populernya Stand Up Comedy di Indonesia. Dan ini adalah sejarah, gue pun banggan menjadi bagian kecil dari sejarah tersebut, ya gue disini menjadi salah satu kreatif di Program talent search: Stand Up Comedy Indonesia. Ini adalah program pencetus populernya Stand Up Comedy di Indonesia. Dan itu semua bagi gue adalah sebuah pengalaman yang keren dan penuh dengan distorsi.



Bagi gue Stand Up Comedy di Indonesia akan memberikan alternatif komedi bagi masyarakat Indonesia yang mungkin juga belum jenuh dengan komedi-komedi yang ada, tapi gue yakin pelan-pelan Stand Up Comedy akan berdiri sejajar dengan komedi-komedi yang udah ada sebelumnya di Indonesia. Let’s Make Laugh sodaraku :D

Dan hal yang paling penting di 2011 ini adalah soal asmara. Jujur gue masih sayang sama “Gadis Garam”, oke 2011 gue akuin gue gak move on. Setiap deketin cewe pasti compare dengan si Gadis Garam, hahaha.. Yasudahlah itu 2011.

Di akhir 2011 ini tadinya gue mau memastikan dan mau gue rangkum pas ketemu dia pada saat dia sakit, gue mau ngomong gue masih Sayang sama dia. Tapi gagal, haha.. Yasudahlah lagi :D

Sekarang 2011 sudah berakhir, sekarang sudah 2012. Sialnya di awal banget Tahun 2012, catet yah di garis bawahi AWAL TAHUN 2012 (gak sengaja kepencet caps lock nys) gue mendapati sebuah kenyataan yang membuat gue jadi gak tau harus gimana?? Entah gue harus sedih atau senang. Tapi jujur gue nyesek dan sedih lah yah secara. Dan kenyataan itu adalah si Gadis Garam telah jadiaaann meenn dengan cowo laen. Itu mungkin suatu jawaban klimaks dari penantian gue terhadap dia selama ini. Dan intinya bukan mengawali Tahun 2012 dengan semangat, gue malah mengawalinya dengan .... Yah itu lah gak usah ditulis. Tapi gue mau kasih selamat buat dia, akhirnya dia dapet cowo yg mungkin lebih baik dari gue :) Selamat..

Tapi yaudahlah gak usah mikirin orang lain lebih baik gue mikirin kehidupan gue, dan untungnya gue penganut pemikiran: HIDUP ITU ADALAH BAGAIMANA KITA MENJALANKANNYA, BUKAN BAGAIMANA KITA MEMULAINYA! Oleh karena itu, gue rasa mau awal kaya gimanapun, yang penting dari kehidupan gue di Tahun 2012 ini adalah bagaimana nanti gue menjalankannya, masih banyak seribu kesempatan untuk gue bisa belajar dan memperbaiki kehidupan dan hati gue pastinya :D hehee..

See yaa..
Bye bye Blackbird 2011. And Wilujeng Sumping 2012. Gue gak sabar menunggu dan menanti Distorsi di 2012 ini. Life is Distortion! Let's Make Laugh!! 

Rabu, 07 September 2011

gadis pemakan garam

Kini..
Kau sangat bersinar..

Sinarmu membuat Semua orang ingin mengenalmu
Membuat Semua pria pun ingin memilikimu

Aku memang bodoh telah meninggalkanmu
Tapi.. bukan bodoh karena kamu sekarang bersinar
Aku pun tidak menyesalkan itu

Aku tidak menyukai segala sinarmu
Aku menyukaimu sama seperti dulu
Kamu yang suka memakan garam
Kau tetap gadis pemakan garam yang selalu bersinar selamanya

Aku menyesal dan rindu akan rasa asin yang selalu kau berikan padaku..
Wahai Gadis garam ku..

Dan aku tau kau takkan pernah kembali padaku
Sekarang aku hanya ingin satu..

Aku hanya ingin kau bahagia dan sehat selalu
Teruslah memakan garam wahai gadis pemakan garam :)

Minggu, 24 Juli 2011

Menanti Pelangi di Halte

Petang itu aku bergegas pulang dari kantor
Menunggangi kuda besi
Melewati rimba beton ibu kota
Menelusuri kenangan didalamnya

Sssssssssssssiiiiiiiingggggggggggggggg

Petang dijakarta layaknya pasar pagi
Padat, sesak dan berisik
Dampaknya pun membuatku semakin konservatif
Terpikir akan sebuah kisah lalu

Petang itu langit tampak sangat gelap sekali
Memerah memancarkan kejengahan

Byuuuuurrrrrrrrrrrrrr

Hujan pun turun sederas-derasnya
Mengguyur seisi ibu kota
Lalu kutepikan motor disebuah halte

Srreeeettttttttttt

Di halte itu....
Aku melihat sepasang muda-mudi sedang memadu kasih
Aku pun dahulu pernah seperti itu
Memadu kasih berdua dengannya

Dahulu..
Disaat hujan turun
Aku dan dia sering berteduh di halte
Berdua menunggu hujan reda hingga muncul pelangi

Disaksikan pelangi
Aku dan dia mengucapkan janji
Janji saling setia hingga kapanpun
Indah.....

Ssssshhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

Namun itu semua hanya masa lalu
Yang ada sekarang hanyalah rasa penyesalan
Hujan pun tak kunjung reda
Malah semakin deras

Namun aku akan terus sabar
Menunggu hujan reda
Hingga pelangi kembali hadir
Menuntunku untuk kembali menjemput dirinya

Selasa, 19 April 2011

PUISI untuk Seorang Gadis Pemakan Garam

Panggilannya adalah si gadis pemakan garam
Sehari, dia bisa menghabiskan 2004 butir garam
Dari memejamkan mata, hingga matanya termeram
Dia suka garam, dialah gadis pemakan garam

Tapi, sekarang dia sedang geram
Karena aku menitipkannya pada Neptunus sang pengeram
Ku meninggalkannya bukan berarti aku tidak sayang dan tidak muram
Aku sangat rindu dan ingin menjemputmu kembali wahai gadis pemakan garam

Wahai Neptunus! Sampaikan salam, untuk si gadis pemakan garam

******

Hei gadis pemakan garam, apa kabar?
Kuharap kau menantiku disana dengan sabar
Kan ku bawa 2004 butir garam untukmu
Sebagai syarat permintaan maafku padamu

Kukan berjanji untuk mecari kunci membuka gerebang kerajaan Neptunus
Bila berhasil, akan ku peluk dirimu dan takkan terputus
Selamanya kau dan aku di planet Uranus
Gadis pemakan garam dan aku si pemuda Aquarius

*********

Siang itu, aku sedang berbaring
Dibawah pohon rindang yang keriting
Daun-daun pun berjatuhan dari ranting
Terpikir olehku gadis pemakan garam yang membuatku melting

Pandangku melihat kelangit yang sudah sedikit menguning
Kuterperana menyaksikan parade awan berbaris bak biri-biri keriting
Dan kudengar awan biri itu mengembik berdering!
Memalingkan hati yang terpelanting

******

Sekarang aku memang sendiri
Terus memikirkan gadis pemakan garam yang terbui
Tapi aku yakin aku akan berhasil menjemputnya kembali
Mengisi hati dan cinta yang bersemi seperti dulu lagi

Senin, 17 Januari 2011

RAYAKAN PERBEDAAN!!

Beberapa waktu lalu ane bertandang ke kota Bandung. Yang katanya kota modern, yang menerima berbagai macam kebudayaan yang ada. Namun ane dikejutkan dengan Spanduk yang isinya adalah larangan untuk membangun tempat ibadah di daerah tersebut. Namun disini ane ga mau menyebut nama Daerah tepatnya, karena disini ane juga menghargai keputusan mereka. Tapi sayang sekali ane gak bawa kamera untuk poto tuh Spanduk sebagai bukti tulisan ane ini, namun kira-kira tulisan spanduknya seperti ini :

"Setelah melalui kesepakatan bersama, Warga daerah ini menolak pembangunan Gereja"


Ya begitulah kira-kira isi spanduknya. Ane nulis ini bukan untuk mempropokasi antar umat beragama.

kasus ini merupakan sebuah kajian yang bagus buat ane dan kita semua untuk dapat menghargai sesama umat Manusia, walau beda Suku, Ras, dan Agama. Mengapa pada Zaman sekarang masih ada aja yang melakukan hal seperti ini. Bukankah Era Kegelapan (Dark Age) di Abad Pertengahan udah lewat beberapa Abad yang lalu? Dimana Agama benar-benar terpelosok ke dalam lembah kenistaan, di Zaman itu nama Agama dan Tuhan dibawa-bawa untuk mempertahankan kekuasaan para Penguasa dan untuk pengekangan bagi orang-orang yang melanggar perintah Penguasa saat itu. Dan seharusnya Era itu sudah berakhir dari kapan tau, dimulai dengan gerakan Humanisme Italia, yang mempelopori Zaman Renesans hingga Post-Modern sekarang ini.


Kembali ke masalah. Ane masih bingung, atas dasar apa mereka (warga daerah itu) melakukan pelarangan pembangunan Gereja? Ane juga belum tau, tapi apapun alasan mereka, semua Manusia berhak mendapatkan kebebasan untuk beribadah, dan itu semua dilindungi oleh Undang-Undang (UUD Pasal 29). Ane ga mau membela atau pun menyinggung satu kelompok tertentu, tapi disini ane ingin mempertanyakan sampai sejauh mana batasan kekuasaan Manusia untuk menyentuh kebebasan Manusia lain? Apakah Manusia terlalu sombong dengan menganggap dirinya paling benar sama dengan Tuhan? Haruskah Manusia mempunyai kuasa yang sama dengan Tuhan? Apakah seorang Kiyai Haji, para Habaib, Wali, Paus Paulus, Pendeta, Rabi, Biksu, Presiden, Raja, Jendral, atau Tokoh Masyarakat yang dituakan mendapatkan kesetaraan kuasa dengan Tuhan? Sehingga mereka bisa melakukan apa saja sesuai dengan kehendaknya yang mengatasnamakan kebenaran atau Tuhan? Tak sadarkah mereka bahwa mereka hanyalah Manusia biasa, sama dengan kita? Mereka juga bukanlah Nabi yang sudah ditutup oleh Muhammad SAW? Bahkan Nabi sendiri tidak pernah melakukan hal yang semena-semena terhadap umat Manusia, kecuali atas perintah Tuhan langsung.


Jadi pada intinya kasus ini hanyalah masalah Hegemoni. Dimana kelompok Dominant melakukan ‘diskriminasi’ terhadap kelompok Minoritas atau Oposisi. Dan dalam kasus ini yang menjadi kelompok Dominant adalah Kelompok Non-Nasrani di daerah tersebut yang melakukan diskriminasi terhadap kelompok Minoritas kaum Nasrani di daerah tersebut. Oleh karena itu terjadilah pelarangan pembangunan Gereja di daerah tersebut. Sangat jelas sekali disini masalah Hegemoni, dimana Tokoh Masyarakat daerah tersebut memanfaatkan kekuasaanya untuk meng-Hegemoni daerah tersebut, dengan mengatasnamakan Adat, Etika, Agama, Suku, atau apalah pemikiran metalnya. Jadi disini bukanlah soal siapa yang paling benar atau suara terbanyak, tetapi disini hanyalah kepentingan Politik Hegemoni dari Pemuka Adat daerah tersebut untuk mempertahankan kekuasaan Ideologinya.


Dia menganggap dirinya dan pemikirannya paling benar sendiri dengan membawa-bawa nama Agama dan Tuhan. Kalau kita bicara soal kebenaran berarti kita bicara soal Yang Maha Sempurna, yaitu Tuhan. Bila Dia (Tokoh Masyarakat daerah itu) melarang pembangunan Gereja yang notabenanya adalah tempat Beribadah kaum Nasrani kepada Tuhan. Berarti si Tokoh Masyarakat tersebut telah melarang Manusia untuk Beribadah kepada Tuhan? Tuhan semua makhluk pada intinya adalah Satu. Tuhan Yang Maha Esa, apapun namaNYA dalam berbagai Agama atau kepercayaan, dia tetap Tuhan, Dia mengajarkan Kebaikan kepada kita Manusia. Masalah siapa yang paling benar, itu semua kita kembalikan kepada kita semua sesuai kepercayaan kita masing-masing, tak ada larangan ataupun paksaan. Dalam Al-Quran (QS Al-kafirun:6) sesuai dengan bunyi ayat Lakum Dinukum Waliyadin, Agama mu Agama mu, Agama ku Agama ku. Manusia tidak berhak bertindak sebagai Tuhan dengan merasa dirinya paling benar dengan memvonis Manusia lain sesat atau tidak. Biarkanlah kita berhubungan dengan Tuhan kita atau Hablumminallah dengan cara dan kepercayaan kita masing-masing, dan kita tetap menghargai sesama Manusia walau berbeda dalam hal apapun, kita harus tetap menjalin hubungan dengan baik atau Hablumminanas dengan sesama Manusia.


Jadilah Manusia yang beragama sebenarya, bukan beragama penuh dengan kepalsuan dan gaya-gayan yang malah membuat kita terlihat seperti orang tak beragama. Jagalah Agama mu, jangan sampai Agamu mu terlihat jelek karena kalakuan burukmu. Disini ane sebagai Muslim, ane mau menunjukkan kepada semua orang kalau Islam adalah Agama yang damai, indah dan sempurna. Tunjukkanlah dengan kelakuanmu. Karena apa yang terlihat Lahiriah, itu menunjukkan Batiniyahnya juga. Jangan sampai nama Islam ternoda dengan perbuatan-perbuatan tercela. Hargailah mereka dalam perbedaan. Rayakan Perbedaan!! Perbedaan adalah anugrah, Tuhan menciptakan MakhlukNYA dengan berbeda-beda, dengan tujuan untuk saling mengenal, belajar, menghargai, membantu, instropeksi, dll. Bila tanpa perbedaan, kita tak bisa menilai mana yang baik buat kita dan mana yang buruk buat kita, atau mana yang Hak dan mana yang Bathil.

Jadi:
Rayakanlah Perbedaan!! Freedom for All Human!!

Senin, 27 Desember 2010

Byebye Blackbird 2

Hey blackbird. Please don’t cry for me..


Kita tahu, Selama ini kita sering beselesih paham. Aku dengan pemikiranku, dan kamu dengan pemikiranmu.


Menurutku cinta gak harus dipaksakan. Gak adil bila kita harus memaksakan stigma cinta membuat semuanya menjadi “Halal”. Bila memang sudah tidak ada lagi konstruksi perasaan, Buat apa dipaksakan saling mencinta.


Terkadang cinta memang bisa membunuh logika, Tapi sebuah kedewasaan dalam bercinta membutuhkan logika. Logika membutuhkan sebuah konstruksi yang bisa diterima oleh nalar. Nalar pun harus berjalan selaras dengan perasaan.


Bila setiap malam minggu aku ditemani gitar dan segelas es teh tawar, Ga logis juga aku bisa mencintai kamu. Yang ada aku cinta sama gitar dan es teh tawar.


Menurutku cinta gak bisa terkonstruksi didalam sebuah kekosongan, Jarak yang membuat semuanya menjadi kosong. Walau waktu tempuh kita hanya 2 jam saja, Tapi tetap itu tidak bisa membangun sebuah candi. Bandung Bondowoso aja gagal membangun cinta dalam 24 jam, dan begitu pula dengan Sangkuriang. Gak penting dan ga nyambung juga sih statement tentang cerita rakyat itu tadi.


Oke, Balik lagi ke cinta. Cinta menurutku adalah dari mata turun ke hati. Bila aku tak bisa melihat dirimu, bagaimana aku bisa mencintai kamu.


Memang betapa lemahnya aku yang gak bisa menjalani LDR ini. Aku memang gak sehebat Kambing Jantan atau Adhitya Sofyan dalam menjalani LDR. Tapi bukan berarti aku tidak sehebat mereka. Aku lebih hebat kok dari mereka. Dan yang pasti ini bukan masalah LDR aja, tapi kita memang udah gak cocok.


Aku membutuhkan keseriusan dalam bercinta. Keputusanku ini adalah tindakan nyata dari keseriusanku dalam bercinta. Tak ada waktu lagi untuk bermain dengan cinta. Bila ini udah gak sehat buat apa lagi dipertahankan.


Maaf bila aku harus mengambil keputusan seperti ini. Aku mohon satu sama kamu. Pleaseee jangan dengerin lagu cengeng ya. Dengerin lagu The Beatles aja, Seperti Hey Jude, Let It Be, Yesterday, Blackbird, atau The Inner Light juga bisa. Lagu indie pop masih bisa menjadi rekomendasi deh.


Once again blackbird. This is for you..


Jika 4 tahun lalu, saat menembakmu, aku menggunakan kata-kata tolol, Sekarangpun demikian. Aku melepasmu terbang juga dengan serangkaian kata-kata tolol juga, walaupun tidak sekeren dengan pop-up saat nembak dulu.


Selamat tinggal Blackbird. Terbanglah yang tinggi dan sebebas yang kamu inginkan. Raihlah mimpimu, Sampai jumpa di kehidupan selanjutnya. I always miss you. Bye-bye Blackbird :)

Sabtu, 04 September 2010

Antara ... dan ...

Sesosok makhluk nampak siluet dari kejauhan, berjalan menuju sebuah Altar. Sesampainya di Altar, perlahan tampaklah wujudnya. Dia tak berpakaian, terlihat jelas lekuk tubuhnya yang indah berwarna coklat pekat, terlihat jelas penis dan buah dadanya yang besar, rambutnya panjang hingga dubur. Dia memiliki wajah yang garang bak tentara Nazi, namun Dia berjalan gemulai bak model Prancis.

Tubuhnya langsung tergulai di Altar tersebut, Dia bersimpuh, kepalanya tertunduk dengan mata terpejam dan menitikkan air mata sambil berseraya halus : "Aku tidak tahu!"

Di sekeliling Altar tumbuh rimbun pepohonan berdiri tegak disana sini, seberkas sinar matahari menembus di antara ranting pohon satu dengan yang lain, kuning memancar lurus dari atas ke bawah bak batang pepohohan tak bercabang. Gemericik air sungai bersautan dengan gesekan antara daun pepohonan dan angin sepoi-sepoi, ditambah kicauan burung sesekali, menandakan suatu komunikasi alam yang harmonis disekeliling Altar.

Dia pun menegakkan kepalanya kembali secara perlahan, namun matanya masih terpejam, dahinya mengkerut, mulutnya menganga dan berteriak tak berkalimat sekencang-kencangnya.

Burung-burung yang tadinya hanya sesekali berkicau didahan pepohonan pun langsung bergegas terbang kesana-kemari seraya berkicau menggema di udara satu sama lain, dan membuat gesekan antara daun pepohonan dengan angin menjadi tak beraturan dan tak seirama dengan gemiricik air. Situasi alam disekitar Altar pun tak lagi seimbang, sinar matahari yang tadinya tegak menyaru bak batang pohon seakan tertebang oleh teriakannya.

Akhirnya Dia bangkit dan meninggalkan Altar. Dia pun kembali tampak siluet dan hilang begitu saja berbaur dengan udara.

Selasa, 24 Agustus 2010

Budak Kapitalisme

Suatu hari Aku kesepian dan ingin sekali bermain dengan para sahabatku. Karena rasa ingin main tersebut, aku pun memutuskan untuk menyambangi rumah sahabatku. Pertama aku bertandang ke rumah Budi, Aku pun berteriak di depan rumah Budi "Budi maen yu.."
Budi pun menjawab "Ga ah, sore ini aku mau kerja di tugu pancoran!"
Akupun kecewa, tapi kekecewaan itu tak berlangsung lama, aku langsung bergegas menuju rumah Shinta..

kucuk kucuk kucuk,

sampailah aku dirumah Shinta.. Aku pun berseru "Shinta maen yu!"
Shinta pun menjawab "Yah aku mau gawe bareng Jojo! Muup ya!"
Aku pun kembali putus asa dan sangat kecewa.

Sebuah kesenangan, silaturahmi dan permainan harus terputus karena tuntutan Kapitalisme! Bukan Budi dan Shinta yang tidak mau bermain, tapi kapitalisme mendorong mereka menjadi seorang budak, mengejar yang namanya hepeng untuk dapat mencapai kesuksesan semu. Dengan selembar kertas, kapitalisme dapat menjadikannya seorang yang mendapatkan kesuskesan yang "dibeli", bukan di dapatkan dengan hati.
Ah sudahlah! lebih baik aku main sendiri saja, sambil meminta uang dijalan untuk membeli Ipod!

Jumat, 23 Juli 2010

Islam for Peace

Beberapa hari lalu gue mendapati seseorang mengomeni status gue dan berkata bahwa menghancurkan bar dan merazia PSK menjelang bulan Ramadhan adalah wajib hukumnya bagi seorang muslim, dan dia juga mengajarkan gue untuk belajar sejarah mengenai perang yang melibatkan Nabi Muhammad! Gue pun tertawa akan komen ini :D dan sedikit terima kasih, karena itu gue terpacu untuk membahas ini. Gue akan menggunakan landasan Sejarah singkat teladan Muhammad dan Salahidin Al yubi atau Salidin saat perang Salib. Selain itu gue juga menggunakan landasan Rukun Islam dan 3 amalan yang akan kita bawa sampai akhirat! Simple!

Oke pertama gue pengen ngejawab dengan simple, gue pengen menggaris bawahi kata wajib yang dia gunakan? Wajib bagi muslim? Sekarang kalo dia emang bener-bener orang Islam pasti dia paham apa aja sih isi Rukun Islam? Kewajibannya orang Islam itu apa aja? Apakah disana di sebutkan kita harus melukai, mendiskriminasi dan berbuat semena-mena terhadap orang lain, bahkan musuh kita sekalipun? Apa ada? Coba kita jabarin Rukun Islam yang ada 5 itu satu-satu :
1. Mengucapkan 2 kalimat Syahadat
2. Melaksanakan Shalat 5 waktu
3. Berzakat (Membantu orang lain)
4. Berpuasa di bulan Ramadhan
5. Dan naik Haji bila mampu.

Nah dari ke 5 Rukun itu apakah ada isyarat kita untuk mendiskriminasi orang lain? Malah kita di ajarkan untuk membantu orang lain, dengan cara berzakat.

Oke dan masalah perang Nabi. Yang sebenarnya harus belajar Sejarah adalah dia! Nabi berperang bukan, inget BUKAN untuk menyerang dan bukan karena beda keyakinan atau memerangi kekafiran! Peperangan (Al-Qital) terjadi untuk melakukan pertahanan, karena kaum Quraisy telah mencoba mengusir dan memerangi Muhammad, itu yang terjadi saat perang Badar, perang kemenangan pertama umat Islam (Dengan sedikit bantuan Malaikat) . Dan untuk di ingat! Pada jaman Nabi, Islam bukan di raih secara kekerasan. Kemenangan Islam bukan karena peperangan! Islam disebarkan dengan cara dakwah secara damai oleh Nabi dan Sahabatnya! Dengan bantuan para Malaikat dan juga wahyu dari Allah, Muhammad dengan mudahnya menyebarkan Islam di jaman tersebut! Nah! sepeninggal Muhammad lah baru kemudian terjadi Hegemoni Islam besar-besaran oleh para Raja Arab yang berkuasa saat itu yang notabenanya adalah orang Islam. Mereka mungkin "Sedikit" memaksa orang atau rakyatnya untuk memeluk Islam, lihatlah sepeninggal Nabi, Arab terpecah belah karena banyak terjadi kesalah pahaman ajaran Nabi sesungguhnya, perang saudara dimana-mana, dan itu terjadi SETELAH sepeninggal Nabi. Jadi Nabi tidak mengajarkan kekerasan dan peperangan dalam menegakkan syariat Islam, bahkan Muhammad pernah menjenguk dan mengasihi tetangganya yang Quraisy, yang setiap harinya melempari Beliau (Muhammad) dengan batu dan (maaf) kotoran manusia! Tapi Muhammad malah berbuat baik kepadanya, Muhammad pun tak berhak dan tak mau memaksa orang Quraisy itu untuk masuk Islam, tapi karena kebaikan dan kedamaian yang di berikan Muhammad, maka si Quraisy itu pun tertegun (Jiah tertegun kata-kata gue :D) hatinya dan tertarik dengan Islam. Itulah yang harus kita teladani dari Nabi. Bukan perangnya!

Begitu juga perang salib yang terjadi pada Abad Pertengahan, ketika Salahudin Al Ayubi atau juga disebut sebagai “Saladin” di dunia barat, merupakan panglima perang Muslim yang dikagumi kepiawaian berperang serta keshalihannya baik kepada kawan dan lawan-lawannya. Keberanian dan kepahlawanannya tercatat sejarah di kancah perang salib. Tapi beliau berperang bukan untuk merebut Yeruslem, lebih kepada membela para peziarah Islam di kota suci tiga Agama Yerusalem, karena bukan rahasia umum, sebelum pindah ke Ka'bah atau Makkah, orang Islam bersama dua Agama lain, yaitu Kristen dan Yahudi, melakukan Ziarah di Yerusalem, tepatnya Islam di Masjid Al-Aqsa!

Nah! Saat Salahudin berkuasa, perang salib sedang berjalan dalam fase kedua dengan dikuasainya Yerussalem oleh pasukan Salib. Namun pasukan Salib tidak mampu menaklukan Damaskus dan Kairo. Saat itu terjadi gencatan senjata antara Salahudin dengan Raja Yerussalem dari pasukan Salib, Guy de Lusignan. Perang salib yang disebut-sebut sebagai fase ketiga dipicu oleh penyerangan pasukan Salib terhadap rombongan peziarah muslim dari Damaskus. Penyerangan ini dipimpin oleh Reginald de Chattilon penguasa kastil di Kerak yang merupakan bagian dari Kerajaan Yerussalem. Seluruh rombongan kafilah ini dibantai termasuk saudara perempuan Salahudin. Insiden ini menghancurkan kesepakatan gencatan senjata antara Damaskus dan Yerussalem. Maret 1187 setelah bulan suci Ramadhan (Sumber dari Oom Google mengenai Perang Salib), Salahudin menyerukan Jihad Qittal. Pasukan muslimi bergerak menaklukan benteng-benteng pasukan Salib. Puncak kegemilangan Salahudin terjadi di Perang Hattin ini.
Kemudian Sang raja Raja Yerussalem Guy de Lusignan berhasil ditawan sedangkan Reginald de Chattilon yang pernah membantai khalifah kaum muslimin langsung dipancung. Kepada Raja Guy, Salahudin memperlakukan dengan baik dan dibebaskan dengan tebusan beberapa tahun kemudian. Dalam pembebasan kota-kota ataupun benteng Salahudin selalu mengutamakan jalur diplomasi dan penyerahan daripada langsung melakukan penyerbuan militer.

Kemudian Pasukan Salahudin mengepung Kota Yerussalem, pasukan Salib di Yerussalem dipimpin oleh Balian dari Obelin. Empat hari kemudian Salahudin menerima penawaran menyerah dari Balian. Yerussalem diserahkan ketangan kaum muslimin. Salahuddin menjamin kebebasan dan keamanan kaum Kristen dan Yahudi. Fragmen ini di abadikan dalam film “Kingdom Of Heaven” besutan sutradara Ridley Scott. Tanggal 27 Rajab 583 Hijriyah atau bertepatan dengan Isra Mi’raj Rasulullah SAW, Salahudin memasuki kota Yerussalem. Ada suatu percakapan dalam film Kingdom Of Heaven yang menarik, kurang lebih seperti ini :
Balian : ”Saya serahkan kunci kota Yerussalem kepada anda, tapi anda harus dapat bisa menjamin keselamatan kami, orang-orang non-muslim”
Salahudin: ”Saya akan jamin keselamatan anda”
Balian : ” Apa yang dapat menjamin kami bahwa anda akan menepati janji anda ?” (Balian masih ingat saat-saat Yerussalem jatuh ke tangan pasukan Salib, banyak penduduk sipil muslim yang dibantai sampai kota Yerussalem sesak oleh mayat, dan Balian khawatir Salahudin melakukan hal yang sama )
Salahudin : ” (diam sejenak..menatap tajam Balian) Saya akan menepati janji, Insya Allah ..saya adalah Salahudin saya bukan seperti orang-orang anda”.

Jadi pada intinya beliau atau orang yang berkata di status facebook gue, untuk wajib memerangi bar,PSK,dll itu lebih kepada pembacaan text ayat-ayat berdasarkan kebencian atau hegemoni, bukan kepada dasar hati dan tindakan seorang Muslim, yang selalu cinta akan kasih dan damai. Malah tindakan seperti itu yang akan menghacurkan martabat Islam dan membuat orang lain benci akan Islam, jadilah duta besar Islam yang baik, dengan mengajarkan kasih dan damai, bukan tindakan-tindakan yang diskriminatif! Sudah lah cukup tindakan Amrozi, CS yang sudah memudarkan kepercayaan Islam di mata Internasional. Seperti pepatah arab yang pernah berkata "Islam hancur oleh orang Islam itu sendiri". Ya yang bikin jelek Islam itu adalah orang Islam itu sendiri. Masalah PSK, dll berdosa atau tidak, itu bukan urusan kita, itu urusan Dia personal dengan Tuhannya (Habluminallah), seperti hal ada orang yang ikut campur dengan urusan Rumah Tangga kita, pasti kita bakal terusik dan risih, sama aja tuh mereka berhubungan dengan Tuhan kekasihnya, jangan di ganggu. Sebelum kita mengusik orang lain, lihat dulu kedalam jiwa kita, apakah kita sudah baik hubungan kita dengan Tuhan kekasih kita? Lagi pula dengan memerangi Bar, PSK, dll ga ada untungnya juga gitu buat kita, apakah akan di bawa oleh kita sampai akhirat? Kaga juga! Yang bakal di bawa ada 3 :
1. Ilmu yang bermanfaat
2. Amal Sholeh
3. Dan Doa dari anak yang Sholeh

Nah itu ga ada kan? Lagian buat apa juga kita merazia mereka saat bulan puasa? takut iman nya goyang? Kalo kuat dan Islam banget ngapain takut? hehehe... Lagian kalo mau memerangi maksiat ya jangan berbentuk kekerasan atau fisik. Tapi! Perangi lah niat untuk melakukan maksiat di diri sendiri! :D

Thanx kawan udah membuat gue menulis seperti ini :D Islam for Peace not War! Dan sebelumnya, mohon maaf lahir batin! Marhaban Ya Ramdhan :D

Rabu, 21 Juli 2010

Kosong

Kau hanya proyeksi pikiran aku..
Kau tidak nyata bagiku..
Aku tidak punya perasaan denganmu..
Konstruksi pikiranku yang membuat kau nyata..
Konstruksi kenangan yang membuat ku suka padamu..

Tak ada cinta disini..
Hanya aku yang bermimpi sendiri di dunia ini..
Aku menunggu di bangunkan dari tidurku..
Ketika aku bangun nanti..
Kau tak akan pernah ada lagi..
Kau tak nyata..
Kau hanya terbentuk dari gagasan pikiranku..

Karena sejatinya aku adalah arsitek..
Arsitek akan duniaku sendiri..
Hanya cukup dengan memejamkan mata, aku dapat melihat seluruh isi dunia..
Dengan membuka mataku, aku sudah dapat melihat jalan menuju surga..
Kehidupan adalah kematian..
Dan kematian adalah kehidupan..

Kamis, 01 Juli 2010

Terlalu banyak iklan di TV

Terlalu banyak iklan di TV..
Sehingga kita teralihkan..
Entah sampai mana ceritanya..

Apakah sang jagoan telah mati..
Kemana larinya penjahat itu..
Sepertinya iklan itu membuat ku lupa..
Lupa akan jalan cerita Negeri ini..

Belum lama ini Negeriku di guncang gempa..
Kemudian Tikus-tikus leluasa berkeliaran..
Lalu aku tak lagi melihat Cicak di layar kaca..
Dan bagaimana kelanjutan kabar Century..

Mengapa orang ngentot aja di ributin..
Padahal itu adalah bagian kehidupan manusia..
Negeri lain di urusin Kemerdekaannya..
Sementara Negeri sendiri aja masih belum merdeka..

Entah apa yang terjadi di Negeri ku ini..
Jalan ceritanya jadi tak karuan..
Mungkin memang iklan terlalu banyak di TV..

Jumat, 18 Juni 2010

Suport for Ariel



Yoman balik lagi nih dengan gue, setelah sekian lama vakum dari dunia tulis-tulisan kaya gini, akhirnya gue bisa nulis juga, hahaha.. Ya dengan tulisan ini gue cuma pengen mengutarakan sikap gue untuk men-SUPORT Narzriel Irham a.k.a Ariel Peterpan. Gokil doi kasian banget di cerca, dimaki, dihujat, sampe dituntut abis"an sama semua orang, dari tingkat RT, RW, Kelurahan, Gubernur, hingga anggota DPR!

Sebelumnya disini gue men-support bukan berarti gue membenarkan sikap Ariel seperti itu, tapi disini gue cuma pengen bersikap Empati sama kang Ariel, Walau gimanapun doi juga kan manusia, kalo kata Serius Band, "Rocker juga Manusia", ya jadi maklumin aja kalo ada ke khilafan yang mungkin menurut masyarakat itu adalah hal yang meresahkan! tapi kalo menurut gue sih ga meresahkan juga, malah menguntungkan! Loch kenapa begitu? Ya karena kapan lagi bisa liat body aktris" cewe yang aduhai!! hahaha... Pasti kalian" nganggep gue emang doyan yang kaya gitu" kan? Jangan ambil keputusan kaya tukang tempe bacem dulu coy! Mari sini kita diskusikan..

Sekarang gini aja deh, jangan pada munafik, semuanya juga udah pasti liat video itu kan? Ya iyalah.. Kalo gak mana mungkin pada menghujat!! Oiya bagi yang menghujat tapi belom liat mending ke laut aja deh! Liat dulu baru menghujat! Nah kalo udah liat! Ujung"nya kalian pada menikmatinya juga kan tuh video!? Gimana? Manstab toh? hahaha..

Oke serius.. ehemmm... Sekarang kita gak usah munafik deh! Kalian (terutama yang udah pernah kawin) juga pernah ngerasain hal yang kaya gitu kan? Ga usah saling menghujat! Instropeksi maisng-masing aja deh!? Siapa tau aja anak, keluarga, atau bahkan orang tua kalian mungkin aja juga udah ada yang pernah melaukan sex di luar nikah, atau bahkan hanya sebatas having sex doang atau tindakan yang di tabukan oleh tatanan masyarakat kita (bukan budaya timur, budaya timur gak mengekang kebebasan, tapi dogma" orang sotoy yang mencatut nama timur dan Tuhan)?! Kenapa kita harus malu ngomongin Sex? Alat kelamin kita? itu kan bagian dari tubuh kita!

Nah kenapa juga anak" bisa tau akan hal video syuurrr tersebut? Internet? Ya itu resiko dari globalisasi teknologi! Kalo ga siap sama yang kaya gitu"an ya sekalian aja noh kaya Korea Utara (yang cuma kalah 2-1 doank sama Brazil kemaren di Piala Dunia) gak usah ada Internet, isoslasi diri.. Cuma mau lo kaya gitu? Gue sih ogah, lau aja yang ksesana, penegatahuan kita terbatasi! Nah makanya, anak harus di berikan pendidikan SEX sejak dini, biar ga kaget dengan hal" yang kaya begitu"an, ajarkan lah SEBABnya, jangan langsung ajarkan AKIBATnya doang! Maksudnya ajarkan yang bener" biar si anak mengerti, jangan cuma di takut"i dengan akibatnya aja! Sebab dulu, baru akibat, intinya biar ngerti!! kaya Agama aja, kalo anak di takut"in sama Neraka, maka mereka mau shalat cuma karena takut masuk neraka doang! Kan kalo mereka dikasih tau dan di ajarkan sebab" kalo kita shalat bakal mendapatkan ketenangan hati, mendekatkan diri dengan Tuhan, dan hal" sebab lainnya, maka anak akan merasa nyaman dan ikhlas melaksanakan Shalatnya! Nah untuk masalah gimana sosialisasi agar anak bisa dapet bekal Sex yang baik, ya gue disini ga kompeten untuk ngasih tau itu, noh tanya sama Komnas Perlindungan anak aja yang di gawangi oleh "Si Komo", suruh doi tuh untuk sosialisasiin, jangan muncul pas udah kejadian dan nuntut aja kerjanya! Ga tanggung jawab! Bubarin aja apa nih lama"?? hahaha... Piss man!! :) Oiya selain Komnas Perlindungan anak, harusnya Gubernur atw anggota DPR lainnya punya kewajiban juga tuh untuk melakukan sosialiasi kemasyrakat tentang pendidikan Sex dan juga Informatika seperti internet, jangan cuma bisa maen cabut KTP orang aj! Ariel punya Hak tinggal disitu, doi bayar pajak (Pajak PPN Peterpan), ikut nyontreng Pilkada juga (walau mungkin doi gak milih pak D*D*)! Jangan cuma pas doi lagi di atas, terus di puji" sebagai mojang Bandung, tapi giliran lagi jatoh kaya gak mau ngakuin kalo doi mojang Bandung! Ariel juga menurut gue gak bisa di katakan merepresentasikan masyarakat Bandung juga gitu, ini masaah pribadi, bukan masalah bandung, emang Ariel di videonya pake judul Bandung lautan Asmara apa? Ga kan? nah makanya Pemerintah toh yo jangan gegabah, pikir pake otak, Dikau kan orang terhormat, Sarjana pasti, coba pikir dan dikaji dulu, jangan ambil keputusan atas dasar arogansi dikatotor!! Ini negara Demokrasi bung! Banyak kok yang lebih merugikan Negara dan Kota” di Indonesia, kaya Koruptor” itu, semisal Gayus atw Anggodo, tapi kenapa ya doi” gak di cabut KTP nya sebagai Warga daerah setempat atau bahkan warga Indonesia?? Hmmm…

Nah, lanjut dah! Tadi kita udah ngebahas masalah Internet, sekarang yang bertanggung jawab atas kesebarnya video ini (Selain tuh si maling sialan itu pastinya) tentunya adalah MEDIA, terutama Infotainment tuh!! Sekarang masyarakat desa pedalaman yang gak tau internet, tau kabar itu darimana kalo bukan dari media? Oke, media punya hak untuk "The bad news is good news for me", oke gue ngerti itu! Tapi tolong donk harus berimbang, jangan membuat teks yang menyudutkan sodara Ariel, bilangnya sih prihatin, tapi isinya masyarakat yang menghujat semua dan tindakan" negatif lainnya! Harusnya sih ya, media tuh harus netral tanpa berat sebelah yang secara tak langsung "menyetir" makna kepada masyarakat! Semakin heboh dan wah di beritakan, maka semakin pula juga masyrakat pada tau dan jadi gendek tuh masyarakat sama Ariel di beritain mulu, udah kaya Koruptor aja si Ariel! Coba udah, kan sekarang Piala Dunia nih, mending bahas itu aja dah! Toh kalo mau di beritain jangan di ulang-ulang dengan pembahasan yang sama, yaitu negatifnya si Ariel.. Inget loch, media khususnya Televisi itu adalah salah satu alat Propaganda yang kuat dan juga paling berpengaruh bagi Masyarakat! Apalagi teks di TV itu bisa di tafsirkan berbeda-beda tergantung kebudayaan dan pendidikan masing" individu, nah kalo orangnya kolot, ya kasus Ariel ini bisa jadi ribet di buatnya! Hidupnya aja belom bener udah pasti dia ngurusin urusannya si Ariel pula! Nah sekarang udah kebukti, walau media seakan-akan netral dengan kasus Ariel, tapi kebanyakn orang kolot yang baca tuh teks, jadi penafsiran nih kasus jadi ribet kan?

Oke lanjut.. Pastinya Ariel tuh lagi apes aja, ketauan begituan sama cewe-cewe beken, dan mungkin dari kalian yang berani menghujat adalah mungkin yang beruntung belum ketahuan dan kegep aje! Nah, coba kalo kalian ada di posisi Ariel?? Gimana??! Ga usah munafik dengan berkata "Gue gak mungkin bisa kaya dia!" Itu namanya... Takaburrr... Lau tuh Manusia, bukan malaikat! Pasti pernah berbuat khilaf!! Khilaf dalam bentuk apa aja, khilaf bukan hanya sekedar ketauan video mesumnya, bisa apa aja, nah memaki Ariel dengan membabi buta, itu adalah juga tindakan khilaf! Tuhan aja maha pengampun, sebesar apapun dosa umatnya! Bahkan Nabi Muhammad sendiri memaafkan Kafir Quraisy yang udah menghina, menimpuk, dan melukai beliau! Padahal jelas" kalo Kafir Quraisy di tulis di Al-Quran itu adalah "musuh" (Walau ane gak terlalu agamis banget, tapi ane juga tau ni kaya begini"an, di ajarin soalnye waktu kecil). Nah! Moso kita sebagai manusia biasa, yang ga ada apa" nya dengan Nabi, gak mau memaafkan ke khilafan kang Ariel, yang sebenarnya ga ada ape"nye dengan ke khilafan tuh Kafir Quraisy yang udeh lukai Nabi! Makanya kisah dan akhlak Nabi di ambil yang positif"nya aja, jangan masalah polygamy, dan yang kegagahan dia dalam perang aja, soalnya masalah perang udah beda zaman dan konteksnya sekarang bro!

Nah, kalo mengenai masalah hukum juga kayanya ga usah di permasalahkan lah, yang merugikan masyarakat sebenarnya intinya bukan Ariel, tapi kalo menelisik (Jiahh menelisik, bahasa gue yak? hahaha...) atau menelusuri analisis tolol gue, yang merugikan adalah media yang menyebarluaskan kabar burung ini, setelah media ada Pemerintah, dan juga komnas" atau LSM" yang so suci yang tak mau bertanggung jawab dalam mensosialisasikan pendidikan tentang IT, Sex, HIV, dll.. Apalagi sodara F*A*H*D AB*S yang dengan gagah beraninya mengadukan Ariel ke ranah hukum!! Apakah doi gak malu apa? Doi sendiri kan pernah ketaun selingkuh waktu itu! Doi mungkin lebih beruntung aja ga sampe di vieoin atau mungkin videonya ga di sebar luaskan, kalo kaya gitu juga paling nangis darah sambil salto" tuh doi! Oh mungkin dia merasa dirugikan, karena kecewa cewe idamannya kaya Luna Maya atw yg lainnya di "embat" sama Kang Ariel, makanya doi senewon tuh, hehehe... Nah udah gitu marilah kita maafkan dan kasih waktu sama Ariel untuk berbicara. Sebenarnya emang berat banget kalo menurut gue berbicara di depan publik.. Bukannya Arielnya yang ga jantan, tapi emang berat bro! Doi juga punya keluarga, anak, dan penggemar, butuh proses, udah gitu gimana dia mau keluar dengan memberikan pernyataan kalo masyarakat aja udah membombardir dia? Udah bersikap diskriminatif gitu sama Kang Ariel? Soalnya dia ga sendirian, dia juga mikirin si Lunmay dan Cut Tari, dia ga mau gegabah, belum tentu cewe" nya itu siap kalo beneran itu dia. Dan jangan di samain sama Edison Cang kaya di Hongkong yang dengan gampangnya minta maaf, beda bung! Di Hongkong ga ada UU anti Pornografi, jangan kan UU itu, UU Hak cipta aja ga ada, makanya sinetron" kita kan banyak banget yang ngebajak film" Hongkong! Ya gimana mau minta maaf dan ngaku, belom apa-apa aja udah di todong sama UU anti Pornografi aja! Gokil juga ya!

Oke kawan, mungkin itu sedikit analisi tolol gue dan pernyataan sikap gue untuk men-suport Ariel. Dan sekali lagi bukan berarti gue membenarkan perbuatan Ariel, tapi disini gue cuma mau ber-Empati dan berpendapat secara analsisi tolol gue! Boleh dong! Hehehe…

Akhir kata gue mau kasih lagu lagu KUPU_KUPU MALAM ini buat Kang Ariel :

"Ada yang benci diriku...
Ada yang butuh diriku..
Ada yang berlutut mencintaiku..
Ada pula yang kejam menyiksa diriku..

Ini hidup lelaki si kupu-kupu malam..
Bekerja bertaruh seluruh jiwa raga..
Bibir senyum kata harus merayu memanja..
Kepada setiap mereka yang datang..

Dosakah yang ku kerjakan..
Sucikah mereka yang menghujat..
Kadang ku tersenyum dalam tangis..
Kadang ku menangis di dalam senyuman..

Oww Apa yang terjadi, terjadilah..
Yang ku tahu Tuhan penyayang umatnya..
Oww Apa yang terjadi, terjadilah..
Yang ku tahu hanyalah suka sama suka.."

Kamis, 01 April 2010

Apa kabar Century


Hai para seleb senayan..
Apa kabar kaian..
Sudah makan..
Bila sudah kerjanya lanjutkan..

Hei para pemenang lotre..
Jangan kaya ikan cere..
Gimana kabar si matre..
Yang buat rakyat kere..

Hei para panitia khusus..
Jangan terpesona dengan kabar si markus..
Lanjutkan kasus si rakus..
Cepatlah di ringkus..

Hei para priyayi..
Apa kabarnya Century..
Kok mati suri..
Apa kalian sudah tak peduli..

Siapa atheis?

Mereka bilang kami atheis..

Padahal..
kami tidak merusak nama Tuhan..
Tidak merugikan mereka..
Dan selalu menghargai sesama..

Tapi..
Mereka mencatut nama Tuhan..
Menodai agama..
Dan menari di atas duka..

Jadi..
Siapa yang atheis??

Senin, 29 Maret 2010

Satu guru satu ilmu dilarang melarang

Sudah lama kita berdampingan..
Kau belum mengenalku seutuhnya..
Masih saja menganggapku menyeramkan..
Di anggap tak punya hak sebagai manusia..
Dihina, di caci, dan di vonis..
Menginginkanku sejalan dan serupa denganmu..
Tapi bagaimana bisa..
Dari jiwa dan rasa saja kita berbeda..
Aku juga tak menginginkan berada di persimpangan ini..
Namun inilah yang membuatku bahagia..
Aku merasa normal dengan keadaanku sekarang..
Sama halnya dengan kamu..
Harusnya kau menghargai perbedaan..
Biarkanlah aku menikmati keadaan ini kawan..
Satu guru satu ilmu dilarang melarang..

Pelacur yang suka mabuk

Sudah pelacur, suka mabuk pula..

Itulah aku..
Lalu kenapa bila aku seperti itu..
Bukankah sangat nikmat menjadi pelacur..
Punya banyak uang dan sex setiap hari..
Kenapa kalian memandangku sinis..
Irikah kalian denganku..
Tak perlulah kalian sok suci..
Bukankah kalian juga menginginkan tubuhku..
Kalian ingin menguasaiku, menindihku, mengangkangiku..
Merebut kehebatanku..
Hanya karena aku seorang wanita..
Atau karena aku beda misi dengan kalian..
Ah, persetan dengan kalian ass hole!!

Sudahlah lupakan semuanya..
Vodka ini mempengaruhiku..
Aku memang pelacur yang suka mabuk..

Galau

Sendiri menyendiri merebahkan tulang yang lelah..
Bersandar tersandar memainkan gitar..

Ngakngiknguk ngakngiknguk..

Galau song..
Namun berhenti ku di kunci E minor..
Sendu tak penting adanya..
Teriakan perasaan dejavu yang sering kurasakan..
Persetan dengan sumpah serapah yang terucap sebelumnya..
Seperti inilah yang ku inginkan..
Menikmati kegalauan ini..
Oh nikmatnya..
Galau..

Bye-bye Blackbird

Terbanglah tinggi blackbird..
Pergilah kemana kau suka..
Kini tak lagi kau terikat denganku..
Nikmatilah kesendirianmu..
Sekarang kau bebas memilih siapa saja..
Maafkan semua kesalahanku selama ini..
Terbanglah terus blackbird..
Hingga kau menemukan singasana yang lebih baik dariku..
Bye-bye blackbird, see you later and I always miss you..

Senin, 15 Februari 2010

CERPEN : MANUSIA

Suatu ketika di Negeri kayangan, terjadi perdebatan sengit antar arwah. Yang sedang berdebat sengit adalah arwah bekas manusia koruptor dan arwah bekas monyet yang di dunia menjadi topeng monyet. Mereka memperdebatkan masalah akal yang di miliki manusia. Monyet mengejek si manusia sangatlah bodoh daripada monyet, karena tidak dapat memanfaatkan akal dengan baik.

“Dasar manusia! bodoh! Di beri akal malah di jadikan alat untuk mengakali sesama makhluik Tuhan! Dasar manusia bedebah! Tukang korupsi!!”

“Eh monyet!! Jaga bacot lo ye!! Lo kata gampang jadi manusia?!”

“Yaelah!! Malah enak bego jadi manusia!! DI manjain sama Tuhan dengan kenikmatanNYA!! Sini sekarang giliran gue! Mana mungkin gue korupsi!!”

“Oww gitu ya? Eh asal lo tau aja! Gue sebelum jadi manusia, pernah jadi binatang, tapi gue bukan monyet, gue adalah seekor tikus dahulunya, dan asal lo tau lagi nih, gue juga berfikir kaya begitu sebelumnya sama arwah manusia yang sekarang udah hijrah ke dunia jin!! Oke sekarang giliran lo menjadi manusia deh!!”

“Oww tikus?? Pantes sering korupsi?? Hehehe.. . Oke, siapa takut jadi manusia!!”

“Oke, gih sana!! Gue mau liat gimane jadinye lo nanti!! Gw mau cabut dulu nih ye ke dunia jin!! Oye satu lagi, gue cuma mau ngingetin lo nyet! Selain konstruksi yang lo dapet melalui pengalaman empiris di dunia nyata nanti, lo juga bakal terbentuk dari pengalaman empiris lo di dunia sebelumnya. Dan itu berarti lo lahir ke dunia tidaklah kosong begitu aja! Tapi otak lo udah terisi oleh beberapa program sebelumnya, atau biasa di sebut dengan 3 postulat atau dunia ide, dunia bawaan dari dunia lo sebelumnya!”

“Apaan toh??!! Kagak ngarti gue??!”

“Ya monyet sih Lo!! Makanya nanti pas jadi manusia jangan lupa belajar filsafat ye, filsafatnye oom Plato tuh!!

“Ah sabodo teinglah!! Liat aja nanti!”

“Oke deh! Jalanin aja dewek deh, tapi nanti lo jangan mengugat Tuhan ketika lo jatoh! Tapi gugatlah karena lo di beri akal!!” Oke??!! Gue cabut dulu ya nyet!!”

Dan arwah bekas manusia itu pun langsung menghilang “Wuzzzz!” lenyap menghilang pergi menuju dunia jin.

Dan tibalah bekas arwah monyet tersebut terlahir ke dunia. Dia lahir di lingkungan konglomerat, dia di beri nama Andrei. Sang monyet sangat senang sekali mejadi manusia. Sampai usianya menginjak remaja, dia menjadi primadona di sekolahnya, karena dia mempunyai wajah yang tampan, kekayaan, dan segalanya. Banyak wanita yang mendekatinya.

“Waduh, mantab euy bodynya si Bella!! Gue sikat ah!! Tapi gimana caranya ya biar nanti malem gue bisa ML bareng dia ya?? Hmmm….. Gue ada akal!! Yeahhh!!!”

Tibalah malam hari. Si Andrei monyet itu mengajak Bella ke diskotik, dan mencekokinya narkoba dan minuman keras, lalu setelah Bella teller, di ajaknya dia check in di sebuah hotel, dan?! ML lah mereka.

Dan kelakuan si monyet pun terus seperti itu selama hidupnya. ML terus dengan berbagai wanita, walaupun dia sudah punya istri dan anak hasil hubungan sex liarnya, dia terus melakukan hubungan sex liar sampai Ia mati karena terkena virus AIDS.

Tibalah kematian si Andrei eks monyet itu. Semua keluarganya menangis sekaligus senang karena si Andrei sudah tidak meyusahkan keluarga lagi dengan kelakuan sex liarnya tersebut.

Dan arwah Andrei ex monyet pun tiba di kayangan. Dia pun bergegas menuju kantor administrasi kayangan yang mana disana adalah tempat regristasi dan laporan para arwah kepada malaikat saat para arwah ingin mendapatkan paspor menuju berbagai dunia, seperti dunia manusia, binatang, maupun jin. Disana Andrei bertemu arwah ex babi. Dia pun mengejek Andrei.

“Dasar manusia rakus!! Gila sex!! Banci juga lu embat!!”

“Eh babi!! Diem aja lo!! Gak tau apa-apa aja belagu lo!!”

“Liat nih gue nanti lagi ngurus paspor untuk jadi manusia! Gue bakal jadi manusia yang hebat nih!!”

Si Andrei ex monyet pun tertawa di dalam hati dan seakan mengingat kejadian sebelumnya di Negeri kayangan ini, ketika Ia berdebat dengan arwah manusia tukang korupsi tersebut.

“Kenape lo cengar-cengir?”

Kagak kenape kok Bi!! Hehe..”

Tiba-tiba sang malaikat penjaga administrasi memanggil si Babi.

“Babi!” Panggil malaikat

“Iya!”

“Nih paspor kamu untuk jadi manusia! Nanti kamu lahir melalui keluarga Alessandro ya!”

“Siap komandan!!”

“Oya ada salam dari Tuhan, katanya hati-hati! Terus jangan lupa denganNYA ya!”

“Ohh pastinyo!!”

Dan tibalah si Babi itu lenyap “wuzzzz!!” meghilang menuju dunia manusia.

“hah! Dasar babi tolol! Liat aja nanti! Lo kata enak jadi manusia! Hahahaha….”

“Andrei!!” Panggil malaikat.

“Iya siap!!”

“Silahkan isi formulir menuju dunia jin ini”

Dan setelah mengisi formulir dunia jin. Si Andrei ex monyet ini pun langsung bergegas menuju dunia jin “Wuzzzz!!!”






Arip Pirosa,
Jakarta,
16 Februari 2010.

Selasa, 09 Februari 2010

CERPEN : DI BUNGKAM ALIEN !

Seorang wanita setengah baya bernama Suci berjalan gontai tak tentu arah. Ia mencari Ibunya yang bernama Marsinah, yang tiba-tiba menghilang begitu saja saat alien meng-invasi Negeri ini beberapa puluh tahun lalu. Dulunya Marsinah adalah seorang aktifis manusia anti alien, Dia menentang keras invasi alien di Negeri ini yang banyak merugikan manusia.

Beberapa puluh tahun yang lalu, sekitar tahun 60an, alien mulai masuk meng-invasi Negeri ini, mereka melakukan tindakan semena-mena terhadap manusia. Semuanya di jarah dan di curi oleh alien dari tangan manusia, seperti harta, kekuasaan, bahkan nyawa manusia pun bisa hilang bila mencoba untuk berontak, seperti yang di lakukan Masrsinah ini.

Suci terpisah dari Ibunya, saat Ia berusia 5 tahun. Selama ini Suci hidup dan di besarkan oleh Pamannya.

“Carilah Ibumu Suci! Cari tahu semua kebenarannya! Setidaknya temukan bangkai Ibumu dan jerat para alien terkutuk itu ke Mahkamah Galaxy!”

“Iya Paman! Tapi bagaimana caranya!? Aku tak punya kekuatan untuk itu!?”

“Ini sudah zaman kebebasan! Sudah 12 tahun Alien kita usir dari Negeri ini! Dan temuilah Mas Mudir. Dia adalah seorang aktifis, sama seperti Ibumu! Temuilah dia anakku! Dia tinggal di daerah timur Negeri ini.”

Dengan modal nasehat dari Pamannya tersebut, Suci menempuh perjalanan jauh ke timur, dan akhirnya Ia bertemu dengan Mas Mudir. Ia menceritakan semua kejadian yang menimpanya kepada Mas Mudir.

“Wah, harus di tindak lanjuti! Memang agak berat kawan! Walau para alien sudah pergi dari Negeri ini, tetapi benih-benih alien yang di tanam dalam rahim manusia saat invasi waktu itu, telah berbuah sekarang, dan menghasilkan alien berbentuk manusia! Kita harus hati-hati kawan! Kita tak kan pernah tahu yang mana manusia, dan yang mana alien di zaman sekarang ini! Tapi, aku tak kan pernah takut! Kebenaran harus di tegakkan, walau nyawa taruhannya!”

Dengan semangat berapi-api, akhirnya mereka bedua mulai melakukan investigasi. Mereka mulai melakukan diplomasi ke berbagai pihak. Mengirim email ke Mahkamah Galaxy yang berada di planet Jupiter. Selain itu mereka juga meminta dukungan pemerintah Negeri ini untuk meminta surat izin terbang dan paspor menuju planet antah berantah dimana alien tinggal.

Dengan modal tersebut, akhirnya mereka pun mulai berangkat melakukan investigasi ke Negeri alien dengan menggunakan rocket luar angkasa.

“Selamat datang di Rocket Space Lines! Nyonya dan Tuan mau minum apa?” Sahut sang Pramugari Rocket luar angkasa tersebut kepada mereka berdua.

“Apa saja boleh!” Jawab Mudir.

Sementara itu di Bumi.

Tutttt… tuttttt… klikkk… Halo Letnan Jendral Alien! Semuanya akan kami atur! Mereka akan membiru tragis sebelum tiba disana!”

“Bagus! Lanjutkan dinastiku! Walau rezim kami tak lagi berkuasa di Negerimu, tapi kami percaya kamu bisa melanjutkannya! Buat manusia-manusia Negerimu mempercayaimu dengan citra-citra positif kamu. Bungkam semua musuh-musuh kita! Lanjutkan! Hahahaha….. tut tut tut tut tut……..”

Beberapa hari kemudian, tersiar kabar bahwa Mudir dan Suci telah tewas secara mengejutkan di dalam Rocket luar angkasa tersebut. Tubuh mereka di temukan membiru tragis. Menurut otopsi yang di lakukan oleh pihak kepolisian, mereka berdua tewas karena di racun di udara.

Sampai sekarang kasus pembunuhan tersebut tidak ada kelanjutannya. Pemerintah seakan bungkam seribu bahasa. Polisi pun serasa malas menindak lanjuti kasus ini. Sementara orang-orang yang mencoba melakukan investigasi terhadap kematian mereka bedua, mendapat terror gelap.

Namun tak sedikit pula orang-orang yang tak takut untuk terus melanjutkan perjuangan Mudir dan Suci dalam menginvestigasi para alien. Mereka menganggap kematian Mudir dan Suci bukanlah akhir, tetapi adalah awal untuk menegakkan keadilan di Negeri ini! Dan kematian mereka adaah suatu tanda bahwa Negeri ini belum benar-benar bersih dari para alien yang sebelumnya berkuasa.

Arip Pirosa

Jakarta,

Selasa, 9 February 2010.